Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Cek Kualitas Udara September 2026, Bisa Lewat HP

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|14:15 WIB
Bagikan:
Cara Cek Kualitas Udara September 2026, Bisa Lewat HP
Cara Cek Kualitas Udara September 2026, Bisa Lewat HP

PASUNDAN EKSPRES.ID - Informasi mengenai cara cek kualitas udara semakin mudah ditemukan melalui perangkat ponsel.

Pada September 2026, tersedia sejumlah layanan yang bisa digunakan untuk melihat kondisi udara berdasarkan lokasi, termasuk Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), informasi PM2.5, hingga indeks kualitas udara atau AQI.

Pemantauan kualitas udara penting dilakukan terutama ketika terdapat kondisi tertentu yang dapat memengaruhi konsentrasi polutan.

Layanan resmi pemerintah juga terus menyediakan informasi yang dapat diakses secara daring sehingga kondisi udara dapat diperiksa tanpa harus memiliki alat pengukur sendiri.

Salah satu layanan yang dapat digunakan adalah laman resmi ISPU Kementerian Lingkungan Hidup.

Situs tersebut menampilkan data pemantauan udara berdasarkan parameter pencemar dan lokasi stasiun pemantauan.

Pada pembaruan 6 September 2026 pukul 17.00 WIB, laman ISPU menampilkan informasi PM2.5 dari sejumlah kabupaten. 

Cara Cek Kualitas Udara Melalui ISPU

Bagi yang ingin mengetahui cara cek kualitas udara menggunakan sumber resmi pemerintah, layanan ISPU dapat menjadi salah satu pilihan utama.

ISPU merupakan indeks yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai kondisi kualitas udara berdasarkan hasil pengukuran parameter pencemar tertentu. Informasinya dapat diakses melalui laman ISPU secara daring.

Langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Buka laman resmi ISPU Kementerian Lingkungan Hidup.
  • Pilih informasi atau lokasi pemantauan yang tersedia.
  • Perhatikan nilai ISPU yang ditampilkan.
  • Lihat parameter pencemar yang menjadi dasar pengukuran.
  • Periksa waktu pembaruan data agar informasi yang dibaca sesuai kondisi terbaru.

Laman ISPU juga menyediakan aplikasi ISPUNET untuk membantu pemantauan informasi kualitas udara. Data yang muncul dapat berubah mengikuti hasil pemantauan terbaru. 

Bisa Cek Kualitas Udara Melalui BMKG

Selain ISPU, informasi kualitas udara juga tersedia melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG.

BMKG menyediakan layanan Informasi Kualitas Udara Indonesia yang dilengkapi dengan peringatan dini kualitas udara ekstrem.

Informasi tersebut menggunakan konsentrasi PM2.5 sebagai salah satu dasar pemantauan.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ekstrem mencakup kualitas udara pada level "TIDAK SEHAT", "SANGAT TIDAK SEHAT", dan "BERBAHAYA".

Informasi tersebut diperbarui setiap hari pukul 08.00 WIB dan memberikan informasi hingga tiga hari ke depan. 

Untuk mengeceknya, langkahnya cukup sederhana:

  • Buka laman Informasi Kualitas Udara Indonesia milik BMKG.
  • Perhatikan peta atau informasi wilayah yang tersedia.
  • Cek konsentrasi PM2.5.
  • Lihat kategori kualitas udara yang ditampilkan.
  • Periksa tanggal dan waktu pembaruan informasi.

Informasi BMKG tersebut dapat menjadi pelengkap ketika ingin mengetahui kondisi udara sekaligus melihat peringatan dini dalam beberapa hari ke depan. 

Cek Kualitas Udara dari Ponsel

Perkembangan layanan digital membuat cara cek kualitas udara tidak selalu harus dilakukan melalui situs pemerintah.

Sejumlah perangkat dan aplikasi juga menyediakan informasi kualitas udara berdasarkan lokasi.

Salah satu cara yang sederhana adalah menggunakan mesin pencarian.

Pengguna dapat memasukkan kata kunci mengenai kualitas udara dan nama kota yang ingin diperiksa. Namun, hasil yang ditampilkan perlu diperhatikan sumber datanya.

Selain itu, beberapa aplikasi cuaca bawaan ponsel juga memiliki fitur AQI atau Air Quality Index.

Ketersediaan fitur tersebut dapat berbeda tergantung perangkat, sistem operasi dan wilayah.

Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain:

  • Membuka Google atau mesin pencarian dan mengetik "kualitas udara hari ini" disertai nama kota.
  • Membuka aplikasi cuaca bawaan ponsel.
  • Memeriksa apakah terdapat menu Air Quality, AQI atau kualitas udara.
  • Menggunakan aplikasi pemantauan kualitas udara.
  • Membandingkan hasil dengan data ISPU atau BMKG.

Informasi dari layanan nonpemerintah sebaiknya tidak langsung dianggap sama dengan ISPU.

Perbedaan metode, sumber stasiun, waktu pembaruan dan sistem indeks dapat menyebabkan angka yang ditampilkan berbeda.

IQAir Juga Menampilkan Data Kualitas Udara

Platform lain yang banyak digunakan untuk memantau kualitas udara adalah IQAir.

Layanan tersebut menampilkan AQI serta konsentrasi PM2.5 dari sejumlah stasiun pemantauan.

Pada pembaruan September 2026, IQAir mencantumkan ratusan stasiun pemantauan di Indonesia dengan data dari berbagai kontributor, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta BMKG. 

Pengguna dapat memilih kota tertentu untuk melihat kondisi udara terkini maupun riwayat kualitas udara.

Namun, angka AQI pada platform seperti IQAir tidak selalu identik dengan nilai ISPU Indonesia.

