Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menentang Pramono dan KDM, KSPI Gugat Kebijakan Upah Jakarta dan Jawa Barat ke PTUN

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|11:10 WIB
Bagikan:
Menentang Pramono dan KDM, KSPI Gugat Kebijakan Upah Jakarta dan Jawa Barat ke PTUN
KSPI Gugat Kebijakan Upah Jakarta dan Jawa Barat ke PTUN

PASUNDANEKSPRES.ID - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana mengajukan gugatan atas kebijakan pengupahan di Jakarta dan Jawa Barat ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN).

Langkah hukum tersebut diambil karena kalangan buruh masih merasa belum puas terhadap besaran upah yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Presiden KSPI, Said Iqbal, menyampaikan bahwa gugatan akan ditempuh apabila pihaknya tidak memperoleh tanggapan atas surat keberatan yang sebelumnya telah disampaikan kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Kemungkinan hari Selasa atau Rabu,” kata Said Iqbal, seperti yang dikutip dari Suara.com, Senin (19/1/2026).

Dalam mekanisme pengajuan gugatan ke PTUN, pihak penggugat wajib terlebih dahulu menyampaikan keberatan.

Sebelumnya, Said Iqbal telah meminta Gubernur Jakarta Pramono Anung untuk meninjau ulang dan merevisi besaran UMP 2026 di wilayah Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan UMP Jakarta sebesar Rp5.729.876, naik dari sebelumnya Rp5.067.381.

Namun demikian, kalangan buruh menilai angka tersebut belum mencerminkan kebutuhan hidup layak, sehingga mereka mengusulkan kenaikan upah menjadi Rp5.890.000 sesuai perhitungan KHL versi buruh.

Di sisi lain, buruh juga mempersoalkan kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM yang merevisi serta menghapus sejumlah rekomendasi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026. Kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan aturan yang berlaku dan berpotensi menimbulkan ketimpangan upah.

KSPI pun mendesak KDM untuk mengembalikan besaran UMSK di 19 kabupaten/kota di Jawa Barat sesuai rekomendasi dewan pengupahan daerah.

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle13 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu