Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kesaksian Romo Magnis di MK: Presiden yang Menggunakan Kekuasannya Mirip seperti Mafia

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|11:55 WIB
Bagikan:
Kesaksian Romo Magnis di MK: Presiden yang Menggunakan Kekuasannya Mirip seperti Mafia
Kesaksian Romo Magnis di MK: Presiden yang Menggunakan Kekuasannya Mirip seperti Mafia (Image From: VOI)

PASUNDAN EKSPRES - Kesaksian Romo Magnis di MK ini tengah menarik perhatian. Dalam peran sebagai saksi ahli untuk kubu pasangan calon Ganjar Mahfud, seorang pengajar filsafat dan etika bernama Franz Magnis Suseno mengungkapkan bahwa tindakan seorang presiden yang menggunakan kekuasaannya untuk keuntungan pribadi dan keluarganya adalah tindakan yang tidak etis dan dapat berdampak fatal.

Bahkan Romo Magnis mengatakan jika presiden yang menggunakan kekuasananya sama seperti mafia. 

Kesaksian Romo Magnis di MK 

Hal tersebut disampaikan Romo Magnis ketika memberikan keterangan pada sidang sengketa Pilpres di MK, Selasa, (2/4/2024). Pada awalnya, Romo Magnis mengungkapkan kalau presiden adalah penguasa bagi rakyat Indonesia. 

"Pertama, dia harus menunjukkan kesadaran bahwa yang menjadi tanggung jawabnya adalah keselamatan seluruh bangsa," ucapnya, dilansir dari detiknews, Rabu (3/4/2024). 

Romo Magnis yaang merupakan Profesor Filsafat STF Driyakara mengatakan kalau presiden yang berasal dari satu partai, ketika dia akan menjadi presiden, maka segenap tindakannya harus demi keselamatan semua. Ketika presiden hanya memakai kekuasaan untuk menguntungkan pihak tertentu, maka presiden mirip dengan pimpinan organisasi mafia. 

BACA JUGA: Banyak Menarik Perhatian Publik! Pemutaran Lagu Kampanye 'Oke Gas' dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK.

BACA JUGA: Menarik Nih! Para Korupsi Sadar Hpnya di Sadap Begini Tanggapan Wakil KPK agar Pemberantasan Korupsi Efektif.

"Memakai kekuasaan untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu membuat presiden menjadi mirip menjadi dengan pimpinan organisasi mafia," ucapnya.

Menurut Romo Magnis, berdasarkan filosofi Immanuel Kant, masyarakat akan dengan sukacita mematuhi pemerintah jika pemerintah bertindak sesuai dengan hukum yang adil. Namun, Romo Magnis juga menyatakan bahwa jika penguasa bertindak di luar batas hukum, hal ini akan membuat masyarakat enggan untuk mematuhi hukum.

Selain itu, Romo Magnis juga menyebut jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangatlah memalukan. Jokowi dipandang sebagai presiden yang memalukan bagi bangsa Indonesia. Hal ini disebabkan oleh praktik nepotisme yang dilakukan olehnya, yang menyebabkan ia kehilangan integritas sebagai pemimpin negara.

Menurut Romo Magnis, Jokowi menunjukkan kurangnya pemahaman dalam peran sebagai seorang presiden. Ia mengorbankan wawasan kebangsaan seorang presiden demi kepentingan keluarganya dalam mempertahankan kekuasaan.

Menurut Romo Magnis, Jokowi dianggap tidak memperhatikan prinsip etika sebagai seorang manusia. Bagi Romo Magnis, hukum dan etika selalu harus saling berjalan beriringan.

Keberhasilan Gibran Rakabuming Raka dalam mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres) dipandang sebagai hasil dari tindakan Jokowi yang melakukan manipulasi konstitusi. Hal tersebut dianggap sebagai tindakan yang jauh dari norma-norma kehidupan yang berlaku.

(ipa)

Berita Terbaru

Tiga Atlet Panahan Subang Bersinar di PAKSI Archery Championship III Bandung

Tiga Atlet Panahan Subang Bersinar di PAKSI Archery Championship III Bandung

Subang9 jam lalu
Ruwat Laut ke-59 Blanakan, Kapolres Tekankan Jaga Tradisi dan Kamtibmas

Ruwat Laut ke-59 Blanakan, Kapolres Tekankan Jaga Tradisi dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
17 Tahun Menambang, Haji Goceng Klaim Sulap 11 Hektare Eks Galian

17 Tahun Menambang, Haji Goceng Klaim Sulap 11 Hektare Eks Galian

Subang10 jam lalu
Prioritas Pembangunan Infrastruktur Selain Jalan Menurut DPRD Subang

Prioritas Pembangunan Infrastruktur Selain Jalan Menurut DPRD Subang

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle11 jam lalu
Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Headline11 jam lalu
Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Nasional11 jam lalu
Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Nasional11 jam lalu
Pojokan 324: Ah, Surya!

Pojokan 324: Ah, Surya!

Opini12 jam lalu
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Barat13 jam lalu