Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:28 WIB
Bagikan:
PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, (Foto: Website resmi PKS)

PASUNDANEKSPRES.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah membuka komunikasi dengan sejumlah partai politik terkait polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dan Sekjen DPP PKS M. Kholid telah menginstruksikan para kader yang ada di DPR untuk menjalin komunikasi dengan fraksi-fraksi lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Posisi sekarang kita sedang berkomunikasi dengan beberapa partai. Mudah-mudahan ada hasilnya dalam waktu dekat," kata Mardani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Sejumlah opsi tengah dipertimbangkan PKS untuk menindaklanjuti polemik ijazah Gibran, salah satunya adalah hak angket yang membutuhkan tandatangan minimal 25 anggota dan lebih dari satu fraksi.

Ia menyebut, langkah apa yang akan ditempuh nanti, tergantung komunikasi politik yang sedang dibangun.

"Tentu opsinya ada banyak ya. Nah, kita lihat hasil dari komunikasi, baru PKS akan menyatakan sikap," ucap Mardani.

Mardani menegaskan bahwa putusan MK terkait ijazah Gibran Rakabuming Raka bukan lah sesuatu yang dianggap angin lalu sehingga diperlukan pembahasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

"Tentu satu per satu sekarang ini kita coba komunikasi politik terlebih dahulu. Karena bagaimanapun keputusan MK tidak bisa dianggap angin lalu," tegasnya.

Meski demikian, Mardani belum mau membeberkan partai mana saja yang sudah diajak berkomunikasi. 

Mardani mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk sikap PKS dalam menyuarakan aspirasi masyarakat terkait putusan MK mengenai ijazah Gibran yang mengemuka di publik.

"Kalau kita lebih kepada banyak sekali masyarakat yang sudah ketemu PKS dan PKS punya kewajiban menyuarakan aspirasi itu," imbuhnya. 

"Karena bagaimanapun kepemimpinan itu dasarnya adalah trust dan trust itu harus diikuti dengan proses yang baik. Kalau ada di salah satu persyaratan yang tidak dipenuhi, tentu bukan proses yang baik," pungkasnya.

(inm)

Berita Terbaru

Proyek Pengairan PUPR Subang Capai 95 Persen, Tiga Lokasi Masih Dikerjakan

Proyek Pengairan PUPR Subang Capai 95 Persen, Tiga Lokasi Masih Dikerjakan

Subang42 menit lalu
PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

Nasional45 menit lalu
Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Lifestyle1 jam lalu
Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Jawa Barat2 jam lalu
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

Headline2 jam lalu
Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Nasional2 jam lalu
Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Nasional2 jam lalu
Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Nasional2 jam lalu
Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Nasional2 jam lalu