Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon di Indonesia dan Korea Selatan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:51 WIB
Bagikan:
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon di Indonesia dan Korea Selatan
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon di Indonesia dan Korea Selatan

PASUNDANEKSPRES.ID - PT Pertamina (Persero) memperkuat kerja sama dengan mitra internasional dalam pengembangan solusi energi rendah karbon melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan POSCO International Corporation. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis kedua perusahaan untuk menjajaki pengembangan dan potensi penerapan teknologi rendah karbon di Indonesia dan Korea Selatan.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri bersama Kye-In Lee, Chief Executive Officer POSCO International di Korea Selatan pada 1 April 2026, waktu setempat.

Melalui MoU ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan teknologi rendah karbon, khususnya pada pengembangan Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), pengembangan Blue Hydrogen/Ammonia, serta potensi kerja sama pada sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Korea Selatan dalam rangka kerjasama bilateral antara kedua Negara.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyampaikan melalui kerja sama ini, Pertamina terus memperkuat kolaborasi global dalam pengembangan teknologi rendah karbon sekaligus mendukung upaya percepatan transisi energi yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Pertamina untuk mempercepat pengembangan ekosistem teknologi rendah karbon di Indonesia, dengan pemanfaatan teknologi CCS/CCUS, pengembangan hidrogen biru, hingga energi baru terbarukan yang diharapkan dapat mendukung target penurunan emisi sekaligus membuka peluang ekonomi karbon di masa depan,”ujar Simon.

Kerja sama mencakup kajian aspek teknis pada rantai teknologi rendah karbon, serta kajian non teknis untuk penerapan teknologi rendah karbon tersebut.

Sinergi dua perusahaan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama bilateral dalam mencapai target penurunan emisi karbon, sehingga mendukung target Pemerintah untuk Net Zero Emission (NZE).

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional9 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu