Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sebagai Pidato Terakhirnya di Rapat PBB, Biden Serukan Upaya Meredakan Konflik Timur Tengah

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:57 WIB
Bagikan:
Sebagai Pidato Terakhirnya di Rapat PBB, Biden Serukan Upaya Meredakan Konflik Timur Tengah
Sebagai Pidato Terakhirnya di Rapat PBB, Biden Serukan Upaya Meredakan Konflik Timur Tengah (Image From: The National Desk)

PASUNDAN EKSPRES - Di rapat PBB, Biden berupaya meredakan ketegangan di Timur Tengah. Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato terakhirnya di hadapan para pemimpin dunia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Selasa (24/9).

Ia mengatakan bahwa perang Rusia di Ukraina telah gagal dan menegaskan jika solusi diplomatik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon masih dapat dicapai.

Di Rapat PBB, Biden Berupaya Meredakan Ketegangan Konflik di Timur Tengah

Dengan sisa empat bulan masa jabatannya, Biden naik ke podium hijau di Majelis Umum PBB. Konflik di Ukraina, Jalur Gaza, dan Sudan masih berlangsung, dan kemungkinan besar akan terus berlanjut hingga setelah masa jabatannya berakhir pada bulan Januari nanti. 

Ia berusaha menurunkan ketegangan karena perang yang telah berlangsung hampir setahun antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza kini berisiko meluas ke Lebanon.

BACA JUGA: Karyawan di Thailand Meninggal Dunia karena Tak Diberi Izin Cuti Sakit

BACA JUGA: Taubat Bang! Israel Melancarkan Serangan Besar-besaran di Lebanon

Sebelumnya, pada hari Senin (23/9) Israel menyerang lebih dari seribu sasaran Hizbullah di Lebanon.

“Perang skala penuh bukanlah kepentingan siapa pun, bahkan jika situasi telah meningkat, solusi diplomatik masih memungkinkan,” katanya kepada 193 anggota Majelis Umum PBB. dikutip Reuters, Rabu (25/9). 

Biden juga meminta Israel dan Hamas untuk menyetujui syarat-syarat gencatan senjata di Gaza serta kesepakatan untuk pembebasan sandera yang diajukan oleh AS, Qatar, dan Mesir.

Sebagai informasi, masa kepresidenan Biden juga banyak dipengaruhi oleh invasi Rusia ke Ukraina yang terjadi pada Februari 2022.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, hadir di ruang sidang untuk mendengarkan pidato Biden yang menekankan dukungan AS untuk Ukraina.

Rusia menguasai kurang dari satu perlima wilayah Ukraina, termasuk sekitar 80% wilayah Donbas.

Pasukan Rusia mulai menyerang kota Vuhledar di Ukraina timur, yang merupakan benteng pertahanan yang telah bertahan dari serangan Rusia sejak awal perang, menurut laporan dari blogger perang Rusia dan media pemerintah.

Biden akan mendengarkan rencana perdamaian terbaru dari Zelenskiy saat mereka bertemu di Washington pada hari Kamis besok.

Seorang pejabat AS menyebutkan bahwa rencana ini kemungkinan akan mirip dengan rencana sebelumnya, yang meminta lebih banyak senjata dan dukungan untuk perjuangan Ukraina.

(ipa)

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional7 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline11 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional24 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang28 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang32 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang57 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional57 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu