Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penyalurannya

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|12:18 WIB
Bagikan:
Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penyalurannya
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Prabowo menargetkan penyaluran kredit rakyat hingga Rp400 triliun pada 2027. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

PASUNDANEKSPRES.ID - Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran kredit rakyat hingga Rp400 triliun pada 2027. Pembiayaan tersebut diarahkan untuk memperluas akses permodalan bagi petani, nelayan, pelaku usaha, masyarakat pedesaan, penduduk daerah terpencil, hingga kelompok berpenghasilan rendah di perkotaan.

Target itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Pemerintah ingin mendorong kegiatan ekonomi tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau masyarakat di daerah. Perluasan pembiayaan diharapkan membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengapresiasi penyaluran kredit yang telah mencapai sekitar Rp53 triliun dengan penerima manfaat sekitar dua juta warga.

Meski demikian, target Rp400 triliun merupakan sasaran penyaluran pada 2027, bukan jumlah kredit yang sudah terealisasi.

Kredit Rakyat Ditargetkan Menjangkau 26 Juta Debitur

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah sedang mematangkan sejumlah instrumen pembiayaan untuk mendukung target kredit rakyat pada 2027.

Menurut Airlangga, pembiayaan tersebut direncanakan menyasar sekitar 26 juta debitur. Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan menjadi salah satu instrumen utama, dengan kajian penyesuaian formulasi suku bunga agar pembiayaan lebih terjangkau bagi kelompok sasaran.

Selain KUR, pemerintah juga mempertimbangkan sejumlah saluran pembiayaan lain untuk memperluas jangkauan penyaluran kredit.

Di antaranya pembiayaan sektor perumahan dan kredit alat serta mesin pertanian (alsintan). Pemanfaatan berbagai instrumen tersebut diharapkan dapat menjangkau kelompok masyarakat dengan kebutuhan pembiayaan yang berbeda.

Namun, rincian alokasi Rp400 triliun untuk masing-masing skema, termasuk besaran pembiayaan yang akan disalurkan melalui KUR, perumahan, dan alsintan, belum dirinci dalam pengumuman tersebut.

Petani, Nelayan, hingga Pelaku UMKM Jadi Sasaran

Prabowo menyebut petani, nelayan, masyarakat di pedesaan, penduduk daerah terpencil dan tertinggal, serta masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan sebagai kelompok yang ingin dijangkau melalui perluasan kredit.

Sasaran tersebut menunjukkan bahwa pembiayaan tidak hanya diarahkan kepada pelaku usaha di pusat ekonomi, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan akses modal untuk menjalankan atau mengembangkan kegiatan produktif.

Bagi petani, pembiayaan dapat berkaitan dengan kebutuhan usaha pertanian, termasuk penggunaan alat dan mesin pertanian. Sementara itu, nelayan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan akses modal sesuai karakteristik usaha masing-masing.

Meski demikian, masuk dalam kelompok sasaran tidak otomatis membuat seseorang memperoleh kredit. Pengajuan dan penyaluran tetap mengikuti ketentuan masing-masing program, termasuk persyaratan kelayakan pembiayaan dari lembaga penyalur.

Bagaimana Posisi Target Rp400 Triliun?

Target Rp400 triliun pada 2027 menjadi bagian dari rencana pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat.

Sebagai pembanding, Prabowo menyampaikan bahwa penyaluran kredit yang diapresiasinya telah mencapai sekitar Rp53 triliun dengan penerima manfaat sekitar dua juta warga.

Angka tersebut menggambarkan penyaluran yang telah dilaporkan, sedangkan Rp400 triliun merupakan target untuk tahun berikutnya. Keduanya perlu dibedakan karena target 2027 belum dapat dianggap sebagai realisasi penyaluran.

Pemerintah masih perlu merinci pembagian target ke dalam instrumen pembiayaan, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme penyaluran kepada kelompok sasaran.

Informasi tersebut akan menjadi penting untuk mengetahui bagaimana target kredit rakyat diterjemahkan menjadi akses permodalan yang benar-benar dapat dijangkau masyarakat.

Perluasan Kredit Diharapkan Menggerakkan Ekonomi Daerah

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kekuatan ekonomi nasional harus dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk petani, nelayan, pedagang pasar, pelaku UMKM, dan keluarga yang berupaya meningkatkan penghasilannya.

Perluasan akses pembiayaan menjadi salah satu langkah yang diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi dari tingkat daerah.

Pemerintah berharap pembiayaan yang lebih luas dapat membuka peluang usaha dan membantu meningkatkan produktivitas masyarakat. Namun, dampaknya akan bergantung pada ketepatan sasaran, kemudahan akses, serta kemampuan penerima mengelola pembiayaan untuk kegiatan produktif.

Dengan target Rp400 triliun pada 2027, perhatian berikutnya tertuju pada rincian instrumen yang akan digunakan pemerintah, persyaratan penerima, dan pelaksanaan penyaluran kredit di berbagai daerah.

Berita Terbaru

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Nasional16 menit lalu
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Nasional20 menit lalu
Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lifestyle22 menit lalu
Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Subang24 menit lalu
ADVERTISEMENT
Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Nasional38 menit lalu
Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penyalurannya

Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Fokus Penyalurannya

Nasional46 menit lalu
Proyek Pengairan PUPR Subang Capai 95 Persen, Tiga Lokasi Masih Dikerjakan

Proyek Pengairan PUPR Subang Capai 95 Persen, Tiga Lokasi Masih Dikerjakan

Subang1 jam lalu
PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

Nasional1 jam lalu
Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Lifestyle2 jam lalu
Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Nasional2 jam lalu