Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:15 WIB
Bagikan:
Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada
Alvin Tedjo, politikus berdarah Indonesia, berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, pada Senin (26/10/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Alvin Tedjo, politikus berdarah Indonesia, berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, pada Senin (26/10/2026).

Ia mengungguli dua politikus senior yang lebih berpengalaman, yakni wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie.

Kemenangan pria berusia 43 tahun tersebut terbilang mengejutkan. Pasalnya, pada awal masa kampanye, peluang Tedjo untuk memenangkan pemilihan dinilai relatif kecil.

Keberhasilannya menjadi sorotan karena ia baru menjalani periode pertama sebagai anggota Dewan Kota Mississauga. Sebelumnya, Parrish dan Crombie sempat meragukan pengalaman Tedjo untuk memimpin pemerintahan kota tersebut.

Meski menghadapi keraguan dari para pesaingnya, dukungan masyarakat terhadap Tedjo terus bertambah menjelang hari pemungutan suara. Peningkatan dukungan itu akhirnya membawanya meraih kemenangan.

Dikutip dari Toronto Star, Kamis (29/10/2026), perjalanan politik Tedjo sebenarnya telah dimulai jauh sebelum dirinya menduduki jabatan sebagai anggota dewan kota.

Lahir dari keluarga imigran Indonesia, Tedjo sudah menunjukkan minat terhadap pemerintahan dan kegiatan pelayanan masyarakat sejak usia muda.

Berikut profil Alvin Tedjo dan perjalanan panjangnya hingga berhasil terpilih menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada.

Tumbuh di Keluarga Imigran Indonesia dan Dekat dengan Balai Kota

Alvin Tedjo merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia yang pindah ke Kanada bersama keluarganya saat berusia empat tahun.

Kedua orang tuanya kemudian menetap di Mississauga, sebuah kota yang terletak di Provinsi Ontario, Kanada. Di kota tersebut, Tedjo menghabiskan masa kecil hingga tumbuh dewasa.

Ada hal menarik dari masa kecilnya. Rumah yang ditempati Tedjo bersama keluarganya berada tidak jauh dari Balai Kota Mississauga. Bahkan, gedung pemerintahan tersebut bisa terlihat dari tempat tinggalnya.

Latar belakang keluarganya sebagai imigran turut membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan sosial dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam sebuah siniar pada 2025, Tedjo mengungkapkan pengalamannya menyaksikan berbagai kesulitan yang dialami keluarganya ketika memulai kehidupan baru di Kanada.

"Saya melihat banyak tantangan dan kesulitan yang datang bersama pengalaman hidup sebagai imigran," kata Tedjo.

Selain pengalaman tersebut, Tedjo juga mengingat prinsip yang ditanamkan kedua orang tuanya sejak kecil.

"Jika kamu melihat sesuatu yang salah, lakukan sesuatu untuk memperbaikinya," ujar Tedjo, mengutip nasihat orang tuanya.

Minat Tedjo terhadap kegiatan sosial dan kepemimpinan mulai terlihat ketika ia masih bersekolah di tingkat menengah. Ia pernah dipercaya menjadi ketua organisasi siswa di sekolahnya.

Tidak hanya aktif dalam organisasi sekolah, Tedjo juga terlibat dalam komite penasihat pemuda yang berhubungan langsung dengan wali kota.

Pada pertengahan 1990-an, Tedjo memperoleh kesempatan untuk bertemu dengan Hazel McCallion, yang kala itu menjabat sebagai Wali Kota Mississauga.

Pertemuan tersebut terjadi ketika Tedjo menerima penghargaan Young Citizen of the Year atau Warga Muda Berprestasi Tahun Ini.

Dalam kesempatan itu, McCallion menyampaikan pesan yang terus diingat Tedjo hingga bertahun-tahun kemudian.

"Terjunlah ke dunia politik, anak muda," kata McCallion kepadanya.

