Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Banyak Jeda, Program Ambulans Udara Prabowo Mulai Diuji Coba di Pesisir Barat

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|15:00 WIB
Bagikan:
Tak Banyak Jeda, Program Ambulans Udara Prabowo Mulai Diuji Coba di Pesisir Barat
Gambar: Cuplikan latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. (Sumber: Reels Sekretariat Kabinet).

PASUNDANEKSPRES.ID - Rencana program ambulans udara yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026 sudah bergerak ke tahap uji coba.

Pemerintah menggelar latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana program tersebut dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta saat memberikan keterangan pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan.

Program tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk mengatasi persoalan akses layanan kesehatan di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Gagasan itu kini mulai diterapkan melalui simulasi di lapangan. Pesisir Barat dipilih sebagai salah satu lokasi latihan untuk menguji proses evakuasi medis menggunakan transportasi udara.

Program Ambulans Udara untuk Daerah Sulit Akses

Program ini ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau terisolasi, terutama daerah yang memiliki hambatan geografis dan keterbatasan infrastruktur transportasi.

Dalam penyampaian keterangan pemerintah, Prabowo menyebut masih ada masyarakat yang membutuhkan perjalanan darat selama berjam-jam untuk mencapai rumah sakit. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar penyusunan layanan evakuasi melalui udara.

“Kita akan membuat ambulans udara, helikopter-helikopter dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir. Bisa mendarat di pinggir sungai,” ujar Presiden Prabowo seperti dikutip dari Reels akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Skema yang disiapkan pemerintah mencakup helikopter dan pesawat kecil. Jenis pesawat tersebut disebut dapat digunakan pada lokasi yang tidak memiliki fasilitas landasan seperti bandara konvensional.

Kebutuhan tersebut berkaitan pula dengan kondisi darurat yang memerlukan penanganan medis segera. Sekretariat Kabinet menyebut sejumlah wilayah bahkan membutuhkan waktu perjalanan darat sekitar lima hingga sembilan jam menuju rumah sakit.

“Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti. InsyaAllah negara akan terus hadir, hingga ke pelosok negeri,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Uji Coba Ambulans Udara Dimulai di Pesisir Barat

Latihan di Kabupaten Pesisir Barat menjadi bagian dari tahap awal pelaksanaan program. Simulasi evakuasi menggunakan helikopter dilakukan untuk melihat mekanisme pemindahan pasien melalui jalur udara.

Tahap uji coba juga berkaitan dengan kebutuhan teknis di lapangan, seperti koordinasi petugas, proses evakuasi, lokasi pendaratan, hingga perjalanan pasien setelah tiba di titik tujuan.

Selain layanan evakuasi melalui jalur udara, pemerintah juga memaparkan sejumlah rencana penguatan fasilitas kesehatan dalam RUU APBN 2027. Salah satunya renovasi 10.000 puskesmas di 7.280 kecamatan.

Selain itu, terdapat rencana pembangunan dan revitalisasi 514 laboratorium kesehatan masyarakat serta 441 rumah sakit umum daerah. Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari rencana penguatan fasilitas dan akses kesehatan yang disampaikan pemerintah dalam agenda APBN 2027.

Pelaksanaan selanjutnya akan menentukan bagaimana program ambulans udara diterapkan pada wilayah lain yang memiliki kondisi geografis serupa.

(pm)

Berita Terbaru

Kasomalang Pride Tembus Persib U-18, Taofik Kaka Jadi Penjaga Gawang Maung Ngora

Kasomalang Pride Tembus Persib U-18, Taofik Kaka Jadi Penjaga Gawang Maung Ngora

Subang8 menit lalu
Unit PPA Polres Subang Lakukan Pemeriksaan pada Dugaan Oknum Guru Rekam Bagian Rok Siswi di Sekolah

Unit PPA Polres Subang Lakukan Pemeriksaan pada Dugaan Oknum Guru Rekam Bagian Rok Siswi di Sekolah

Subang12 menit lalu
Mobil Eropa Rp170 Jutaan Bikin Geger, Mesin Turbo Tapi Klaim BBM Tembus 21 Km/L

Mobil Eropa Rp170 Jutaan Bikin Geger, Mesin Turbo Tapi Klaim BBM Tembus 21 Km/L

Nasional22 menit lalu
Tak Banyak Jeda, Program Ambulans Udara Prabowo Mulai Diuji Coba di Pesisir Barat

Tak Banyak Jeda, Program Ambulans Udara Prabowo Mulai Diuji Coba di Pesisir Barat

Nasional47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Bansos Beras 30 kg Bakal Cair Periode Oktober - Desember 2026, Ini Cara Cek Penerimanya

Bansos Beras 30 kg Bakal Cair Periode Oktober - Desember 2026, Ini Cara Cek Penerimanya

Lifestyle1 jam lalu
Gaji PPPK Guru dan Nakes Ditanggung APBN 2027, Apa Dampaknya bagi Keuangan Daerah?

Gaji PPPK Guru dan Nakes Ditanggung APBN 2027, Apa Dampaknya bagi Keuangan Daerah?

Nasional1 jam lalu
Harga Pangan Hari Ini 29 September 2026

Harga Pangan Hari Ini 29 September 2026

Nasional1 jam lalu
Sorotan Tajam ke SMPN 2 Pagaden KDM Geram, Oknum Segera Diberhentikan!

Sorotan Tajam ke SMPN 2 Pagaden KDM Geram, Oknum Segera Diberhentikan!

Jawa Barat2 jam lalu
Klarifikasi SMAN 1 Pagaden Soal Isu Guru Viral Rekam Dalaman Siswi, Tegaskan Pelaku Bukan Guru Sekolahnya

Klarifikasi SMAN 1 Pagaden Soal Isu Guru Viral Rekam Dalaman Siswi, Tegaskan Pelaku Bukan Guru Sekolahnya

Subang2 jam lalu
4 Layanan KPU Kabupaten Subang Masuk SKM Triwulan III 2026, Ini Hasil Penilaiannya

4 Layanan KPU Kabupaten Subang Masuk SKM Triwulan III 2026, Ini Hasil Penilaiannya

Subang4 jam lalu