Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Keluhkan Kelangkaan Pupuk di Pantura, Aceng Kudus Siapkan Solusi Prioritas

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|12:35 WIB
Bagikan:
Warga Keluhkan Kelangkaan Pupuk di Pantura, Aceng Kudus Siapkan Solusi Prioritas
Tim Advokasi dan Pengamanan Suara pasangan Jimat-Aku, Endang Supriadi saat mendampingi calon wakil bupati Aceng Kudus saat berdialod dengan warga Anggasari.

SUBANG-Sejumlah petani di wilayah Pantura, khususnya di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, mengeluhkan kelangkaan pupuk yang menghambat aktivitas pertanian mereka. 

Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada calon Bupati Subang, Aceng Kudus, saat dirinya melakukan kunjungan dan berdialog dengan warga setempat bersama Ketua Tim Advokasi dan Pengamanan Suara pasangan Jimat-Aku, Endang Supriadi.

Endang menyampaikan, bahwa keluhan warga mengenai ketersediaan pupuk sejalan dengan visi program pasangan Ruhimat dan Aceng Kudus (Jimat-Aku) yang mereka usung, yakni program Petani Sugih. 

“Melalui program ini, Aceng Kudus berkomitmen untuk menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida bagi para petani di Subang. Hal ini dianggap penting untuk mendukung keberlangsungan dan kesejahteraan petani,” terangnya.

Endang menjelaskan, dalam pelaksanaan program tersebut, nantinya Pemda akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan pupuk di pasar, terutama jika kelangkaan terjadi secara nasional. 

“Intervensi dari pemerintah daerah sangat diperlukan, dengan berkoordinasi bersama pemerintah pusat dan provinsi untuk mencari solusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Endang menegaskan, jika kelangkaan pupuk hanya terjadi di tingkat lokal, pemerintah daerah akan bergerak cepat untuk mencari distributor atau sumber utama pupuk yang dapat memenuhi kebutuhan petani di daerah tersebut. 

“Pemda akan mengantisipasi agar situasi ini tidak terus berlarut-larut, termasuk dengan melakukan operasi pasar jika dibutuhkan,” tambahnya.

Meski begitu, Endang juga menyadari bahwa soal harga pupuk bukanlah sektor utama yang diatur oleh pemerintah daerah. Namun, pihaknya akan terus mengawasi distribusi pupuk dan berupaya untuk menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah pusat guna menstabilkan ketersediaan pupuk bagi para petani di Pantura.

“Dengan adanya komitmen ini, kami pastikan Aceng Kudus bisa memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang dihadapi para petani di Subang, sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap visi pembangunan pertanian yang lebih berkelanjutan di masa mendatang,” pungkasnya. (cdp)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline44 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu