Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penyair Rusia Dipenjara 7 Tahun Gegara Bacakan Puisi Antiperang

N
Nanda YuanitaEditor: Indrawan Setiadi
|14:40 WIB
Bagikan:
Penyair Rusia Dipenjara 7 Tahun Gegara Bacakan Puisi Antiperang
Penyair Rusia Dipenjara 7 Tahun Gegara Bacakan Puisi Antiperang (dok.pexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA)

PASUNDAN EKSPRES - Penyair Artyom Kamardin divonis dengan hukuman tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Moskow pada Kamis (28/12/23) karena membacakan puisi anti-perang Ukraina pada September 2022. 

Dalam dakwaannya, Kamardin dianggap telah merusak keamanan nasional dan menghasut kebencian saat melakukan pertunjukan jalanan di Mayakovsky Ploshchad.

Yegor Shtovba, yang turut terlibat dalam acara tersebut, juga dijatuhi hukuman lima setengah tahun penjara atas tuduhan yang sama.

Dilansir dari IDN Times, show jalanan yang dilakukan Kamardin dan rekannya dilakukan beberapa hari usai Presiden Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi 300 ribu tentara cadangan pada 2022.

Perintah Putin itu tidak populer sehingga memicu ratusan ribu warga Rusia meninggalkan negaranya sebab takut direkrut wajib militer.

"Apa yang telah saya lakukan (adalah) ilegal? Membaca puisi?" kata Shtovba mempertanyakan dakwaan, dikutip dari The Moscow Times.

"Saya khawatir kesehatan fisik dan mental saya tidak akan bertahan lama di penjara," kata Kamardin kepada hakim pengadilan.

Dia juga mengatakan bahwa keyakinannya tidak akan berubah meski disiksa, dijatuhi hukuman atau bahkan diancam hukuman mati. Keduanya mengaku tidak bersalah.

Keluarga Kamardin, istrinya yang bernama Alexandra Popova, beserta rekan-rekannya juga hadir di persidangan. Ayah Kamardin, Yury, menilai vonis tersebut benar-benar keterlaluan.

"Itu adalah hukuman yang sangat keras. Tujuh tahun untuk puisi, untuk kejahatan tanpa kekerasan," kata Popova dikutip dari The Guardian.

Setelah putusan itu, Popova diantar keluar dari ruang sidang karena berteriak. Beberapa protes kecil terjadi di ruang sidang dan di luar pengadilan. 

Polisi menahan beberapa jurnalis independen dengan alasan telah melakukan unjuk rasa tanpa izin.

Ada satu lagi terdakwa dalam kasus itu yakni Nikolai Dayneko. Dia dijatuhi hukuman empat tahun penjara, mengaku bersalah dan bekerja sama dalam penyelidikan.

Peristiwa pembacaan puisi pada 2022 dan penangkapan Kamardin, disertai aksi kekerasan oleh pihak berwenang. Hal itu diceritakan oleh Popova.

"Mereka menyeret rambut saya ke lantai dan mulai menempelkan stiker ke wajah saya. Mereka mengancam akan merekatkan mulut saya," katanya dikutip dari BBC.

Dia juga mengaku mendengar Kamardin dipukuli di ruangan lain. Pengacara Kamardin mengatakan kliennya diperkosa dengan barbel dan dipaksa merekam video permintaan maaf.

Pihak berwenang belum mengambil tindakan untuk menyelidiki dugaan pelecehan yang dilakukan polisi.

Kementerian Luar Negeri Jerman mengecam putusan pengadilan, dan menuduh Kremlin membiarkan peradilan mengekang kebebasan berekspresi.

(nym) 

Berita Terbaru

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Purwakarta51 menit lalu
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline1 jam lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline2 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional2 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga4 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle4 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang5 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang5 jam lalu