Beri Layanan Kesehatan Gratis, Dandim: Kehadiran TNI Harus Benar Terasa Manfaatnya

PURWAKARTA-Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat harus benar-benar terasa manfaatnya. Semangat itu pula yang diusung Kodim 0619/Purwakarta pada rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI yang salah satu kegiatannya adalah layanan kesehatan gratis. "Kami telah memulai rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI. Di antaranya dengan menggelar layanan kesehatan gratis bekerjasama dengan Rumah Sakit Bantuan atau Rumkitban 03.08.03 Purwakarta," kata Fredy saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Layanan kesehatan gratis ini, sambungnya, digelar selama tiga hari berturut-turut dan diikuti oleh ratusan masyarakat. Layanan kesehatan gratis tersebut meliputi cek kesehatan dan pengobatan gratis, khitanan massal, serta layanan kesehatan lainnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 94 orang mengikuti khitanan massal, 159 orang mendapatkan pengobatan gratis, dan 162 orang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Menurut Fredy, kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-81 TNI juga dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, dengan kegiatan terpusat di Jakarta dan dipimpin Panglima TNI.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya melalui pelayanan kesehatan. "Kita berharap kegiatan ini memberikan nilai positif dan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kesehatan serta membantu mengatasi berbagai persoalan kesehatan yang ada di masyarakat," ujarnya.
Selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, masyarakat juga mendapatkan layanan khitanan massal. Tingginya antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti layanan tersebut.
Fredy mengatakan, pelayanan kesehatan dalam kegiatan tersebut pada dasarnya ditujukan bagi masyarakat Purwakarta. Namun, warga dari luar wilayah yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tetap diterima. "Intinya, siapa pun yang ingin mengecek kesehatan kita fasilitasi dan kita berikan ruang. Tenaga kesehatan di sini akan memberikan pelayanan yang terbaik," ucapnya.
Fredy menegaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar slogan melainkan upaya untuk mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat, salah satunya adalah persoalan kesehatan. "Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di Purwakarta, agar tetap dapat menjalani pola hidup sehat," kata Fredy.
Sementara itu, Kepala Rumkitban 03.08.03 Purwakarta, Kapten Ckm dr. Gusti Legawa menjelaskan, terdapat tiga layanan utama dalam bakti sosial tersebut, yakni khitanan massal, cek kesehatan gratis, dan pengobatan gratis.
Panitia sebelumnya menetapkan target 100 peserta untuk khitanan massal, sedangkan layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis masing-masing ditargetkan menjangkau 150 orang. Akan tetapi, antusiasme masyarakat di lapangan membuat jumlah peserta pada sejumlah layanan melampaui target awal. "Untuk target, khitanan massal 100 orang, kemudian cek kesehatan gratis dan pengobatan massal masing-masing 150 orang. Tetapi dinamika di lapangan, alhamdulillah, masyarakat Purwakarta sangat antusias, sehingga jumlahnya lebih dari target," ujar Gusti.
Menurutnya, layanan cek kesehatan tidak hanya dimanfaatkan warga yang sedang mengalami keluhan kesehatan. Sejumlah masyarakat juga datang untuk berkonsultasi dan mengetahui kondisi kesehatan mereka. "Banyak masyarakat yang datang bukan hanya karena sakit, tetapi juga untuk berkonsultasi terkait kesehatan," ucapnya.(add/sep)
