Bandara King Fahd Arab Saudi Kembali Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Terluka

PASUNDANEKSPRES.ID - Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi, kembali menjadi sasaran serangan pada Rabu malam waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan satu orang dan menyebabkan delapan orang lainnya terluka, dengan tingkat cedera korban bervariasi dari ringan hingga parah.
Bandara King Fahd Arab Saudi Kembali Diserang
Dilansir Al Jazeera, Reuters, dan Anadolu Agency, Kamis (22/10/2026), Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) menyatakan para korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
GACA juga melaporkan adanya kerusakan material akibat serangan tersebut. Namun, otoritas belum mengungkapkan secara terperinci jenis serangan maupun penyebab kerusakan yang terjadi.
"Tingkat cedera bervariasi dari ringan hingga parah," demikian keterangan GACA, seperti dikutip Anadolu Agency.
Otoritas penerbangan sipil itu menyebut proses penilaian kerusakan masih berlangsung. Informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut akan disampaikan setelah pemeriksaan selesai dilakukan.
Lima Drone Dicegat di Wilayah Arab Saudi
Di tengah serangan terhadap bandara, koalisi pimpinan Arab Saudi juga mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan lima pesawat nirawak atau drone yang diluncurkan ke arah wilayah kerajaan.
Drone-drone tersebut dilaporkan mengarah ke sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Timur dan kawasan Madinah. Namun, belum ada penjelasan terperinci mengenai pihak yang meluncurkan drone tersebut maupun keterkaitannya dengan serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd.
Sebelumnya, juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman, Brigadir Jenderal Turki al-Malki, juga menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah drone di Provinsi Timur.
Puing Drone Tewaskan Dua Orang di Ladang Minyak Shaybah
Pada hari yang sama, insiden lain terjadi di fasilitas energi Arab Saudi. Kementerian Energi Arab Saudi melaporkan dua orang tewas dan dua lainnya terluka akibat puing-puing drone yang jatuh setelah sistem pertahanan udara mencegat pesawat nirawak yang menargetkan fasilitas Aramco di ladang minyak Shaybah, Provinsi Timur.
Dilansir AFP, Kamis (22/10/2026), keberhasilan intersepsi drone tersebut disampaikan oleh Kementerian Energi pada Rabu waktu setempat.
Puing-puing drone yang berjatuhan memicu kebakaran pada kendaraan milik kontraktor. Meski menimbulkan korban jiwa dan kerusakan, kementerian menyatakan operasional ladang minyak Shaybah tetap berjalan normal.
Insiden di Shaybah menambah daftar serangan yang berdampak terhadap infrastruktur strategis Arab Saudi, khususnya sektor energi dan transportasi.
Bandara King Fahd Pernah Diserang pada 11 Oktober
Serangan terbaru ini bukan kali pertama Bandara Internasional King Fahd dilaporkan menjadi sasaran. Bandara tersebut sebelumnya juga mengalami serangan pada 11 Oktober.
Rangkaian insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional dan permusuhan antara kelompok Houthi di Yaman dengan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Bandara dan fasilitas energi merupakan infrastruktur strategis yang memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat. Serangan terhadap fasilitas-fasilitas tersebut meningkatkan perhatian terhadap keamanan wilayah Arab Saudi.
Hingga Kamis (22/10/2026), otoritas Arab Saudi belum memberikan keterangan lengkap mengenai pihak yang bertanggung jawab atas serangan di Bandara Internasional King Fahd. Penyelidikan dan penilaian kerusakan masih berlangsung, sementara operasional fasilitas energi Shaybah dilaporkan tetap normal.
(ipa)
