Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bagaimana Cara Terbentuknya Awan Tsunami yang Sempat Viral di Jagat Maya?

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:56 WIB
Bagikan:
Bagaimana Cara Terbentuknya Awan Tsunami yang Sempat Viral di Jagat Maya?
Bagaimana Cara Terbentuknya Awan Tsunami. (Sumber Gambar: Scrrenshot via Business Insider)

PASUNDAN EKSPRES - Apa itu awan Tsunami yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan di sosial media? Bagaimana wujudnya dan mengapa bisa terlihat demikian?

Seperti yang terlihat dari unggahan salah satu warganet tentang rupa dari awan tsunami yakni seperti gumpalan awan yang berbentuk cekung dengan cahaya putih di bagian atas dan juga gelap di bagian bawahnya.

BMKG pun lantas menanggapi hal yang sedang viral tersebut dan mengatakan jika fenomena yang terjadi itu merupakan fenomena awan Arcus yang terjadi ketika memasuki musim peralihan dari kemarau ke hujan yang umumnya terjadi pada bulan September-Februari.

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Wilayah Kabupaten Subang 13-14 September 2024: Cenderung Cerah Berawan

BACA JUGA:Dampak Cuaca Ekstrem , Banyak Warga Terjangkit Demam dan Sakit Tenggorokan di Subang

Nah, buat teman-teman yang belum tahu bahkan baru mendengan nama Awan Arcus, simak penjelasan singkatnya di bawah ini!

Apa itu Awan Tsunami atau Awan Arcus?

Disclaimer dulu, nih!

Meskipun sebutan dari awan Arcus ini yakni awan Tsunami, namun BMKG menjelaskan bahwa awan ini tidak ada kaitannya dengan fenomena gempa bumi, tsunami, atau lainnya.

Selain itu, dikutip dari CNBC Indonesia, Anggota Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan (TREAK), Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Ina Jaeni mengatakan bahwa awan ini tipe awan cumuluniform yang ketinggiannya lebih rendah dari permukaan dan biasanya awal Arcus ini terbentuk pada ketinggian dekat permukaan sampai 1.9 km.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem, Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Subang Imbau Peternak Jaga Kesehatan Ternak

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem bikin Was-was, Seluruh Dunia beri Peringatan Gelombang Panas

Adapun bentuk dari Arcus yakni seperti gulungan panjang secara horizontal dan biasanya terpisah dari awan induknya (Cumulonimbus).

Untuk awan Arcusnya berbentuk datar atau papan panjang secara horizontal yang bersatu dengan dasar awan Cumulonimbus.

Gimana Cara Terbentuknya?

Nah, awan Arcus atau awan Tsunami ini terbentuk karena adanya ketidakstabilan atmosfer dan juga adanya massa udara hangat yang lembat mendorong massa udara dingin.

Jadi bentuknya seperti gulungan tsunami.

Fenomena Arcus datar maupun gulungan pun menjadi peringatan bahwa akan terjai hujan badai dan angin kencang.

(pm)

Berita Terbaru

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional17 menit lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional21 menit lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional26 menit lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline32 menit lalu
ADVERTISEMENT
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang49 menit lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline52 menit lalu
Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Subang1 jam lalu
Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Nasional1 jam lalu
Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Headline1 jam lalu
Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Nasional1 jam lalu