Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kolaborasi Tiongkok-Indonesia Kereta Api Tanpa Rel di IKN Nusantara

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|15:30 WIB
Bagikan:
Kolaborasi Tiongkok-Indonesia Kereta Api Tanpa Rel di IKN Nusantara
Kolaborasi Tiongkok-Indonesia Kereta Api Tanpa Rel di IKN Nusantara

PASUNDAN EKSPRES- Pembangunan Infrastruktur Kawasan Nusantara Indonesia (IKN) semakin menarik perhatian dengan investasi yang masuk, terutama dari Tiongkok.

Salah satu hal yang menarik adalah rencana penggunaan transportasi massal yang akan diimplementasikan di sana.

Menteri Perhubungan Indonesia mengungkapkan bahwa investor Tiongkok tertarik untuk berinvestasi dalam proyek kereta api otonom, yang juga dikenal sebagai automated rail transit, di ibukota negara Nusantara.

Pertemuan antara Menteri Perhubungan Indonesia dan Menteri Transportasi Tiongkok membahas potensi kerja sama bilateral di sektor transportasi.

Hal ini mencakup penggunaan satu set kereta otonom dengan kapasitas yang cukup besar, kecepatan operasional yang memadai, serta potensi investasi swasta dalam proyek perkereta apian di kota-kota besar Indonesia.

Rencana penggunaan kereta otonom di IKN Nusantara menawarkan beberapa keunggulan yang signifikan.

Dengan kecepatan operasional mencapai 40 km/jam dan kecepatan maksimal 70 km/jam, kereta ini akan menjadi salah satu sarana transportasi utama di kawasan tersebut.

Penggunaan teknologi otonom juga memberikan keamanan dan efisiensi yang tinggi dalam pengoperasiannya.

Selain itu, kehadiran kereta otonom ini juga akan menjadi ajang demonstrasi bagi teknologi transportasi terbaru.

China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) akan membawa unit kereta otonom ke Indonesia untuk dipamerkan di IKN Nusantara, yang diharapkan akan memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan dan potensi teknologi ini.

Kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok tidak hanya terbatas pada pengembangan kereta otonom, tetapi juga meliputi bidang penerbangan dan pelayaran.

Investasi dari Tiongkok di sektor penerbangan akan membantu memenuhi kebutuhan akan layanan penerbangan di daerah-daerah dengan infrastruktur yang terbatas.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor-sektor yang menjadi fokus investasi.

China Railway Group Limited, salah satu investor utama, berencana untuk bekerja sama dengan PT Intilan Terbuka dalam hal ini.

Kolaborasi antara investor asing dan pengusaha lokal diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, termasuk dalam pembangunan daerah.

Kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok dalam pengembangan infrastruktur transportasi, termasuk proyek kereta otonom di IKN Nusantara, menjanjikan banyak potensi.

Selain memberikan manfaat ekonomi, kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja dan memberikan dampak positif pada perkembangan daerah, terutama di Kalimantan Timur.

Dengan terus meningkatkan kerja sama bilateral ini, baik dalam pengembangan infrastruktur maupun dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Indonesia dan Tiongkok dapat mencapai kemajuan yang lebih besar dan lebih berkelanjutan dalam sektor transportasi.

Itu bukan hanya menjadi kunci untuk pembangunan IKN Nusantara, tetapi juga untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional9 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang10 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang10 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang10 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat14 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat17 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline18 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga18 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline19 jam lalu