Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Waspadai Aplikasi WhatsApp Palsu yang Mencuri Data dan Membobol Rekening!

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|14:20 WIB
Bagikan:
Waspadai Aplikasi WhatsApp Palsu yang Mencuri Data dan Membobol Rekening!
Waspadai Aplikasi WhatsApp Palsu yang Mencuri Data dan Membobol Rekening!/foto screenshot via Freepik (darkdream)

PASUNDAN EKSPRES - Pengguna Android harus lebih waspada saat mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi. Peneliti keamanan siber telah menemukan aplikasi berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi populer.

Aplikasi Android berbahaya ini menyamar sebagai Google, Instagram, Snapchat, WhatsApp, dan X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), dan telah diamati mencuri kredensial pengguna.

Menurut tim peneliti ancaman dari SonicWall Capture Labs dalam sebuah laporan terbaru yang dikutip dari Hacker News pada Selasa (14/5/2024), "Malware ini menggunakan ikon aplikasi Android yang terkenal untuk menyesatkan pengguna dan mengelabui korban agar menginstal aplikasi berbahaya di perangkat mereka."

BACA JUGA:Pesaing Google Resmi Dirilis, Ini Kehebatan GPT-4o

Ketika pertama kali dibuka, aplikasi palsu ini akan meminta izin akses untuk Android Accessibility Service dan Device Admin Permission. Jika pengguna memberikan izin tersebut, hacker bisa mengambil alih perangkat korban dan mencuri data sensitif.

Dengan akses ini, aplikasi palsu dapat mengambil kendali penuh atas perangkat. Jika berhasil, aplikasi tersebut dapat melakukan berbagai tindakan sewenang-wenang mulai dari pencurian data hingga penyebaran malware tanpa sepengetahuan pengguna.

Selanjutnya, aplikasi berbahaya ini akan menghubungkan perangkat korban dengan server command and control yang dikendalikan oleh hacker untuk menerima instruksi selanjutnya.

Aplikasi ini bisa melakukan berbagai tindakan seperti membaca SMS, membaca log panggilan, mengakses data notifikasi, mengirim pesan, dan membuka situs web untuk tujuan phishing.

Halaman phishing yang dibuat oleh aplikasi ini sangat mirip dengan halaman login dari aplikasi dan layanan populer seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, Microsoft, Netflix, PayPal, dan lainnya. Tujuan dari halaman phishing ini adalah untuk mencuri username dan password pengguna.

Penemuan ini juga mengungkapkan adanya malware lain yang mendistribusikan trojan perbankan Android seperti Coper, yang mampu mengumpulkan informasi sensitif dan menampilkan overlay palsu, menipu pengguna agar tanpa sadar menyerahkan kredensial mereka.

Melindungi diri dari ancaman siber memerlukan kewaspadaan tinggi terutama saat menginstal aplikasi. 

BACA JUGA:Google Memberikan Peringatan Bahwa Lokasi Anda Dilacak, Waspadai Penipuan!

Pastikan hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi dan selalu periksa izin yang diminta aplikasi tersebut. Keamanan data pribadi adalah prioritas yang harus dijaga dengan baik. Mari lebih bijak dalam menggunakan teknologi untuk menjaga keamanan informasi pribadi kita.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta18 menit lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta20 menit lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang23 menit lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang27 menit lalu
ADVERTISEMENT
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi29 menit lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang31 menit lalu
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang34 menit lalu
Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Subang36 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Nasional54 menit lalu
Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Subang1 jam lalu