Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dosen UNPAR Lakukan Pelecehan Seksual, Flirting sampai Minta PAP

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:45 WIB
Bagikan:
Dosen UNPAR Lakukan Pelecehan Seksual, Flirting sampai Minta PAP
Dosen UNPAR Lakukan Pelecehan Seksual, Flirting sampai Minta PAP (Image From: Illustration/Winckworth Sherwood LLP)

PASUNDAN EKSPRES - Dosen UNPAR melakukan pelecehan seksual. Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan kabar dari salah satu universitas di Bandung.

Universitas tersebut adalah Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR). Seorang dosen luar biasa dari Fakultas Filsafat UNPAR yang berinisial SM diduga melakukan pelecehan dan kekerasan seksual.

Dosen UNPAR Lakukan Pelecehan Seksual

Kabar tersebut beredar luas di media sosial X yang mengatakan bahwa SM melakukan aksinya ketika kelas filsafat daring yang digelar pelaku. Bahkan, diduga jika pelaku melakukan aksinya tidak hanya sekali, melainkan berulang kali di berbagai kelas yang diampunya. 

Menanggapi kasus tersebut, Satgas PPKS UNPAR menyatakan bahwa SM sudah tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan apa pun di lingkungan UNPAR per 13 Mei 2024.

Langkah tersebut diambil oleh UNPAR untuk membuka ruang pelaporan terhadap dugaan kasus yang menyeret dosen mata kuliah filsafat sosial dan politik tersebut. 

BACA JUGA: Sopir Bus Putera Fajar Ditetapkan Sebagai Tersangka Kecelakaan Maut di Subang

BACA JUGA: Pendidikan di Zaman Now: Siswa Kesal Dilarang Googling Saat Ujian

UNPAR juga memastikan bahwa Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual telah memberikan panduan kepada siapa pun yang merasa menjadi korban dugaan kekerasan seksual oleh SM.

Jika ada yang merasa terdampak, UNPAR mendorong mereka untuk melaporkan kejadian tersebut melalui Layanan Pengaduan Kekerasan Seksual yang tersedia di lingkungan UNPAR.

SM pun telah memberikan pernyataannya di media sosial mengenai kasus yang menimpanya. Dilihat dari akun X miliknya, Selasa (14/5), SM membuat pernyataan dengan menyampaikan permohonan maaf kepada publik. 

"Saya mengaku bersalah atas perbuatan mengirimkan pesan lewat Whatsapp, DM X atau Instagram pada sejumlah orang yang saya kenal langsung atau sebatas mutual di media sosial, yang berisi pesan genit dan flirting seperti permintaan foto diri (PAP), ajakan untuk bertemu, ajakan untuk berelasi, dan dalam kasus tertentu berujung pada pengiriman pesan mesum, tidak sopan dan tidak senonoh hingga ajakan untuk berhubungan seksual, yang menyebabkan perasaan tidak nyaman dan bahkan trauma pada korban," katanya.

Tak sampai di situ, ia juga mengunggah sebuah pernyataan lanjutan untuk menyikapi perkembangan percakapan yang terjadi di media sosial. Ia mengungkapkan rasa bersalahnya terhadap perbuatannya.

Ia juga menuliskan bahwa ia akan menghormati hasil yang diumumkan melalui proses investigasi resmi. Namun, selama hasil resmi belum diumumkan, ia mengatakan jika ia berhak menyandang status tidak bersalah. 

"Bahwa saya akan menghormati hasil yang diumumkan melalui proses investigasi resmi dalam memutus perkara terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang dituduhkan pada saya. Sampai hasil resmi tersebut diumumkan, saya berhak menyandang status tidak bersalah berdasarkan asa presumption of innocence hingga dibuktikan sebaliknya," tulisnya. 

(ipa)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle32 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta14 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle17 jam lalu