Siapa sangka, nasihat tersebut kemudian sejalan dengan perjalanan hidup Tedjo. Bertahun-tahun setelah pertemuan itu, ia akhirnya terpilih untuk memimpin kota tempat dirinya dibesarkan.

Perjalanan Politik Alvin Tedjo Sempat Diwarnai Kekalahan

Sebelum berhasil menduduki posisi wali kota, Tedjo telah melewati beberapa kontestasi politik yang belum membuahkan kemenangan.

Pada 2018, ia mencoba peruntungan dengan mencalonkan diri sebagai anggota parlemen Provinsi Ontario dari daerah pemilihan Oakville North–Burlington. Namun, hasil pemilihan menempatkannya di urutan ketiga.

Setahun berselang, Tedjo kembali berkompetisi dalam pemilihan kepemimpinan Partai Liberal Ontario pada 2019. Kali ini, ia hanya memperoleh 2,7 persen suara.

Saat itu, Tedjo menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam politik didasari keinginan untuk memperjuangkan masa depan anak-anaknya serta masyarakat Ontario secara luas.

Ia menilai persoalan perubahan iklim, kondisi ekonomi, dan pendidikan merupakan tantangan penting yang akan menentukan kehidupan generasi mendatang.

"Kita menghadapi perubahan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, baik dalam hal iklim, ekonomi, maupun sistem pendidikan," kata Tedjo kepada Toronto Star saat itu.

"Dan ada konsekuensi nyata yang bisa kita lihat setiap pekan, sementara pemerintah ini sama sekali tidak siap menghadapinya," lanjutnya.

Upaya Tedjo untuk menjadi pemimpin Mississauga berlanjut pada 2024. Ia kembali maju dalam pemilihan wali kota, tetapi harus puas berada di posisi kedua setelah Carolyn Parrish memenangkan pemilihan sela tersebut.

Kekalahan itu tidak membuat Tedjo menyerah. Pada 2026, ia kembali mencalonkan diri dan kali ini berhasil mengalahkan Parrish, yang sebelumnya menjabat sebagai wali kota petahana.

Berpengalaman di Lingkungan Pemerintahan dan Perguruan Tinggi

Sebelum terpilih menjadi anggota Dewan Kota Mississauga, Tedjo telah memiliki pengalaman profesional di bidang pemerintahan dan pendidikan tinggi.

Ia pernah bekerja sebagai penasihat sekaligus staf politik di Kementerian Perguruan Tinggi dan Universitas Provinsi Ontario.

Setelah itu, Tedjo menjalani pekerjaan di bidang hubungan pemerintahan di Sheridan College selama empat tahun. Kariernya kemudian berlanjut di Toronto Metropolitan University, tempat ia memimpin bidang strategi dan komunikasi.

Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal profesional bagi Tedjo sebelum terjun lebih jauh ke pemerintahan tingkat kota.

Pada 2022, Tedjo berhasil memenangkan pemilihan sebagai anggota Dewan Kota Mississauga. Jabatan tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan politiknya sebelum memutuskan untuk maju sebagai wali kota pada 2026.

Namun, pencalonannya sebagai pemimpin kota kembali memunculkan perdebatan mengenai pengalaman dan kapasitasnya.

Carolyn Parrish dan Bonnie Crombie mengakui bahwa Tedjo merupakan anggota dewan yang baik. Meski demikian, keduanya berpendapat bahwa pengalamannya belum cukup untuk memimpin pemerintahan Mississauga.

Menanggapi keraguan tersebut, Tedjo meminta masyarakat untuk menilai kemampuannya berdasarkan tindakan dan hasil kerjanya.

"Saya hanya ingin mengatakan, lihat saja nanti," kata Tedjo kepada Toronto Star selama kampanye.

Ia juga menyinggung persoalan usia dan pengalaman dengan mengambil contoh Zohran Mamdani, Wali Kota New York. Menurut Tedjo, dirinya yang berusia 43 tahun hampir sepuluh tahun lebih tua dibandingkan Mamdani ketika terpilih menjadi wali kota.

