Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:00 WIB
Bagikan:
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026 (foto: Budi Prasetyo Jubir KPK)

PASUNDAN EKSPRES.ID‎ — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada hari ini, Rabu, 7 Oktober 2026.

Pemanggilan tersebut dilakukan penyidik guna mendalami penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.‎

‎Hingga Rabu siang, tim penyidik lembaga antirasuah menyatakan masih menunggu kehadiran Nusron Wahid di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Agenda pemeriksaan terhadap menteri tersebut menjadi bagian penting dari langkah penyidik dalam melengkapi keterangan dan merangkai konstruksi perkara secara utuh.

Pemanggilan Nusron Wahid

‎Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan jadwal pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN tersebut untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik.‎

‎"Benar, hari ini, Rabu (7/10), penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sdr. NW selaku Menteri ATR/BPN, dalam rangka pendalaman penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN," ujar Budi Prasetyo.‎

‎Budi menjelaskan bahwa pihak lembaga antirasuah percaya saksi akan kooperatif dan hadir memenuhi panggilan sesuai dengan hukum yang berlaku.‎

‎"KPK meyakini Sdr. NW akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik sebagai bentuk kepatuhan dan penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan," kata Budi Prasetyo.

‎Pihak KPK menegaskan bahwa seluruh tahapan pemeriksaan dijalankan secara transparan dan terukur berdasarkan alat bukti yang sah demi mengungkap tabir dugaan aliran dana suap.‎

‎"Sampai siang ini, kami masih tunggu kehadirannya. KPK memastikan seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional, berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta hak-hak hukum setiap pihak," tutur Budi Prasetyo.‎

‎Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa lembaganya telah mengirimkan surat panggilan resmi kepada Nusron Wahid sejak pekan lalu. Langkah pemanggilan ini dipastikan telah mematuhi prosedur administrasi penyidikan.

‎"Setahu saya, penyidik sudah melayangkan surat panggilan, tapi kalau enggak salah waktunya minggu ini ya, seingat saya. Minggu lalu sudah dikirimkan, artinya saya yakin bahwa harusnya sudah diterima oleh yang bersangkutan," ucap Setyo Budiyanto.‎

‎Setyo menambahkan bahwa kehadiran seorang saksi dalam proses penegakan hukum merupakan kewajiban konstitusional setiap warga negara tanpa terkecuali.

‎"Kemudian sudah dipahami bahwa salah satu kewajiban hukum terhadap warga negara manakala ada panggilan adalah menghadiri atau memenuhi panggilan tersebut, ya, untuk memberikan keterangan," ujar Setyo Budiyanto.

‎Penanganan perkara ini berakar dari kegiatan operasi tangkap tangan yang diluncurkan tim KPK di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026.

Dalam penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 19 orang serta menyita barang bukti uang tunai senilai total Rp106,3 miliar yang disimpan dalam sejumlah koper.

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

NasionalBaru saja
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional35 menit lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang42 menit lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional51 menit lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional1 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat1 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional1 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional2 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta3 jam lalu