Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

43.805 Pekerja Terdampak PHK, Jawa Barat Paling Tinggi

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|07:00 WIB
Bagikan:
43.805 Pekerja Terdampak PHK, Jawa Barat Paling Tinggi
Ilustrasi pekerja di pabrik. (Foto: Dok. Kemenperin)

PASUNDANEKSPRES.ID - Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) paling tinggi sepanjang periode Januari - Juli 2026.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah merilis data Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) periode Januari-Juli 2026 yang mencapai 43.805 orang.

"Pada periode Januari s.d. Juli 2026 terdapat 43.805 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terdaftar dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)," tulis Kemnaker, dikutip dari situs Satudata Kemnaker, Jumat (4/9/2026).

Angka pekerja yang terdampak PHK meningkat sebanyak 11.416 dibandingkan periode Januari - Juni 2026 yang tercatat sebanyak 32.389 orang.

Dari data tersebut, Jawa Barat mencatatkan provinsi dengan angka PHK tertinggi. Sebanyak 8.830 pekerja di Jawa Barat terdampak PHK pada semester pertama di tahun 2026.

"Tenaga kerja ter-PHK pada periode ini, menurut provinsi domisili tenaga kerjanya, paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 20,16 persen dari total tersebut," catat Kemnaker.

Selain Jawa Barat, provinsi lain yang tercatat mengalami jumlah PHK terbanyak adalah Jawa Timur sebanyak 4.781 orang, disusul Banten sebanyak 4.767 orang.

Berikut daftar provinsi dengan jumlah PHK terbanyak periode Januari - Juli 2026 berdasarkan Satudata Kemnaker.

Daftar Provinsi dengan Jumlah PHK Tertinggi 

1. Jawa Barat: 8.830 orang
2. Jawa Timur: 4.781 orang
3. Banten: 4.767 orang
4. DKI Jakarta: 3.190 orang
5. Jawa Tengah: 3.074 orang

Sebagai catatan, Kemnaker menjelaskan data di atas tidak memasukkan tenaga kerja yang terkena PHK akibat mengundurkan diri, pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Hal ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 6 tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan dan Permenaker Nomor 2 tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

(inm)

Berita Terbaru

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga38 menit lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional1 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional2 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang3 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional4 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional15 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional15 jam lalu
Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Nasional15 jam lalu
Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26 Persen

Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26 Persen

Nasional16 jam lalu