Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tiga Hari untuk Bongkar Lapak, PKL di Jalan Tuparev dapat SP 1

H
HubaEditor: Huba
|14:18 WIB
Bagikan:
Tiga Hari untuk Bongkar Lapak, PKL di Jalan Tuparev dapat SP 1
AKAN DITATA: Pedagang kaki limayang berjualan di sepanjang Jalan Tuparev 1, mulai dari Lampu Merah Johar hingga Bundaran Ciplaz sudah diberikan SP 1 dari Satpol PP.

KARAWANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang mulai memberikan Surat Peringatan (SP) 1 kepada puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Tuparev 1, mulai dari Lampu Merah Johar hingga Bundaran Ciplaz.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari pemberitahuan yang sebelumnya telah disampaikan kepada para pedagang terkait rencana penataan kawasan. Penataan dilakukan karena lokasi tersebut akan terdampak kegiatan pemeliharaan saluran drainase serta pembangunan infrastruktur trotoar atau pedestrian. 

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Kasi Opsdal) Satpol PP Kabupaten Karawang, Tata Suparta mengatakan, pada pendataan awal terdapat sebanyak 61 PKL atau lapak yang menempati kawasan tersebut.

Namun, saat pembagian Surat Peringatan 1 dilakukan, jumlah penerima berkurang menjadi 59 PKL. Hal itu karena dua pedagang telah lebih dahulu membongkar dan mengosongkan lapaknya secara mandiri setelah menerima pemberitahuan awal dari petugas.

"Tahap sekarang kami sedang membagikan Surat Peringatan 1 kepada PKL di Jalan Tuparev 1, mulai dari Lampu Merah Johar sampai Bundaran Ciplaz. Awalnya ada 61 PKL, namun hari ini yang menerima SP1 sebanyak 59 PKL karena dua pedagang sudah mengindahkan pemberitahuan kami dengan membongkar dan mengosongkan sendiri lokasi tersebut," ujar Tata.Ia menjelaskan, dalam Surat Peringatan 1 para pedagang diberikan waktu selama tiga hari untuk membongkar atau mengosongkan lapaknya secara mandiri tanpa harus dilakukan tindakan penertiban oleh petugas.
Apabila hingga batas waktu tersebut tidak ada tindak lanjut dari para pedagang, Satpol PP akan melanjutkan tahapan dengan menerbitkan Surat Peringatan 2. Selanjutnya, apabila dalam waktu dua hari setelah SP2 diterima masih belum diindahkan, maka akan diterbitkan Surat Peringatan 3 atau peringatan terakhir.

"Setelah SP1 diberikan, pedagang memiliki waktu tiga hari untuk membongkar sendiri. Jika belum diindahkan, kami lanjutkan dengan SP2. Kemudian dua hari setelah SP2 masih tidak dipatuhi, kami akan memberikan SP3 sebagai peringatan terakhir sebelum penertiban dilakukan," katanya.

Satpol PP menargetkan, penertiban terhadap PKL, lapak, maupun tempat usaha yang tetap bertahan di lokasi akan dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Penertiban tersebut hanya dilakukan terhadap pedagang yang tidak mematuhi seluruh tahapan surat peringatan yang telah diberikan.

Selain penataan PKL di Jalan Tuparev, Satpol PP juga melanjutkan proses penertiban bangunan liar di sepanjang ruas Jalan Akses Tol Karawang Timur. Tahapan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung penataan kawasan dan kelancaran pembangunan infrastruktur.

Tata menambahkan, untuk bangunan liar di sepanjang Jalan Akses Tol Karawang Timur, Satpol PP dijadwalkan mulai membagikan Surat Peringatan 2 pada Selasa, 4 Agustus 2026, sebagai lanjutan dari tahapan peringatan yang sebelumnya telah diberikan kepada para pemilik bangunan.(sis/kbe/ery)

Berita Terbaru

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang38 menit lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional1 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga2 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional2 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat2 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional3 jam lalu
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Ketua Komisi I Tekankan Amanah dan Sinergi dengan Kepala Desa

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Ketua Komisi I Tekankan Amanah dan Sinergi dengan Kepala Desa

Karawang3 jam lalu
RUU Perkoperasian Bakal Atur Otoritas Pengawas Koperasi, Simpanan Warga Juga Disiapkan Perlindungan

RUU Perkoperasian Bakal Atur Otoritas Pengawas Koperasi, Simpanan Warga Juga Disiapkan Perlindungan

Nasional3 jam lalu
Subang Dapat 1.372 Bantuan Bedah Rumah, Naik Lima Kali Lipat

Subang Dapat 1.372 Bantuan Bedah Rumah, Naik Lima Kali Lipat

Subang3 jam lalu