Viral! Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng, Penumpang Berhamburan Turun

ZOAHARIAN.COM – Insiden menimpa bus TransJakarta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026) pagi. Salah satu ban bus dilaporkan pecah saat melintas di dekat Halte Proklamasi hingga membuat sejumlah penumpang harus turun dari kendaraan.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar di Instagram, terlihat sejumlah penumpang keluar dari bus dan berjalan menuju pinggir jalan.
Salah satu ban bus tampak mengalami kerusakan cukup jelas. Insiden ini pun memicu perhatian warganet, terutama terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna transportasi umum di Ibu Kota.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa pecahnya ban bus bukan disebabkan oleh kerusakan teknis pada armada, melainkan akibat benda tajam yang menancap pada ban.
"Hasil pemeriksaan teknis tim lapangan mengonfirmasi bahwa pecah ban disebabkan oleh material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban saat armada melintas," kata Ayu dalam keterangan tertulis.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas TransJakarta langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang yang berada di dalam bus.
Para pelanggan kemudian dipindahkan ke bus pengganti agar perjalanan tetap bisa dilanjutkan tanpa harus menunggu terlalu lama.
TransJakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan perjalanan tersebut.
"Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi, khususnya untuk pelanggan bus yang mengalami insiden," ujarnya.
Ayu menegaskan, seluruh armada TransJakarta telah menggunakan ban yang memenuhi standar keselamatan. Pemeriksaan dan perawatan komponen kendaraan, termasuk kondisi ban, juga dilakukan secara berkala sebelum bus dioperasikan.
"TransJakarta menegaskan dan mengklarifikasi bahwa seluruh armada menggunakan ban yang sesuai dengan standar keselamatan (safety standard)," jelasnya.
Meski penyebab pecah ban telah diketahui, kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan perjalanan transportasi publik, termasuk memastikan kondisi jalan bebas dari benda tajam yang berpotensi membahayakan kendaraan.
