Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

PASUNDANEKSPRES.ID - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap suporter Persib Bandung usai pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Ia menegaskan, keselamatan suporter menjadi perhatian utama dalam setiap penyelenggaraan pertandingan agar tidak ada lagi korban jiwa karena kekerasan antarsuporter.
"Suporter itu harus bisa pulang ke rumah dengan selamat," ujar Erick merespons insiden penyerangan terhadap Bobotoh, Senin (26/10/2026).
Erick mengatakan, setiap sanksi akan diberikan sesuai dengan jenis pelanggaran dan kewenangan masing-masing pihak.
Jika kejadian berlangsung di luar maupun di lokasi penyelenggaraan pertandingan, PSSI akan mendorong pengusutan kasus hingga tuntas melalui proses hukum.
Namun, apabila bentrokan suporter terjadi di stadion, maka tim dan kelompok pendukung juga harus menerima konsekuensi sesuai tingkat pelanggaran, termasuk pengurangan poin bagi klub tersebut.
Erick menilai, penyelenggaraan pertandingan sepak bola melibatkan banyak pemangku kepentingan seperti klub, penyelenggara kompetisi, komunitas suporter, hingga kepolisian yang memiliki tanggung jawab masing-masing.
Menindaklanjuti kasus tersebut, PSSI telah berkoordinasi kepolisian untuk memastikan kasus tersebut segera ditangani dan kini tengah menunggu proses penyidikan polisi.
Erick juga meminta penyidik mengungkap apakah penyerangan menggunakan senjata tajam merupakan tindak kriminal murni atau berkaitan dengan persaingan antar suporter.
"Saya sudah menghubungi Kapolres terkait untuk meminta agar penanganan kasus dilakukan tegas," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK (16) ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026).
Remaja berusia 16 tahun itu diduga menjadi korban penyerangan setelah menyaksikan laga Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil meringkus pelaku penyerangan terhadap Bobotoh dan selanjutnya dibawa ke Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk celurit yang diduga digunakan dalam penyerangan tersebut.
Rentetan insiden kekerasan yang menimpa tim dan suporter Persib Bandung dalam sebulan terakhir menjadi alarm bahaya bagi dunia sepak bola Indonesia.
Sebelumnya, rombongan tim Persib Bandung U-18 (Elite Pro Academy) diserang oleh sekelompok orang di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10/2026).
(inm)
