Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ternyata ini Sejarah Hari Valentine, Bukan Sekadar Cokelat dan Bunga!

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|13:20 WIB
Bagikan:
Ternyata ini Sejarah Hari Valentine, Bukan Sekadar Cokelat dan Bunga!
ILUSTRASI: kumpulan gambar berbentuk hati berwarna merah. (Sumber: Concrete Cupply.co/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Ada yang sudah tahu seperti apa sejarah Hari Valentine yang asli? Kebanyakan orang mengenal Hari Valentine sebagai hari untuk menunjukkan kasih sayang melalui hadiah, bunga, dan hal manis lainnya.

Tapi, di balik perayaan yang penuh warna dan sukacita tersebut, ada cerita sejarah yang menarik dan mengejutkan!

Dari legenda pendeta pemberani hingga festival Romawi kuno, kisah Valentine jauh lebih kaya daripada sekadar cokelat dan bunga.

Simak fakta dan sejarahnya di bawah ini!

Fakta Hari Valentine Dulu dan Kini

Perayaan Valentine zaman dulu berbeda jauh dari sekarang. Pada Romawi kuno, tanggal 14 dan 15 Februari diisi dengan ritual dan festival.

Saat ini, fokus Valentine hanya pada ungkapan kasih sayang dan hadiah romantis.

Tradisi ini terus berkembang, menyesuaikan zaman, tapi tetap mempertahankan esensi untuk menghargai cinta.

Sejarah Valentine Menurut Legenda St. Valentine

Hari Valentine ternyata lahir dari kisah seorang pendeta bernama Valentine di Roma pada abad ke-3.

Pada tahun 278 Masehi, ia dihukum mati karena menentang Kaisar Claudius II.

Kaisar ini melarang pernikahan bagi tentara agar mereka lebih fokus dalam pertempuran, namun Valentine menikahkan pasangan muda secara diam-diam.

Hukuman bagi Valentine sangat tragis: dipukuli hingga akhirnya dipancung pada tanggal 14 Februari.

Sebelum meninggal, ia menulis catatan perpisahan untuk putri penjaga penjara yang menjadi temannya, dengan tanda tangan “From Your Valentine.”

Catatan itu kemudian menjadi inspirasi kartu Valentine yang kita kenal sekarang. Berkat jasanya, Valentine dinobatkan sebagai Santo Valentine dan menjadi simbol cinta sejati.

Festival Lupercalia: Asal-Usul Tradisi Romawi

Selain legenda St. Valentine, ada cerita lain yang mengaitkan Valentine dengan festival Romawi kuno, Lupercalia.

Festival ini diadakan setiap 15 Februari untuk menghormati dewa kesuburan dan awalnya jauh dari makna kasih sayang.

Pria dan wanita dipasangkan secara acak melalui permainan undian nama, sebuah tradisi yang dianggap tidak bermoral oleh standar modern.

Seiring waktu, festival ini diubah menjadi perayaan yang lebih positif, dan tanggal 14 Februari dipilih sebagai hari kasih sayang.

Simbol dan Ornamen Valentine

Sejarah Valentine juga tercermin dari simbol-simbolnya. Kartu Valentine pertama muncul dari Duke Charles of Orleans yang menulis surat cinta berima untuk istrinya saat dipenjara di Tower of London tahun 1415.

Cokelat Valentine mulai populer pada abad ke-17 di Eropa dan Amerika Tengah.

Memberikan cokelat, bunga, atau kartu menjadi cara mengekspresikan cinta, melahirkan tradisi yang masih berlangsung hingga kini.


Sekarang sudah tahu, ‘kan, sejarah Hari Valentine yang sebenarnya?

Dari legenda Santo Valentine hingga festival Romawi kuno, kisah ini jauh lebih menarik daripada sekadar cokelat dan balon merah muda.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga7 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang8 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang8 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang9 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional10 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional11 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle11 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta11 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat12 jam lalu