Dedi Mulyadi Undang Aktivis AMPB ke Lembur Pakuan, Ada Apa?

PASUNDANEKSPRES.ID - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memenuhi undangan Dedi Mulyadi ke Lembur Pakuan Subang pada Selasa (1/9/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung setelah kelompok masyarakat asal Pati itu sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026) dengan membawa dua tuntutan utama yaitu, percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.
Salah satu aktivis AMPB yang hadir yakni Supriyono alias Botok menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berawal dari undangan langsung dari Gubernur Jawa Barat itu.
“Saya dihubungi sekretaris pribadi Kang Dedi Mulyadi (KDM). Menyampaikan kalau Bapak KDM ingin bertemu teman-teman AMPB," kata Botok pada Rabu (2/9/2026).
Dedi memberikan apresiasi kepada aktivis AMPB yang telah mengawal isu tersebut serta tertib dan damai dalam menjalankan aksi unjuk rasa beberapa hari lalu.
“Saya mengucapkan terima kasih dan rasa hormat untuk Mas Botok, tokoh pergerakan dari Pati yang telah memimpin sebuah gerakan moral untuk mengingatkan kami kembali sebagai penyelenggara negara agar taat pada ketentuan konstitusi dan senantiasa menjunjung tinggi supremasi hukum,” ucap Dedi.
Pria yang akrab disapa KDM itu berpesan agar para aktivis tetap fokus pada agenda yang mereka perjuangkan agar kelompok masyarakat tidak mudah teralihkan oleh berbagai isu yang dapat mengganggu konsistensi gerakan mereka.
“Semoga UU Perampasan Aset yang digaungkan sudah direspons pimpinan DPR RI dan dipastikan tanggal 15 Desember paling lama sudah disahkan," ujarnya.
Momen pertemuan Dedi Mulyadi dengan aktivis AMPB di Lembur Pakuan, Subang sempat mengundang perhatian netizen di media sosial.
Sejumlah netizen menilai khawatir pertemuan tersebut mengarah pada dukungan politik kepada Dedi Mulyadi.
Namun, pihak AMPB menegaskan pertemuan dengan KDM merupakan hubungan persaudaraan dan tidak berkaitan dengan perpolitikan.
(inm)