Sempat Tertinggal dalam Survei, Alvin Tedjo Akhirnya Menang

Jalan Alvin Tedjo menuju kursi Wali Kota Mississauga tidaklah mudah. Keputusannya meninggalkan posisi anggota dewan kota yang relatif aman demi kembali bertarung dalam pemilihan wali kota sempat menimbulkan kekhawatiran.

Tedjo bahkan mengakui bahwa langkah tersebut merupakan keputusan yang "sangat menegangkan".

Tantangan semakin terasa ketika hasil survei pada awal kampanye menunjukkan tingkat dukungannya masih berada di bawah sejumlah kandidat lain.

Survei Liaison yang dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2026 mencatat bahwa Tedjo hanya memperoleh dukungan sebesar sembilan persen dari seluruh responden.

Sementara itu, jika hanya menghitung responden yang sudah menentukan pilihan atau memiliki kecenderungan terhadap kandidat tertentu, tingkat dukungannya mencapai 12 persen. Angka tersebut menempatkannya di posisi keempat.

Pada periode itu, Parrish dan Crombie masih menjadi kandidat yang paling menonjol dalam persaingan memperebutkan jabatan wali kota.

Namun, dinamika kampanye mulai berubah menjelang akhir September hingga awal Oktober 2026.

Dukungan kepada Tedjo perlahan meningkat, termasuk setelah ia mendapatkan dukungan resmi dari serikat pekerja kepolisian Peel.

Dukungan tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam upayanya menarik perhatian pemilih.

Pada 1 Oktober, Parrish dan Crombie terlibat dalam perdebatan panas saat mengikuti sebuah forum kandidat. Berbeda dengan kedua pesaingnya, Tedjo tidak ikut terseret dalam perselisihan tersebut.

Memasuki minggu pertama Oktober, sejumlah hasil survei mulai memperlihatkan persaingan yang semakin ketat.

Selisih dukungan Tedjo dengan Parrish dan Crombie di antara pemilih yang telah menentukan pilihan atau cenderung mendukung kandidat tertentu semakin menyempit.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa peluang Tedjo untuk memenangkan pemilihan semakin terbuka menjelang hari pemungutan suara.

Hingga akhirnya, pada Senin (26/10/2026), Tedjo berhasil mengungguli kedua pesaingnya yang sebelumnya lebih diunggulkan.

Berdasarkan laporan CTV News, Tedjo memperoleh 39,2 persen suara dalam pemilihan tersebut.

Ia unggul sebanyak 22.626 suara dari Carolyn Parrish dan memiliki selisih 31.288 suara atas Bonnie Crombie.

Hasil pemilihan itu memastikan Alvin Tedjo sebagai wali kota terpilih Mississauga, kota di Kanada yang telah menjadi tempat tinggalnya sejak kecil bersama keluarga imigran Indonesia.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan politik Tedjo. Setelah melewati beberapa kekalahan dan menghadapi keraguan mengenai pengalamannya, ia akhirnya berhasil meraih kepercayaan pemilih untuk memimpin kota tempat dirinya tumbuh besar.

Berita Terbaru

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 menit lalu
Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Nasional1 jam lalu
Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Nasional1 jam lalu
Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Purwakarta1 jam lalu
Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Purwakarta1 jam lalu
Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Nasional1 jam lalu
Kembangkan Kemampuan Siswa, SMP IT Al-Majid Subang Perkuat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Kembangkan Kemampuan Siswa, SMP IT Al-Majid Subang Perkuat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Subang1 jam lalu
Satpol PP Karawang Bantu Biaya Pengobatan dan Perbaikan Motor Ojol

Satpol PP Karawang Bantu Biaya Pengobatan dan Perbaikan Motor Ojol

Karawang1 jam lalu
Cegah Stunting, Bidan Desa bersama kader Posyandu Wancimekar Laksanakan Screening

Cegah Stunting, Bidan Desa bersama kader Posyandu Wancimekar Laksanakan Screening

Karawang1 jam lalu