Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hukuman Atlet Korea Utara terkait Momen 'Selfie' dengan Atlet Korsel buat Publik Marah

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:45 WIB
Bagikan:
Hukuman Atlet Korea Utara terkait Momen 'Selfie' dengan Atlet Korsel buat Publik Marah
Hukuman Atlet Korea Utara terkait Momen 'Selfie' dengan Atlet Korsel buat Publik Marah (Image From: News.com.au)

PASUNDAN EKSPRES - Hukuman atlet Korea Utara terkait momen viral di Olimpiade Paris 2024 buat publik marah. Beberapa waktu lalu ajang olahraga, yaitu Olimpiade Musim Panas atau Olimpiade Paris 2024 diselenggarakan dengan beragam pertandingan yang diikuti para atlet seluruh dunia.

Banyak momen yang epik dan tentunya menyita perhatian publik, salah satunya adalah ketika para atlet Korea Utara melakukan selfie bersama dengan atlet Korea Selatan. Hingga menimbulkan hukuman untuk mereka. 

Hukuman Atlet Korea Utara buat Publik Marah 

Dilansir dari Instagram @fyi.korea, semua peserta Olimpiade menerima Samsung Galaxy Z Flip 6 Edisi Olimpiade, atlet Korea Utara tidak menerima karena sanksi PBB terhadap negara mereka terkait program nuklir dan misil. 

Meskipun demikian, para atlet peraih medali bergabung dengan atlet lainnya untuk mengambil "selfie kemenangan" dan berbagi momen persahabatan yang langka namun bersejarah dengan atlet dari Korea Selatan dan Tiongkok.

BACA JUGA: Korea Utara Mengirim Lebih 13.000 Kontainer Senjata ke Rusia, Korsel dan AS auto Siap-siap

BACA JUGA: Zuckerberg: Pemerintahan Biden Menekan Meta untuk Sensor Konten COVID-19

Foto-foto tersebut lantas dengan cepat menjadi viral dan menarik perhatian global. Namun, tindakan sportif yang tampak sederhana itu malah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi dampak negatif bagi atlet Korea Utara yang terlibat.

Laporan segera muncul bahwa atlet Korea Utara yang terlibat dalam selfie tersebut kini menghadapi inspeksi ideologis di Pyongyang.

Menurut sumber tingkat tinggi yang dikutip oleh Daily NK pada 21 Agustus, delegasi Komite Olimpiade Korea Utara dan para atlet sedang menjalani evaluasi ideologis yang ketat.

Pengawasan ini menimbulkan kekhawatiran, banyak pihak khawatir bahwa meskipun berhasil meraih dua medali perak dan empat medali perunggu, para atlet dapat menghadapi hukuman berat.

Hal ini bahkan memicu kemarahan publik di Korea Selatan, di mana banyak orang menyatakan kekecewaan terhadap situasi tersebut.

Seperti pada beberapa komentar berikut: 

"Negara-negara seperti itu seharusnya tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade."

"Negara itu gila. Mereka seharusnya tidak diizinkan mengikuti Olimpiade."

"Jika memang seperti ini, larang saja mereka dari Olimpiade."

(ipa)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang5 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini13 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline5 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu