Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas kontingen atlet, yang akan berlaga di ajang Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026 . Acara pelepasan dan pengukuhan kontingen ini digelar di Plaza Pemda Karawang pada Rabu (28/10), dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi Wakil Bupati H. Maslani serta unsur Forkopimda.
Pada laporannya, Sekretaris Daerah selaku Ketua Kontingen Karawang, Asep Aang menyampaikan, kontingen Karawang akan mengikuti 51 cabang olahraga (cabor) pada perhelatan yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 19 November 2026. Pertandingan akan disebar di sejumlah kabupaten dan kota tuan rumah, di antaranya Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, dan Kabupaten Sukabumi.
"Jumlah kontingen Kabupaten Karawang pada Porprov ke-15 ini terdiri atas atlet berjumlah 500 orang, pelatih dan official berjumlah 138 orang, serta manajer berjumlah 51 orang," ungkap Asep Aang.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah, dalam mendukung dunia olahraga, meskipun saat ini tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran KONI dan perangkat daerah yang telah mempersiapkan segala kebutuhan atlet, mulai dari akomodasi, uang saku, konsumsi, hingga perlengkapan pribadi seperti seragam kontingen.
"Tentunya yang pertama, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua KONI Kabupaten Karawang serta jajaran yang mana alhamdulillah, rangkaian demi rangkaian tentunya sudah dilaksanakan insyaallah hari ini kita akan memberangkatkan seluruh atlet," ujar Aep dalam sambutannya.
Selain persiapan teknis pertandingan, Aep juga menyoroti pentingnya pembenahan infrastruktur olahraga di Karawang sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi prestasi atlet daerah. Pemerintah Kabupaten Karawang berencana terus melakukan revitalisasi fasilitas publik, termasuk gelanggang olahraga (GOR) dan stadion, serta merancang pembangunan pusat pelatihan baru untuk cabor seperti taekwondo, karate, dan boxing.
"Makanya mungkin juga ini di sini seluruh masyarakat juga mengetahui infrastruktur ini juga bukan hanya jalan saja, tapi infrastruktur ini ada kesehatan, ada pendidikan tentunya, dan termasuk juga ada olahraga," lanjut Aep.
Ketua KONI Karawang, Wiroso menjelaskan, kontingen tahun ini mengusung target yang cukup optimis berdasarkan hasil evaluasi dari ajang sebelumnya. Pada Porprov 2022 lalu, Karawang berhasil mengamankan peringkat ke-10 dengan perolehan 30 medali emas, dan tahun ini ditargetkan mampu menembus peringkat ke-8 dengan raihan minimal 35 medali emas.
"Target kita cukup lumayan, meskipun kondisinya seperti ini. Namun, diharapkan para atlet kita dapat mempersembahkan hasil sesuai target, yaitu 35 medali emas, dan mudah-mudahan bisa menduduki peringkat ke-8," tutur Wiroso.
Wiroso menambahkan, sejumlah cabang olahraga andalan diproyeksikan menjadi lumbung medali bagi Karawang, khususnya dari kategori cabang bela diri yang menaungi sekitar 13 cabor, seperti sambo dan judo, serta cabang sepatu roda dan dayung. Dari sektor bela diri saja, KONI Karawang menargetkan perolehan sekitar 20 medali.
Menutup rangkaian acara pelepasan tersebut, keberangkatan gelombang pertama atlet Karawang, seperti cabang olahraga futsal dan basket, dijadwalkan mulai bertolak menuju venue pertandingan pada Jumat (30/10).(auf/kbe/ery)
