Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemerintah Belanda Berhenti Menggunakan Facebook karena Alasan Ini!

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|05:36 WIB
Bagikan:
Pemerintah Belanda Berhenti Menggunakan Facebook karena Alasan Ini!
Pemerintah Belanda Berhenti Menggunakan Facebook /foto Screenshot via Freepik/sitthiphong

PASUNDAN EKSPRES - Pemerintah Belanda telah mengumumkan rencananya untuk menghentikan penggunaan Facebook, menyusul peringatan dari regulator perlindungan data di negara tersebut mengenai potensi risiko privasi data di platform media sosial Meta.

BACA JUGA:Anda Kini Dapat Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Diketahui, Begini Caranya 

Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA) mengeluarkan pernyataan yang menyarankan Kementerian Dalam Negeri Belanda untuk tidak bergantung pada Facebook sebagai saluran komunikasi dengan warga negara, kecuali jika ada kejelasan mengenai penggunaan data pribadi oleh Facebook terhadap pengunjung halaman pemerintah. 

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri telah meminta saran dari DPA mengenai kesesuaian penggunaan halaman Facebook oleh pemerintah.

 "Pemerintah membutuhkan kejelasan dari Meta segera, terlambat sebelum reses musim panas, mengenai tindakan mereka terhadap kekhawatiran kami," kata Alexandra van Huffelen, Menteri Digitalisasi Belanda, dalam pernyataannya, dikutip dari CNBC Indonesia  pada Senin 22 April

2024 "Jika tidak, sesuai saran DPA, kami akan terpaksa menghentikan aktivitas kami di Facebook," tambahnya.

BACA JUGA:Dewan Perwakilan Amerika Serikat Menyetujui RUU untuk Menghambat TikTok

Dengan demikian, keputusan Pemerintah Belanda untuk menghentikan penggunaan Facebook merupakan langkah yang diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran akan privasi data, menegaskan pentingnya perlindungan informasi pribadi dalam era digital saat ini.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Indonesia Peringkat Pertama Negara dengan Ketidakpercayaan Publik terhadap Polisi Tertinggi pada 2026

Indonesia Peringkat Pertama Negara dengan Ketidakpercayaan Publik terhadap Polisi Tertinggi pada 2026

Nasional15 menit lalu
Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Purwakarta1 jam lalu
Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi2 jam lalu
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi2 jam lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional2 jam lalu
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga3 jam lalu
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline3 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline3 jam lalu