Bazar Sembako Ramadhan Diserbu Warga, Pemkab Purwakarta Siapkan 1,2 Ton Minyak Goreng di Bawah HET

PASUNDANEKSPRES.ID - Bazar Sembako Ramadhan yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta diserbu ratusan warga, Kamis (12/3/2026).
Bertempat di Bale Indung Rahayu, bazar ini menjadi incaran masyarakat lantaran harga sejumlah bahan pokok dijual lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Pantauan di lokasi, sejak pagi warga terlihat antre di sejumlah stan yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung hingga telur.
Beberapa warga bahkan membeli lebih dari satu jenis bahan pokok untuk persiapan kebutuhan rumah tangga dan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.
Yunita (42), salah seorang warga yang datang berbelanja, mengaku membeli beberapa bahan pokok seperti beras dan berbagai jenis tepung untuk stok kebutuhan memasak di rumah.
"Beda sama di pasar, selisihnya Rp5.000-an lebih murah. Lumayan buat stok sekarang, nanti juga buat Lebaran. Ini beli beras sama tiga macam tepung, tepung beras juga," kata Yunita kepada wartawan Pasundan Ekspres di lokasi.
Warga lainnya, Reni (36), juga memanfaatkan perbedaan harga yang cukup jauh dibandingkan dengan di pasar. Ia membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga mulai dari minyak goreng hingga bahan makanan lainnya.
Lumayan jauh selisihnya, bisa Rp5.000 sampai Rp7.000 lebih murah. Ini beli minyak, terigu, sama kebutuhan rumah tangga lain. Alhamdulillah terbantu sekali buat rumah tangga, apalagi menjelang Lebaran," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta, Hariman Budi Anggoro, mengatakan kegiatan bazar ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah untuk menstabilkan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Menurutnya, secara umum harga bahan pokok di Purwakarta masih relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai rawit merah, telur, dan minyak kelapa.
"Kami berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan untuk menstabilkan harga. Di bazar ini ada 11 stan yang menyediakan berbagai bahan pokok penting," ucap Hariman.
Ia menjelaskan, kegiatan bazar digelar selama enam hari dengan melibatkan berbagai pihak. Untuk tanggal 11, 12, 16, dan 17 Maret dilaksanakan oleh pemerintah daerah, sedangkan tanggal 13 hingga 15 Maret digelar oleh Kodim 0619/Purwakarta di Pasar Pajajaran.
Dalam bazar tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai komoditas dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET). Salah satunya minyak goreng merek Minyakita yang dijual seharga Rp15.500 per liter, lebih rendah dari HET Rp15.750.
"Hari ini kami menyiapkan sekitar 1,2 ton minyak goreng, dan alhamdulillah sekitar 80 persen sudah terjual. Untuk beras juga kami siapkan sekitar 500 kilogram beras SPHP dan 300 kilogram beras premium, dan sekitar 85 persen sudah terjual," katanya.
Selain itu, lanjutnya, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan stok bahan pangan menjelang Lebaran masih dalam kondisi aman. Harga daging ayam di pasar saat ini masih berada di bawah HET Rp40.000 per kilogram, yakni sekitar Rp39.000.
"Kami terus berupaya agar ke depan harga bisa lebih murah lagi, bahkan di bawah Rp35.000 per kilogram dengan bekerja sama bersama para mitra," ujar Hariman.
Melalui kegiatan bazar sembako Ramadhan ini, sambungnya, pemerintah berharap dapat membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
"Sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Hari Raya Idulfitri," ucapnya.(add/sep)
