Roblox Kids dan Select Resmi Hadir di Indonesia

PASUNDAN EKSPRES – Platform game online populer Roblox resmi menerapkan kebijakan baru untuk pemain berusia di bawah 16 tahun. Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mendapatkan penerapan sistem akun berbasis usia ini.
Pembaruan tersebut hadir lewat peluncuran Roblox Kids dan Select, yaitu dua jenis akun khusus untuk anak dan remaja. Roblox Kids ditujukan bagi pengguna usia 5–12 tahun, sementara Roblox Select diperuntukkan bagi pengguna usia 13–15 tahun.
Melalui sistem ini, pemain muda akan otomatis diarahkan ke jenis akun yang sesuai dengan usia mereka. Penyesuaian tersebut dilakukan menggunakan teknologi verifikasi usia global milik Roblox.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari langkah Roblox dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Selain itu, penerapan sistem ini dilakukan setelah pertemuan pihak Roblox dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, pada akhir April lalu.
Roblox Kids dan Select Dukung Ruang Digital Aman
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, mengatakan bahwa peluncuran sistem ini di Indonesia bertujuan memastikan anak-anak hanya dapat mengakses konten yang sesuai dengan usia mereka sejak pertama kali bermain.
"Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di garis depan dalam perlindungan anak, dan kami bangga dapat menghadirkan ruang online yang positif untuk belajar, berkreasi, dan bermain bagi jutaan pemain dari komunitas Indonesia," ujar Kaufman dalam keterangan resminya.
Dengan hadirnya Roblox Kids dan Select, Roblox ingin memberikan pengalaman bermain yang lebih aman, terutama bagi anak-anak dan remaja yang aktif menggunakan platform tersebut.
Perbedaan Roblox Kids dan Roblox Select
Untuk menjaga keamanan pengguna muda, Roblox menerapkan batasan fitur dan konten yang berbeda pada setiap jenis akun.
1. Roblox Kids untuk Usia 5–12 Tahun
Roblox Kids dirancang untuk anak-anak dengan pembatasan yang lebih ketat. Akun ini hanya bisa mengakses game dengan label kematangan konten “Minimal” atau “Mild”.
Selain itu, fitur komunikasi dan chat akan dimatikan secara bawaan. Orang tua juga memiliki kontrol penuh untuk memblokir atau mengizinkan game tertentu.
Akun Roblox Kids juga memiliki penanda visual khusus berupa tampilan aplikasi dengan latar belakang biru. Hal ini dibuat agar jenis akun anak dapat lebih mudah dikenali.
2. Roblox Select untuk Usia 13–15 Tahun
Sementara itu, Roblox Select ditujukan untuk pengguna remaja. Akun ini memiliki akses konten yang lebih luas dibandingkan Roblox Kids, termasuk game dengan label kematangan hingga tingkat “Moderate”.
Namun, fitur chat tetap dibatasi. Pengguna hanya bisa berkomunikasi dengan “Teman Tepercaya”, dan fitur tersebut tetap membutuhkan persetujuan orang tua melalui akun yang terhubung.
Roblox Select juga hadir dengan desain visual berbeda agar mudah dibedakan dari akun anak maupun akun standar.
Akun Akan Bertransisi Otomatis Sesuai Usia
Sistem akun Roblox ini dirancang berjalan secara dinamis. Pengguna akan otomatis berpindah dari Roblox Kids ke Roblox Select saat memasuki usia 13 tahun. Setelah mencapai usia 16 tahun, akun akan beralih ke akun standar.
Bagi pengguna di Indonesia yang belum melakukan verifikasi usia, Roblox akan otomatis membatasi akun tersebut hanya pada konten “Minimal” dan “Mild”. Fitur chat juga akan dimatikan, tanpa melihat usia asli pengguna.
Kontrol Orang Tua Ikut Diperluas
Selain pembagian akun berbasis usia, Roblox juga memperluas fitur kontrol orang tua. Melalui fitur ini, orang tua dapat melihat game yang dimainkan anak, daftar teman mereka, hingga mengatur batas waktu bermain.
Orang tua juga bisa membatasi pengeluaran di dalam game serta menyetujui atau memblokir akses ke game tertentu secara spesifik.
Selain Indonesia, peluncuran awal Roblox Kids dan Select juga mulai diterapkan di Selandia Baru, Australia, dan Belanda. Sistem ini dijadwalkan akan dirilis secara global pada bulan berikutnya.