Karena itu, ketika membutuhkan informasi berdasarkan standar Indonesia, data ISPU tetap perlu menjadi salah satu rujukan utama.

Apa yang Perlu Dilihat Saat Mengecek Kualitas Udara?

Mengetahui cara cek kualitas udara bukan hanya soal melihat angka yang muncul di layar. Ada beberapa informasi yang perlu diperhatikan agar data tidak salah dipahami.

Beberapa hal yang perlu dicek antara lain:

  • Nama lokasi atau stasiun pemantauan.
  • Waktu terakhir data diperbarui.
  • Parameter pencemar yang diukur.
  • Konsentrasi PM2.5 atau parameter lainnya.
  • Kategori kualitas udara.
  • Sumber data yang digunakan.
  • Apakah angka tersebut merupakan ISPU atau AQI.

PM2.5 menjadi salah satu parameter penting dalam pemantauan kualitas udara.

Partikel ini berukuran sangat kecil sehingga sering digunakan dalam pemantauan kondisi polusi udara.

BMKG sendiri menggunakan konsentrasi PM2.5 sebagai dasar dalam layanan peringatan dini kualitas udara ekstrem. 

Jangan Hanya Melihat Data dari Satu Aplikasi

Perbedaan angka antara satu platform dengan platform lainnya tidak selalu berarti salah satu layanan keliru.

Perbedaan dapat muncul karena sumber stasiun, waktu pengambilan data, metode penghitungan indeks dan parameter yang digunakan tidak selalu sama.

Karena itu, ketika hasil menunjukkan kondisi udara yang kurang baik, data dapat dibandingkan dengan layanan resmi seperti ISPU dan BMKG.

Sebagai contoh, platform udara Jakarta milik Pemprov DKI juga menampilkan data ISPU dan PM2.5 secara real-time berdasarkan lokasi stasiun pemantauan.

Pada 8 September 2026 pukul 10.00 WIB, platform tersebut menampilkan data berbeda antarstasiun, menunjukkan bahwa kondisi udara memang dapat berubah berdasarkan lokasi. 

Dengan semakin banyaknya layanan pemantauan, cara cek kualitas udara pada September 2026 dapat dilakukan melalui beberapa pilihan.

ISPU dapat digunakan untuk melihat data berdasarkan sistem Indonesia, BMKG menyediakan informasi kualitas udara dan peringatan dini, sedangkan platform seperti IQAir dapat menjadi pembanding untuk melihat AQI dan PM2.5.

Sebelum beraktivitas di luar ruangan, informasi tersebut dapat diperiksa terlebih dahulu melalui ponsel.

Perhatikan lokasi, waktu pembaruan dan sumber data agar kondisi udara yang dibaca benar-benar sesuai dengan wilayah yang ingin diketahui.

Berita Terbaru

Bukan Cuma Gaspol! Honda Bawa CRF150L ke TRABAS Merdeka 23, Jalur Tanah Jadi Panggung Adventure

Bukan Cuma Gaspol! Honda Bawa CRF150L ke TRABAS Merdeka 23, Jalur Tanah Jadi Panggung Adventure

Nasional7 menit lalu
Leo/Daniel Sumbang Emas, Ini Total Raihan Medali Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Leo/Daniel Sumbang Emas, Ini Total Raihan Medali Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Olahraga31 menit lalu
Hendra Purnawan Ungkap Kriteria Sekda Subang Ideal, Integritas dan Kemampuan Manajerial Jadi Sorotan

Hendra Purnawan Ungkap Kriteria Sekda Subang Ideal, Integritas dan Kemampuan Manajerial Jadi Sorotan

Subang41 menit lalu
Ketua TP PKK Subang Hadiri HKG PKK ke-54 Tingkat Jawa Barat di Gedung Pakuan

Ketua TP PKK Subang Hadiri HKG PKK ke-54 Tingkat Jawa Barat di Gedung Pakuan

Subang47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kasomalang Pride Tembus Persib U-18, Taofik Kaka Jadi Penjaga Gawang Maung Ngora

Kasomalang Pride Tembus Persib U-18, Taofik Kaka Jadi Penjaga Gawang Maung Ngora

Subang56 menit lalu
Unit PPA Polres Subang Lakukan Pemeriksaan pada Dugaan Oknum Guru Rekam Bagian Rok Siswi di Sekolah

Unit PPA Polres Subang Lakukan Pemeriksaan pada Dugaan Oknum Guru Rekam Bagian Rok Siswi di Sekolah

Subang1 jam lalu
Mobil Eropa Rp170 Jutaan Bikin Geger, Mesin Turbo Tapi Klaim BBM Tembus 21 Km/L

Mobil Eropa Rp170 Jutaan Bikin Geger, Mesin Turbo Tapi Klaim BBM Tembus 21 Km/L

Nasional1 jam lalu
Tak Banyak Jeda, Program Ambulans Udara Prabowo Mulai Diuji Coba di Pesisir Barat

Tak Banyak Jeda, Program Ambulans Udara Prabowo Mulai Diuji Coba di Pesisir Barat

Nasional1 jam lalu
Bansos Beras 30 kg Bakal Cair Periode Oktober - Desember 2026, Ini Cara Cek Penerimanya

Bansos Beras 30 kg Bakal Cair Periode Oktober - Desember 2026, Ini Cara Cek Penerimanya

Lifestyle1 jam lalu
Gaji PPPK Guru dan Nakes Ditanggung APBN 2027, Apa Dampaknya bagi Keuangan Daerah?

Gaji PPPK Guru dan Nakes Ditanggung APBN 2027, Apa Dampaknya bagi Keuangan Daerah?

Nasional2 jam lalu