Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apa Itu Penilaian 360 Derajat untuk ASN dan PPPK? Begini Cara Kerjanya

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|16:00 WIB
Bagikan:
Apa Itu Penilaian 360 Derajat untuk ASN dan PPPK? Begini Cara Kerjanya
Gambar: Ilustrasi Pegawai ASN/PPPK dengan latar gedung pemerintahan. (Sumber: Red Peanut Element/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Penilaian 360 derajat untuk ASN dan PPPK akan menggunakan pola yang melihat perilaku kerja dari lebih satu sisi. Pegawai tidak hanya mendapatkan feedback dari atasan.

Model ini dikenal sebagai multisource feedback. Cara tersebut memberikan ruang bagi pegawai untuk mengetahui bagaimana kinerjanya dilihat oleh orang-orang yang berinteraksi dalam pekerjaan sehari-hari.

Penilaian prestasi kerja PNS sendiri mencakup dua bagian utama, yaitu sasaran kinerja pegawai dan perilaku kerja.

Sasaran kinerja berisi rencana serta target yang hendak dicapai, sedangkan perilaku kerja berkaitan erat pada sikap, tindakan, dan pelaksanaan kewajiban pegawai.

Lantas, seperti apa mekanisme penilaiannya dan apa yang membedakannya dari penilaian kinerja biasa?

Penilaian 360 Derajat untuk ASN dan PPPK

Penilaian 360 derajat ini memungkinkan feedback datang dari berbagai pihak yang memiliki hubungan kerja langsung dengan pegawai.

Mengutip BKN Pedia, ada beberapa bentuk penilaian yang digunakan dalam model ini:

  • Downward assessment, yaitu penilaian dari atasan kepada bawahan.
  • Upward assessment, yaitu penilaian dari bawahan kepada atasan.
  • Lateral assessment, yaitu penilaian dari rekan kerja atau sejawat.
  • Self-assessment, yaitu penilaian yang dilakukan pegawai terhadap dirinya sendiri.

Penilaian ini juga mengacu pada Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025, yang hasilnya menjadi salah satu indikator dalam komponen Kinerja Penguat untuk proses penilaian Talent Pool ASN.

Mekanisme tersebut membuat gambaran kinerja pegawai menjadi lebih luas karena penilaian tidak hanya berasal dari satu pihak. 

Seorang pegawai bisa saja merasa telah memenuhi target pekerjaan, tetapi rekan kerja dapat memberikan masukan mengenai komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, hingga kualitas pelayanan.

Hal serupa berlaku bagi pimpinan, karena penilaian dari bawahan dapat menggambarkan cara memimpin, berkomunikasi, serta membangun kerja sama dalam tim.

Feedback Bisa Jadi Bahan Pengembangan Pegawai

Penilaian ini tidak berhenti pada hasil penilaian. Feedback yang terkumpul dapat digunakan sebagai bahan untuk menentukan kebutuhan pengembangan pegawai.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh instansi antara lain:

  • Membantu pegawai memahami harapan dari lingkungan kerjanya.
  • Mengetahui kekuatan dan bagian yang masih perlu diperbaiki.
  • Menentukan kebutuhan pelatihan dan pengembangan kompetensi.
  • Membantu melihat kondisi kerja dalam sebuah tim.
  • Menjadi bahan untuk memperbaiki produk maupun layanan kepada masyarakat.
  • Membantu instansi mengenali persoalan yang berpotensi muncul.

Artinya, hasil penilaian dapat digunakan untuk menentukan langkah setelah evaluasi. Jika ada kemampuan tertentu yang masih kurang, misalnya komunikasi atau kepemimpinan, instansi dapat menyiapkan pelatihan yang sesuai.

Feedback dari pihak yang menerima layanan juga bisa memberikan gambaran apakah pelayanan yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, hasil penilaian idealnya tidak hanya tersimpan sebagai dokumen administrasi.

Kejujuran dan Sistem yang Jelas Jadi Kunci

Penerapan penilaian ini membutuhkan persiapan agar feedback yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi kerja.

Beberapa hal yang perlu disiapkan meliputi:

  • Komunikasi yang jelas mengenai tujuan dan mekanisme penilaian.
  • Pelatihan bagi pihak yang akan memberikan penilaian.
  • Keterlibatan stakeholder yang berkaitan langsung dengan pekerjaan.
  • Instrumen penilaian yang valid dan mudah dipahami.
  • Sarana pendukung untuk mengelola proses penilaian.
  • Dukungan teknologi yang sesuai kebutuhan.
  • Proses penilaian yang jujur dan objektif.

Kejujuran menjadi bagian penting karena penilaian dari banyak sumber bisa saja dipengaruhi hubungan pribadi jika tidak dilakukan secara profesional.

Feedback seharusnya diberikan berdasarkan perilaku dan kinerja yang benar-benar diketahui, bukan karena rasa suka atau tidak suka.

Bagi ASN dan PPPK, sistem tersebut pada akhirnya dapat menjadi kesempatan untuk melihat kinerja dari sudut pandang yang lebih luas.

Pegawai tidak hanya mengetahui bagaimana atasannya menilai pekerjaan, tetapi juga memahami bagaimana dirinya dilihat oleh rekan kerja, bawahan, maupun pihak yang menerima layanan.

(pm)

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional11 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang11 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang11 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang12 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat16 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat19 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline20 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga20 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline20 jam lalu