Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Spanyol Melawan Bencana Banjir yang Paling Mematikan, 95 Orang Tewas

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:47 WIB
Bagikan:
Spanyol Melawan Bencana Banjir yang Paling Mematikan, 95 Orang Tewas
Spanyol Melawan Bencana Banjir yang Paling Mematikan, 95 Orang Tewas (Image From: France24)

PASUNDAN EKSPRES - Spanyol melawan bencana banjir yang paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir. Spanyol mengalami banjir terburuk dalam beberapa dekade terakhir, dengan sedikitnya 95 orang tewas dan puluhan lainnya hilang, setelah hujan deras melanda provinsi Valencia dan sekitarnya di timur negara itu. 

Hujan deras pada hari Selasa menyebabkan banjir bandang yang menghancurkan jembatan dan bangunan, hingga membuat orang-orang harus naik ke atap atau berpegangan pada pohon untuk menyelamatkan diri. 

Spanyol Melawan Bencana Banjir yang Paling Mematikan

Perdana Menteri Pedro Sánchez telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional karena kondisi ekstrem ini masih berlanjut, bahkan sampai menghambat beberapa upaya penyelamatan.

Jumlah korban tewas diperkirakan akan terus bertambah karena masih banyak orang yang hilang, menurut pemerintah.

Setidaknya 92 orang tewas di Valencia, dua orang di Castilla-La Mancha di sebelah barat Valencia, dan satu orang di Málaga – seorang pria Inggris berusia 71 tahun yang meninggal di rumah sakit setelah diselamatkan dari rumahnya.

BACA JUGA: Kekhawatiran Bantuan Gaza setelah Israel Melarang UNRWA Beroperasi

BACA JUGA: Blinken Meminta Israel Berbuat Lebih Banyak untuk Bantuan Kemanusiaan di Gaza

Jumlah korban tewas akibat banjir ini menjadi yang terburuk di Spanyol sejak tahun 1973, ketika sekitar 150 orang tewas dalam banjir besar di tenggara Spanyol.

Dalam pidato nasional pada hari Rabu (30/10), Perdana Menteri Sánchez meminta warga tetap waspada dan berjanji akan memulihkan daerah yang terdampak. Dia menyampaikan kepada para korban bahwa seluruh Spanyol tengah berdua. 

Menurut badan cuaca nasional Aemet, salah satu kota pertama yang terdampak di dekat Valencia, Chiva, mengalami curah hujan setinggi satu tahun hanya dalam delapan jam pada hari Selasa.

Para tentara Spanyol dan tim penyelamat bergegas membantu mengevakuasi orang dari balkon dan atap mobil.

Para korban selamat di Valencia menggambarkan kengerian banjir pada Selasa malam. Air yang tiba-tiba datang mengubah jalan-jalan menjadi sungai, membuat banyak pengendara menjadi kesulitan. 

Guillermo Serrano Pérez, seorang pemuda berusia 21 tahun dari Paiporta dekat Valencia, mengatakan air mengalir di jalan raya "seperti tsunami," memaksa dia dan orangtuanya meninggalkan mobil dan berlindung di sebuah jembatan.

Seorang saksi mata lainnya menggambarkan bagaimana para pengemudi di jalan raya menyadari datangnya arus air di sepanjang jalan.

Di sisi lain Walikota Horno de Alcedo, kota di luar Valencia menceritakan kepada BBC Newshour bagaimana air naik lebih dari satu meter hanya dalam beberapa menit. 

(ipa)

Berita Terbaru

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang5 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang9 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang34 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline44 menit lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta1 jam lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional1 jam lalu