Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mitos Atau Fakta Seputar Daging Kambing Bikin Darah Tinggi?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:58 WIB
Bagikan:
Mitos Atau Fakta Seputar Daging Kambing Bikin Darah Tinggi?
Mitos Atau Fakta Seputar Daging Kambing Bikin Darah Tinggi? (Sumber Foto Kompas.com)

PASUNDAN EKSPRES- Daging kambing sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti darah tinggi. Namun, sebenarnya ada banyak kesalahpahaman seputar hal ini.

Mari kita telaah bersama untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Sebagian orang percaya bahwa konsumsi daging kambing dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena kandungan kolesterolnya.

Namun, dalam kenyataannya, daging kambing termasuk jenis daging merah yang sebenarnya dapat membantu menekan kadar kolesterol dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak sehat dalam daging kambing yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Terkait dengan klaim bahwa mengonsumsi daging kambing dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, ini sebagian besar terkait dengan cara memasak dan bumbu yang digunakan.

Bumbu berlebihan seperti garam dan kecap dalam hidangan seperti sate, tongseng, atau gule kambing dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Namun, ini bukanlah masalah utama dari daging kambing itu sendiri, melainkan dari penggunaan bumbu yang berlebihan dalam proses memasaknya.

Penting untuk diingat bahwa tidak semua daging kambing dimasak dengan bumbu berlebihan. Daging kambing juga dapat dimasak dengan cara yang lebih sehat, seperti dipanggang atau direbus tanpa tambahan garam atau kecap berlebihan.

Ini dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah peningkatan tekanan darah. Tentu saja, penting untuk diingat bahwa berbagai faktor juga dapat mempengaruhi kesehatan jantung, termasuk pola makan secara keseluruhan dan gaya hidup yang sehat.

Mengonsumsi daging kambing dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dapat memberikan nutrisi penting seperti protein tinggi yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jadi, sementara konsumsi daging kambing dalam jumlah yang berlebihan, terutama yang diproses dengan bumbu berlebihan, dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan tertentu, seperti tekanan darah tinggi, hal ini bukan berarti bahwa daging kambing secara intrinsik berbahaya bagi kesehatan jantung.

Yang penting adalah memperhatikan cara memasak dan bumbu yang digunakan, serta menjaga pola makan yang seimbang secara keseluruhan. Dengan demikian, kita dapat menikmati kelezatan daging kambing tanpa khawatir akan dampak negatifnya pada kesehatan jantung kita.

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional59 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga2 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline6 jam lalu