Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Yayasan Yasri Purwakarta Maknai HUT Ke-79 PGRI dan HGN dengan Memuliakan Guru

E
EgiEditor: Egi
|06:15 WIB
Bagikan:
Yayasan Yasri Purwakarta Maknai HUT Ke-79 PGRI dan HGN dengan Memuliakan Guru
Yayasan Yasri Purwakarta memaknai HUT Ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional 2024 yang jatuh pada 25 November setiap tahunnya, dengan memuliakan seluruh guru yang ada di bawah naungan Perguruan Yasri.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Yayasan Yasri Purwakarta memaknai HUT Ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2024 yang jatuh pada 25 November setiap tahunnya, dengan memuliakan seluruh guru yang ada di bawah naungan Perguruan Yasri.

Rangkaian kegiatan pun digelar Yasri sebagi bentuk penghargaan kepada para guru. Di antaranya, Apel Peringatan HUT ke-79 PGRI dan HGN 2024 di Lapangan Kampus 1 Yasri, Senin (25/11).

Tak sekadar apel, tapi ada juga prosesi potong tumpeng dan pemberian penghargaan kepada guru dan tenaga pendidik (tendik) terbaik dari setiap jenjang sekolah di Perguruan Yasri. Yakni, meliputi TKIT Cendekia, SDIT Cendekia, SMPIT Cendekia, SMK Farmasi dan SMK Bina Budi.

Ketua Pembina Yayasan Yasri Purwakarta, Dr. H. Agus Muharam, M.Pd., menyebutkan guru merupakan orang penting dalam menentukan perjuangan bangsa ke depan pun merupakan faktor penentu bangsa.

"Maka pada kesempatan ini, kami memberikan penghargaan kepada para guru dan tendik terbaik yang telah melalui evaluasi setahun terakhir," kata Agus Muharam kepada wartawan usai apel.

Ia juga mengapresiasi seluruh orang tua siswa yang juga aktif memberikan dorongan agar anak-anaknya bisa lebih berprestasi. "Alhamdulillah, anak-anak juga mempersembahkan prestasi yang telah diraihnya untuk Yayasan Yasri. Di antaranya juara basket, futsal, pencak silat dan lainnya," ujarnya.

Agus Muharam berharap di pemerintahan yang baru ini, Kementerian Pendidikan bisa memberikan penghargaan kepada guru, sehingga guru menjadi hebat. Apa-apa yang masih kurang di masa lalu, lanjutnya, harus diubah sehingga kurikulum bisa disesuaikan dan mengacu pada lembaga dunia.

"Tantangan guru semakin besar. Di Perguruan Yasri tantangan itu dijawab dengan rutin menggelar workshop setiap tahunnya guna peningkatan mutu guru melalui digital. Tahun ini, workshop tersebut akan digelar besok dan menghadirkan dua pakar sebagai pematerinya," ucapnya.

Semoga, lanjutnya, melalui peringatan HUT ke-79 PGRI dan HGN 2024 ini, guru bisa lebih meningkatkan tugas dan kapasitasnya. Guru juga harus lebih maju di era persaingan teknologi ini. 

"Guru dapat mengarahkan nilai-nilai kepada murid. Jangan sampai murid terlena dengan teknologi dengan terus menanamkan nilai-nilai ketakwaan. Ini sejalan dengan visi Yasri yang memadukan antara keimanan dan ketakwaan serta ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Agus Muharam.

Senada, Ketua Yayasan Yasri Ihsan Rizali, S.Psi., M.Pd., menyebutkan, pihaknya mengapresiasi peran guru dalam memberdayakan siswa dan meningkatkan kemajuan negara. "Yaitu menciptakan siswa siswi yang beriman, berilmu dan beramal sesuai dengan visi Yayasan Yasri," ujar Ihsan Rizali.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Andri Purwanugraha, M.Pd., mengatakan, rangkaian kegiatan HUT ke-79 PGRI, HGN 2024 dan HUT ke-25 Yayasan Yasri berlanjut hingga esok hari.

"Kami telah menyiapkan workshop untuk seluruh guru dan tendik di Perguruan Yasri dengan menghadirkan narasumber dari UPI Kampus Purwakarta, Bapak Ir. Nuur Wachid Abdul Majid, S.Pd., M.Pd., dan Sekjen PB PGRI Dudung Abdul Qodir, M.Pd.," ucapnya.

Dijelaskan Andri, workshop ini merupakan niat Yasri yang menginginkan seluruh guru se-Perguruan Yasri lebih profesional dan dapat menyesuaikan dengan kurikulum yang ada sekarang ini. 

"Kami menyadari kemungkinan ada perubahan kurikulum setelah pergantian Presiden RI. Adapun titik berat Kementerian Pendidikan saat ini adalah lebih mengutamakan pembentukan karakter siswa," kata Andri.(add)

Berita Terbaru

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline14 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline34 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle37 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu