Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPK Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana, Adik Kepala BNPB Ikut Terseret

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:33 WIB
Bagikan:
KPK Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana, Adik Kepala BNPB Ikut Terseret
KPK tahan lima tersangka terkait OTT BNPB.

PASUNDANEKSPRES.ID - KPK telah menetapkan tersangka dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang menggunakan anggaran siap pakai untuk penanganan bencana BNPB.

Sebanyak lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10/2026). Kelima tersangka kini telah ditahan.

Salah satu dari lima tersangka dilaporkan merupakan adik Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto yang diketahui bernama Bima Setyawan. Ia berstatus sebagai tenaga ahli di BNPB.

"Ya, terinformasi seperti itu, tapi pastinya nanti akan dikonfirmasi kembali," ujar Ketua KPK, Setyo Budiyanto kepada wartawan, melansir dari Disway, Kamis (15/10/2026).

Meski demikian, Setyo mengatakan pihaknya menetapkan tersangka terhadap Bima tanpa melihat sosoknya.

"Karena kita tidak melihatnya siapa dia. Ini kan yang dimintai pertanggungjawaban adalah subjek yang melakukan atau diduga melakukan perbuatan melawan hukum," katanya.

Setyo menegaskan, proses penyidikan akan terus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kembali serta melakukan kegiatan penggeledahan dan penyitaan.

"Kemudian akan ada upaya paksa lainnya, seperti penggeledahan dan penyitaan. Misalkan penggeledahan dan penyitaan, serta kegiatan proses hukum lainnya," tegasnya.

Penetapan kelima tersangka ini dilakukan setelah melalui forum ekspose dan gelar perkara usai OTT yang digelar KPK beberapa hari lalu.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10/2026).

Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan dari berbagai latar belakang, termasuk pejabat BNPB, Pejabat Pembuat Komitmen, dan sejumlah pihak swasta.

Kegiatan ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk penggunaan dana siap pakai untuk penanganan bencana.

Selain itu, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diperkirakan senilai Rp 1,4 miliar serta logam mulia dalam bentuk emas batangan dan tabungan emas.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pihak-pihak yang tidak terbukti terlibat dan berstatus sebagai saksi telah diperbolehkan pulang. Salah satunya adalah Sekretaris Utama BNPB, Rustian yang sempat diamankan dalam OTT KPK.

(inm)

Berita Terbaru

Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Lifestyle3 menit lalu
Malaysia Tagih Tanggung Jawab Indonesia atas Kabut Asap Karhutla Kalimantan

Malaysia Tagih Tanggung Jawab Indonesia atas Kabut Asap Karhutla Kalimantan

Nasional26 menit lalu
Kenaikan UMP 2027 Dituntut 7,5–9,5 Persen, Ini Jadwal Penetapannya

Kenaikan UMP 2027 Dituntut 7,5–9,5 Persen, Ini Jadwal Penetapannya

Nasional43 menit lalu
Gus Ipul Bocorkan Calon Penerima HP Gratis Pemerintah, Ini Syaratnya

Gus Ipul Bocorkan Calon Penerima HP Gratis Pemerintah, Ini Syaratnya

Nasional47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Dampak Karhutla di Kalimantan terhadap Lingkungan, Kesehatan, dan Kehidupan Masyarakat

Dampak Karhutla di Kalimantan terhadap Lingkungan, Kesehatan, dan Kehidupan Masyarakat

Nasional1 jam lalu
KPK Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana, Adik Kepala BNPB Ikut Terseret

KPK Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bencana, Adik Kepala BNPB Ikut Terseret

Nasional1 jam lalu
Izin PT CMM Subang Belum Tuntas, Kajian Tata Ruang Jadi Tahap Awal

Izin PT CMM Subang Belum Tuntas, Kajian Tata Ruang Jadi Tahap Awal

Subang1 jam lalu
Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Headline1 jam lalu
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Gangguan Kesehatan Ternak, Disnakeswan Subang Minta Peternak Waspada

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Gangguan Kesehatan Ternak, Disnakeswan Subang Minta Peternak Waspada

Headline1 jam lalu
Status Bencana Nasional Karhutla Tak Kunjung Ditetapkan, GNB Sentil Pemerintah

Status Bencana Nasional Karhutla Tak Kunjung Ditetapkan, GNB Sentil Pemerintah

Nasional1 jam lalu