Update Pencarian 5 Jurnalis Hilang: Tim SAR Temukan Terpal dan Galon di Laut

PASUNDANEKSPRES.ID - Update pencarian 5 jurnalis hilang. Upaya pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari keenam pada Minggu, 13 September 2026.
Tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran secara masif, tetapi belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang masih dinyatakan hilang.
Update Pencarian 5 Jurnalis Hilang
Dalam operasi pencarian hari keenam, tim SAR Lampung menemukan sejumlah benda yang terapung di perairan Lampung Selatan. Dua benda terbaru yang ditemukan yakni terpal berwarna biru dan sebuah galon kosong.
Keduanya ditemukan terapung di perairan yang berada di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sebesi. Kondisi terpal dan galon tersebut disebut masih tampak baru.
Kepala Basarnas Lampung Deden Ridwansyah membenarkan adanya temuan tersebut. Menurutnya, benda-benda itu ditemukan oleh tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 pada Minggu siang.
"Memang benar ada temuan itu siang tadi oleh tim RIB 02. Kemudian terpal dan galon itu langsung dibawa ke Posko Banten guna dilakukan identifikasi," kata Deden, Minggu (13/9/2026) yang dilansir dari AFU.id Senin, (14/9/2026).
Belum Dipastikan Berasal dari Speedboat yang Hilang
Deden mengatakan, tim SAR belum dapat memastikan apakah terpal dan galon yang ditemukan tersebut berkaitan dengan speedboat Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal.
Identifikasi masih diperlukan untuk mengetahui asal-usul kedua benda tersebut. Temuan itu kemudian dibawa ke Posko SAR Banten untuk diperiksa lebih lanjut dengan bantuan Polda Banten.
Total Temuan Bertambah
Dalam pencarian delapan orang yang hilang, tim SAR gabungan sebelumnya telah menemukan sejumlah benda yang terapung di laut.
Temuan tersebut terdiri dari:
- Dua jaket pelampung
- Satu jeriken
- Satu helm pengaman
- Satu terpal biru
- Satu galon kosong
Seluruh barang yang ditemukan dibawa ke posko untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi. Tim masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui apakah benda-benda tersebut memiliki keterkaitan dengan speedboat yang membawa rombongan.
Area Pencarian Diperluas
Pada hari keenam operasi, pencarian dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Tim SAR gabungan mengerahkan unsur laut, darat, dan udara dengan cakupan area pencarian mencapai sekitar 6.010 mil laut persegi.
Penyisiran juga difokuskan di perairan bagian selatan Gunung Anak Krakatau. Sebanyak delapan kapal dikerahkan di Sektor X yang memiliki luas sekitar 681 mil laut persegi.
Selain armada Basarnas, operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan dan perahu relawan. Pada Minggu (13/9/2026), RIB 2 Banten milik Basarnas bersama dua perahu relawan turut bertolak untuk melakukan pencarian.
Petugas menyisir sejumlah sektor yang dinilai berpotensi menjadi lokasi ditemukannya para korban maupun benda yang berkaitan dengan speedboat.
Kronologi Hilangnya 5 Jurnalis
Lima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Rombongan sebelumnya berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Komunikasi dengan rombongan kemudian diketahui masih berlangsung hingga sekitar pukul 15.04 WIB.
Setelah itu, rombongan tidak lagi dapat dihubungi. Informasi mengenai hilang kontak tersebut kemudian dilaporkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten pada Selasa (8/9/2026).
5 Jurnalis yang Masih Dicari
Lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut dan hingga kini masih dalam pencarian adalah:
- M. Bagus Khoirunnas – Antara
- Ari Basuki – Merdeka
- Yudistiro Pranoto – iNews
- Firdaus Wajidi – Anadolu
- Donal Husni – jurnalis freelance
Selain kelima jurnalis tersebut, terdapat tiga awak kapal yang juga belum ditemukan.
Hingga hari keenam pencarian, tim SAR masih terus memperluas penyisiran di perairan Selat Sunda. Sejumlah benda yang ditemukan, termasuk terpal biru dan galon terbaru, kini menjadi bagian dari pemeriksaan untuk mencari petunjuk mengenai keberadaan delapan orang yang masih hilang.
Pencarian masih berlangsung, sementara hasil identifikasi terhadap benda-benda yang ditemukan masih ditunggu oleh tim SAR dan keluarga korban.
(ipa)
