Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Meninggalnya Ismail Haniyeh di Iran, Dunia Kembali Gonjang-ganjing!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:15 WIB
Bagikan:
Kronologi Meninggalnya Ismail Haniyeh di Iran, Dunia Kembali Gonjang-ganjing!
Kronologi Meninggalnya Ismail Haniyeh di Iran, Dunia Kembali Gonjang-ganjing! (Image Form: Mint)

PASUNDAN EKSPRES - Kronologi meninggalnya Ismail Haniyeh di Iran menambah daftar panjang pembunuhan yang dikaitkan oleh target Israel. Israel telah lama mengejar musuh-musuhnya, menargetkan para pemimpin Hamas tidak hanya di wilayah Palestina tetapi juga di lokasi-lokasi yang lebih jauh.

Pembunuhan terhadap pemimpin senior Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran pada Rabu dini hari kemungkinan akan menambah daftar operasi penargetan Israel tersebut. Hamas menganggap kematian Haniyeh sebagai sebuah pembunuhan.

Kronologi Meninggalnya Pemimpin Hamas di Iran 

Kelompok Hamas, bersama dengan Iran, menyalahkan Israel atas kematian Haniyeh dan bersumpah untuk membalas.  Pada akhirnya, situasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa kawasan Timur Tengah dapat terjerumus ke dalam konflik yang semakin memburuk.

Pemimpin senior kelompok Hamas, Ismail Haniyeh, dilaporkan tewas pada dini hari Rabu, 31 Juli 2024 di Iran dalam serangan udara yang terjadi sebelum fajar di Ibukota Iran.

Kematian Haniyeh, yang memimpin sayap politik Hamas, telah diumumkan oleh kelompok militan Palestina. Garda Revolusi Iran telah mengkonfirmasi kematian Ismail Haniyeh beberapa jam setelah ia menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran.

BACA JUGA: Trump Mempertanyakan Identitas Kamala Harris di Konvensi Wartawan Kulit Hitam

BACA JUGA: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Meninggal di Iran, semakin Sulit Mencapai Gencatan Senjata

Serangan yang menewaskan Haniyeh dilakukan setelah ia menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran di Teheran. Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Israel juga menargetkan seorang pemimpin senior dari kelompok sekutu Iran, Hizbullah, di Beirut, ibukota Lebanon.

Pembunuhan itu memiliki potensi untuk menyulut konflik yang lebih besar di wilayah tersebut, mengingat target, waktu, dan tempat (Teheran) dari serangan yang terjadi.

Paling berbahaya adalah kemungkinan Iran melakukan balasan, yang dapat memicu konfrontasi langsung antara Iran dan Israel. Saat ini AS dan negara-negara lain berusaha mencegah eskalasi konflik yang lebih luas dan mematikan.

Sebagai rival regional yang sengit, Israel dan Iran hampir terlibat dalam perang pada awal tahun ini. Hal ini dipicu ketika Israel menyerang kedutaan besar Iran di Damaskus pada bulan April.

Iran membalas serangan tersebut, dan Israel juga membalas dengan serangan balasan. Ini merupakan pertukaran serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah masing-masing.

Namun, upaya diplomasi internasional berhasil menahan siklus eskalasi tersebut sebelum situasi menjadi tidak terkendali.

Pembunuhan Haniyeh juga berpotensi mendorong Hamas untuk menarik diri dari perundingan gencatan senjata dan pembebasan sandera dalam perang Gaza yang telah berlangsung selama 10 bulan.

Sebelumnya, perundingan tersebut dilaporkan mengalami kemajuan menurut para penengah dari Amerika Serikat (AS).

Kematian Haniyeh juga dapat memicu ketegangan antara Israel dan Hizbullah, yang saat ini sedang berusaha diredam oleh para diplomat internasional. Hal ini terjadi setelah serangan roket pada pekan lalu menewaskan 12 anak muda di Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel.

(ipa)

Berita Terbaru

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline22 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional27 menit lalu
Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Jawa Barat30 menit lalu
GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang13 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang13 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang14 jam lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang14 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional15 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional16 jam lalu