Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Intel Akan Hadirkan Kembali Teknologi Hyper-Threading pada Prosesor Xeon Generasi Mendatang

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|23:00 WIB
Bagikan:
Intel Akan Hadirkan Kembali Teknologi Hyper-Threading pada Prosesor Xeon Generasi Mendatang
Intel berencana mengembalikan teknologi Hyper-Threading pada prosesor Xeon 8 Coral Rapids sebagai bagian dari strategi meningkatkan performa dan daya saing di pasar data center. (Foto: Intel)

PASDUNDANEKSPRES.ID - Intel mengonfirmasi rencananya untuk mengembalikan teknologi simultaneous multi-threading (SMT) atau yang lebih dikenal sebagai Hyper-Threading pada lini prosesor server mereka. Fitur tersebut dijadwalkan kembali hadir bersamaan dengan peluncuran prosesor Xeon 8 "Coral Rapids" yang diperkirakan meluncur pada 2028. 

Meski demikian, Intel masih belum memberikan kepastian apakah teknologi Hyper-Threading juga akan kembali digunakan pada prosesor untuk komputer desktop maupun laptop konsumen. 

Intel Fokus Merebut Kembali Pangsa Pasar CPU 

Dalam laporan keuangan kuartal kedua 2026, CEO Intel Lip-Bu Tan mengungkapkan bahwa perusahaan sedang menyiapkan berbagai strategi untuk memperkuat posisinya di pasar prosesor, baik untuk segmen konsumen maupun data center. 

Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah menghadirkan kembali Hyper-Threading melalui keluarga prosesor Coral Rapids pada 2028. Selain itu, Intel juga berkomitmen meningkatkan performa single-thread agar mampu bersaing lebih baik di berbagai kategori produk. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat sesi tanya jawab bersama analis Morgan Stanley, Joe Moore, yang menanyakan strategi Intel dalam menghadapi persaingan dengan AMD dan Arm selama beberapa tahun ke depan. 

Menariknya, Lip-Bu Tan tidak secara langsung menyinggung kompetisi dengan AMD. Ia justru menyebut Arm sebagai mitra strategis yang memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan Intel. 

Perjalanan Hyper-Threading di Prosesor Intel 

Hyper-Threading telah menjadi bagian dari prosesor Intel selama lebih dari dua dekade. Namun, perusahaan mulai mengurangi penggunaan teknologi tersebut sejak hadirnya arsitektur Alder Lake pada 2021. 

Pada generasi tersebut, Hyper-Threading hanya tersedia pada Performance Core (P-Core), sedangkan Efficiency Core (E-Core) bekerja dengan satu thread untuk setiap inti. 

Intel kemudian menghapus dukungan Hyper-Threading sepenuhnya ketika memperkenalkan arsitektur Arrow Lake-S pada 2024. 

Implementasi Hyper-Threading di Jajaran Xeon 

Penggunaan Hyper-Threading pada lini prosesor Xeon juga mengalami beberapa perubahan dalam beberapa generasi terakhir. 

Xeon 6 Granite Rapids masih mempertahankan Hyper-Threading pada P-Core dengan konfigurasi hingga 128 core fisik dan 256 thread. 

Xeon 6+ Clearwater Forest menghilangkan Hyper-Threading dan mengandalkan hingga 288 E-Core yang bekerja dalam mode single-thread menggunakan proses fabrikasi Intel 18A. 

Xeon 7 Diamond Rapids yang akan datang juga diperkirakan tidak akan membawa dukungan Hyper-Threading meski menawarkan hingga 192 P-Core. 

Baru pada generasi Xeon 8 Coral Rapids, Intel berencana mengaktifkan kembali teknologi tersebut untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan beban kerja multithread. 

Mengapa Hyper-Threading Kembali Digunakan? 

Hyper-Threading pertama kali diperkenalkan Intel pada awal tahun 2000-an melalui prosesor Xeon dan Pentium 4. Teknologi ini memungkinkan satu inti prosesor menjalankan dua thread secara bersamaan sehingga kinerja pada aplikasi yang memanfaatkan banyak thread menjadi lebih optimal. 

Seiring meningkatnya jumlah inti prosesor modern, Intel sempat menilai Hyper-Threading tidak lagi menjadi fitur yang terlalu penting sehingga mulai menghapusnya dari sejumlah produk. 

Namun, dengan semakin kompleksnya kebutuhan komputasi di pusat data dan lingkungan enterprise, Intel kini melihat Hyper-Threading kembali memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi pemrosesan pada beban kerja tertentu. 

Apabila berjalan sesuai rencana, kehadiran kembali Hyper-Threading pada keluarga Xeon 8 Coral Rapids pada 2028 akan menjadi salah satu perubahan terbesar Intel dalam beberapa tahun terakhir di pasar prosesor data center. 

Berita Terbaru

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

Bandung Barat2 jam lalu
Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Subang3 jam lalu
Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Subang3 jam lalu
Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle4 jam lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang4 jam lalu
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle5 jam lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle5 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle6 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional7 jam lalu