Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:47 WIB
Bagikan:
IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini mengalami tekanan pada awal perdagangan Jumat (30/10/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini mengalami tekanan pada awal perdagangan Jumat (30/10/2026).

Indeks saham domestik bergerak fluktuatif dan berakhir melemah cukup dalam di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah yang menyentuh level Rp18.094. Kondisi tersebut turut diikuti oleh pelemahan mayoritas sektor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data RTI, IHSG hari ini mengawali perdagangan dengan penurunan sebesar 0,61% ke posisi 5.066,93.

Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga terkoreksi 0,52% ke level 512. Tekanan jual semakin meningkat hingga pukul 09.24 WIB, ketika IHSG tercatat anjlok 1,54% ke posisi 5.021.

Pada awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.116 dan terendah di 5.036,22. Mayoritas saham berada dalam tekanan dengan jumlah 499 saham melemah.

Sebaliknya, hanya 122 saham yang berhasil menguat, sedangkan 104 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Aktivitas perdagangan saham mencatatkan total frekuensi sebanyak 216 kali. Adapun volume transaksi mencapai 8,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,9 triliun. Di pasar valuta asing, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp18.092.

Seluruh Sektor Saham Kompak Melemah

Tekanan terhadap IHSG hari ini terlihat dari pergerakan seluruh sektor saham yang berada di zona negatif.

Sektor barang baku (basic materials) menjadi salah satu yang mengalami koreksi paling dalam, yakni sebesar 2,81%.

Sektor infrastruktur juga mencatatkan pelemahan signifikan sebesar 2,74%. Berikutnya, sektor transportasi terkoreksi 2,51%, sementara sektor konsumer siklikal mengalami penurunan sebesar 1,91%.

Tekanan juga terjadi pada sektor properti yang melemah 1,61%. Sektor energi terkoreksi 1,28%, sektor industri turun 1,23%, serta sektor konsumer nonsiklikal mengalami penurunan 1,19%.

Sementara itu, sektor kesehatan dan keuangan masing-masing melemah 0,49%. Adapun sektor teknologi mencatatkan koreksi paling tipis dengan penurunan sebesar 0,03%.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan pasar terjadi secara merata dan tidak hanya terkonsentrasi pada satu kelompok sektor saham.

Pergerakan Saham BBCA, PGAS, MDKA, dan VISI

Di tengah pelemahan IHSG hari ini, sejumlah saham mencatatkan pergerakan harga yang bervariasi.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil bergerak positif dengan kenaikan 0,20% ke posisi Rp4.950 per saham.

Pada pembukaan perdagangan, saham BBCA sempat turun 40 poin ke level Rp4.900 per saham.

Sepanjang sesi awal, harga saham BBCA bergerak pada rentang Rp4.900 hingga Rp5.025 per saham.

Aktivitas perdagangan saham BBCA mencatatkan frekuensi sebanyak 13.007 kali dengan volume transaksi mencapai 622.040 saham. Nilai transaksi saham tersebut tercatat sebesar Rp309,6 miliar.

Berbeda dengan BBCA, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) justru mencatatkan penguatan signifikan. Harga saham PGAS melonjak 7% ke level Rp1.300 per saham.

Saham PGAS dibuka menguat 60 poin ke posisi Rp1.275 per saham dibandingkan harga penutupan sebelumnya di Rp1.215 per saham.

Dalam perdagangan awal, saham ini sempat menyentuh level tertinggi Rp1.375 dan terendah Rp1.260 per saham.

Total frekuensi transaksi saham PGAS mencapai 7.215 kali dengan volume sebanyak 500.336 saham. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp66,3 miliar.

Di sisi lain, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengalami tekanan cukup besar. Harga saham MDKA turun 6,25% ke level Rp1.800 per saham.

Pada awal perdagangan, saham MDKA dibuka melemah 20 poin ke posisi Rp1.905 per saham. Harga saham tersebut sempat berada di level tertinggi Rp1.905 dan terendah Rp1.795 per saham.

Frekuensi transaksi saham MDKA tercatat sebanyak 3.225 kali dengan volume perdagangan mencapai 135.410 saham. Adapun nilai transaksi harian mencapai Rp25 miliar.

Sementara itu, saham VISI juga bergerak di zona merah dengan penurunan sebesar 2,94% ke posisi Rp660 per saham. Saham VISI mengawali perdagangan secara stagnan di level Rp680 per saham.

Sepanjang perdagangan awal, saham VISI bergerak pada rentang Rp655 hingga Rp680 per saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 28 kali dengan volume perdagangan 378 saham dan nilai transaksi sebesar Rp25,6 juta.

IHSG Hari Ini Tertekan oleh Pelemahan Mayoritas Saham

Penurunan IHSG hari ini mencerminkan dominasi tekanan jual di pasar saham domestik. Hal ini terlihat dari jumlah saham yang melemah mencapai 499 emiten, jauh lebih banyak dibandingkan saham yang berhasil mencatatkan penguatan.

Selain itu, hampir seluruh sektor saham mengalami koreksi sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan indeks.

Perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi salah satu faktor eksternal yang turut menjadi perhatian pelaku pasar.

Investor kini akan mencermati perkembangan pasar valuta asing serta pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar untuk melihat arah IHSG pada perdagangan selanjutnya.

Berita Terbaru

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Nasional7 menit lalu
Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Headline11 menit lalu
Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Nasional21 menit lalu
Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Puluhan Tahun Menumpang, Impian Warga Desa Sadangmekar di Bandung Barat Miliki Listrik Sendiri Akhirnya Terwujud

Bandung Barat26 menit lalu
ADVERTISEMENT
HLN ke-81, PLN Group Jawa Barat Wujudkan Mimpi 2.710 Keluarga Prasejahtera Miliki Listrik Sendiri

HLN ke-81, PLN Group Jawa Barat Wujudkan Mimpi 2.710 Keluarga Prasejahtera Miliki Listrik Sendiri

Nasional28 menit lalu
Warga Keluhkan Kejahatan di Wilayah Perkotaan, Kapolres Subang Siapkan Langkah Pencegahan

Warga Keluhkan Kejahatan di Wilayah Perkotaan, Kapolres Subang Siapkan Langkah Pencegahan

Headline31 menit lalu
Update Ranking AFC Terbaru: Persib Menang 2-0 atas Melbourne Victory, Liga Indonesia Masih di Posisi 16 Asia

Update Ranking AFC Terbaru: Persib Menang 2-0 atas Melbourne Victory, Liga Indonesia Masih di Posisi 16 Asia

Olahraga34 menit lalu
Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI Tuai Kritik, Publik: Nirempati!

Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI Tuai Kritik, Publik: Nirempati!

Nasional37 menit lalu
IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

Nasional44 menit lalu
Pemerintah Targetkan Motor Listrik Merambah Seluruh Indonesia pada 2035, Ojol dan Kurir Jadi Prioritas Mulai 2027

Pemerintah Targetkan Motor Listrik Merambah Seluruh Indonesia pada 2035, Ojol dan Kurir Jadi Prioritas Mulai 2027

Headline44 menit lalu