Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ketahui Sejarah Hari Tani Nasional yang Diperingati Tanggal 24 September

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:21 WIB
Bagikan:
Ketahui Sejarah Hari Tani Nasional yang Diperingati Tanggal 24 September
Sejarah Hari Tani Nasional (Foto: laman Kampoeng Ngawi)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya informasi mengenai sejarah Hari Tani Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 September.

Setiap tanggal 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional yang jatuh pada hari ini, Selasa (24/9).

Dikutip dari laman Kemendikbud, Hari Tani Nasional menjadi sejarah untuk memperingati bagaimana perjuangan golongan petani hingga pembebasan mereka dari kesengsaraan.

Dari sejarah itu, ditetapkanlah Hari Tani pada tanggal 24 September dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) pada tahun 1960.

BACA JUGA:4 Fenomena Langit September 2024 Siap Dinantikan!

Keberadaan petani menjadi penting bagi Indonesia sebagai negara agraris untuk turut serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Tak hanya sebagai negara maritim, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia memiliki mata pencaharian sebagai petani atau bercocok tanam.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Tani Nasional ditetapkan pada tanggal 24 September?

Sejarah Hari Tani Nasional diketahui ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada 24 September yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963. 

Tanggal ini juga bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960).

BACA JUGA:Jadwal Puasa Sunnah di Bulan September 2024, Jangan Sampai Terlewat!

Dikutip dari laman Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, sebelum Hari Tani Nasional ditetapkan, pada 24 September 1960 dibentuk UU No 5 Tahun 1960 tentang UUPA. Penetapan undang-undang ini memakan waktu cukup lama yakni 12 tahun.

Sejak 1948 sejumlah panitia dibentuk, antara lain Panitia Agraria Yogya (1948), Panitia Agraria Jakarta (1951), Panitia Soewahjo (1955), Panitia Negara Urusan Agraria (1956), Rancangan Soenarjo (1958), dan Rancangan Sadjarwo (1960).

Dari berbagai panitia dan rancangan tersebut, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR), yang pada masa itu dipimpin K.H. Zainul Arifin akhirnya menetapkan UUPA.

Lahirnya UUPA memiliki makna besar bagi bangsa dan negara Indonesia, melalui amanat Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945, yang menyatakan, "Bumi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat".

Lebih lanjut, UUPA dibentuk dengan meletakkan dasar-dasar bagi penyusunan hukum agraria nasional, mengadakan kesatuan dan kesederhanaan dalam hukum pertanahan, dan meletakkan dasar-dasar kepastian hukum hak-hak atas tanah bagi seluruh rakyat. 

BACA JUGA:Lomba Tumpeng Ramaikan Kegiatan Hari Krida Pertanian di Desa Bunihayu

Pembentukan ini dilakukan demi mewujudkan kemakmuran, kebahagiaan, keadilan bagi negara dan rakyat, terutama rakyat tani, dalam menuju masyarakat adil dan makmur.

Kemudian, peringatan Hari Tani Nasional mulai diakui di era Orde Baru yang dibentuk atas persetujuan Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.

Di masa Orde Baru, sektor pertanian mengalami perubahan yang cukup signifikan dengan dibentuknya Badan Litbang Pertanian pada tahun 1974 berdasarkan Keppres tahun 1974 dan 1979.

Kemudian pada 1980 didirikan Departemen Koperasi secara khusus. Koperasi ini dibentuk untuk membantu para petani kecil di luar Jawa Bali agar dapat meningkatkan usaha pertanian berskala lebih besar.

BACA JUGA:Koalisi LSM Brakataktak Subang Gelar Aksi Demo, Tuntut Transparansi Data Upland dari Dinas Pertanian

Pada 1983 terjadi reorganisasi di Badan Litbang Pertanian. Hal ini sesuai dengan Kepres No 24 Tahun 1983.

Pada 1993, dibentuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) dan Loka Pengkajian Teknologi Pertanian (LPTP) yang tersebar di seluruh provinsi sesuai dengan Keppres No 83 Tahun 1993.

Dengan demikian, Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September di Indonesia sebagai apresiasi kepada para petani di Indonesia atas jasanya dalam memperjuangkan hak-haknya dan membebaskan diri dari kesengsaraan. (inm)

Berita Terbaru

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline3 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta3 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle5 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle6 jam lalu
ADVERTISEMENT
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional7 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle7 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline7 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline8 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle9 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle9 jam lalu