Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

4 Menteri Jokowi Dipanggil MK untuk Sidang Sengketa Pilpres 2024

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:05 WIB
Bagikan:
4 Menteri Jokowi Dipanggil MK untuk Sidang Sengketa Pilpres 2024
4 Menteri Jokowi Dipanggil MK untuk Sidang Sengketa Pilpres 2024. (Sumber: Tangkapan Layar Kanal YouTube 'Mahkamah Konstitusi RI)

PASUNDAN EKSPRES - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan empat menteri Jokowi dipanggil MK atau Mahkamah Konstitusi untuk dimintai keterangan dalam duduk perkara sidang lanjutan perselisihan hasil Pilpres pada Jumat, 5 April 2024.

"Kemudian, juga kepada para pihak perlu disampaikan, bahwa hari Jumat akan dicadangkan untuk pemanggilan pihak-pigak yang dipandang perlu oleh Mahkamah Konstitusi. Berdasarkan hasil rapat Yang Mulia para hakim tadi pagi," ungkap Ketua MK Suhartyo dalam sidang lanjutan sengketa Pilpres pada Senin, 1 April 2024, seperti yang dikutip dari Video YouTube Mahkamah Konstitusi RI.

Keempat menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang dipanggil MK tersebut ialah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Mensos Tri Rismaharini.

BACA JUGA:Kapan Selesai? MK Panggil Sri Mulyani Hingga Airlangga di Sidang Sengketa Pilpres 2024.

BACA JUGA:PDIP Setujui Tri Rismaharini sebagai Saksi di Sidang Sengketa Pilpres

Pihak-pihak yang 'dipanggil' oleh MK ini bukan semata-mata untuk mengakomodinir permohonan dari paslon 01 dan 03 melainkan untuk kepentingan para hakim.

"Karena, ini keterangan yang diminta oleh Mahkamah, makan nanti pihak-pihak tidak kami sediakan waktu untuk mengajukan pertanyaan. Jadi, yang melakukan pendalaman hanya para hakim," lanjut Suhartoyo.

Sebelumnya, MK telah membuka kesempatan atau peluang untuk menghadirkan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju ke sidang sengketa Pilpres 2024.

Namun, Mahkamah harus lebih berhati-hati karena hal ini terdapat irisan-irisan keberpihakan jika nantinya Majelis Hakim memanggil orang tertentu sebagai saksi.

(pm)

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle19 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional32 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional34 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional46 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu