Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Respon Cak Imim Soal Pernyataan Mahfud: Pemimpin Parpol Seperti Bebek yang Dikendalikan

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|15:29 WIB
Bagikan:
Respon Cak Imim Soal Pernyataan Mahfud: Pemimpin Parpol Seperti Bebek yang Dikendalikan
Respon Cak Imim Soal Pernyataan Mahfud yang mengatakan bahwa pemimpin parpol yang tidak mendukung 03 seperti bebek yang dikendalikan. (Dok JPNN)

PASUNDAN EKSPRES - Respon Cak Imim Soal Pernyataan Mahfud yang mengatakan bahwa pemimpin parpol yang tidak mendukung 03 seperti bebek yang dikendalikan. 

Sontak pernyataan yang dilontarkan Cawapres nomor urut 03 Mahfud MD tersebut langsung direpon oleh Cawapres nomor urut 01 Muhaimin Iskandar. 

Dalam komentarnya Cak Imin sapaan akrabnya menegaskan bahwa Partai Pengusung Anies baswedan- Muhaimin iskandar tersebut adalah independen serta tidak terpengaqruhi oleh siapapun. 

Jika kita lihat Partai Pengusung 01 adalah Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

“Alhamdulilah PKB independen, PKS independen, Nasdem independen, memutuskan dengan keyakinan ideologinya,” kata Cak Imin dikutip dari kompas.com. 

BACA JUGA:Anies-Ganjar Kompak Sindir Bansos dalam Debat Capres, Anies: Bansos Bukan Dibagikan di Pinggir Jalan

BACA JUGA:Setelah Mahfud dan Ahok Mundur, Apa Sri Mulyani Akan Mundur Juga?

Selain itu Cak Imin juga tidak sependapat dengan pernyataan yang telah dilontarkan oleh Mahpud Tersebut. 

Ia mengatakan ada kesamaan nilai, ideologi dan gagasan yang berada di Koaliasi Perubahan makannya PKB dan beberapa partai lain memutuskan untuk masuk. 

“PKB memutuskan bukan hanya kalkulasi politik tapi betul-betul keputusan bersama Anies itu berbasis ideologi, nilai gagasan dan cita-cita PKB,” kata Cak Imin. 

“Jadi tidak dipengaruhi oleh siapa pun,” ucap Wakil Ketua DPR RI itu.

Pernyataan yang dilontarkan oleh eks Mantan Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu saat acara tabrak prof di Yogyakarta. 

BACA JUGA:Mahfud MD Resmi Mundur, Sampaikan Hal Penting Ini Ke Jokowi

BACA JUGA:Mundurnya Mahfud, AHY Diprediksi Jadi Calon Menko Polhukam

Pernyataan tersebut bermula ketika ada yang bertanya mengenai petugas partai dari parpol pengusungnya mendapatkan sentimen negatif. 

Capres-Cawapres nomor urut 03 Ganjar-Mahfud bukanlah petugas partai, Mahfud menegaskan bahwa dirinya adalah petugas yang melaksanakan konstitusi yang telah diusung oleh Partai. 

"Itulah sebabnya kampanye-kampanye kami tidak terikat oleh arahan partai," kata Mahfud MD saat acara Tabrak Prof di Yogyakarta 

Kami berangkat dari fakta dan akan menyelesaikannya dengan mekanisme yang bersedia, terutama penegakkan hukum," sambungnya. 

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle18 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional31 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional33 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional45 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu