Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gagas Kampung Toleransi, Ketua PCNU Purwakarta: Semua Agama Punya Hak Sama

A
Adam SumartoEditor: Asep
|10:14 WIB
Bagikan:
Gagas Kampung Toleransi, Ketua PCNU Purwakarta: Semua Agama Punya Hak Sama
SETARA: Ketua PCNU Purwakarta, KH Anwar Nasihin menegaskan prinsip fundamental bahwa setiap rumah ibadah dari semua agama memiliki hak yang sama dan setara di bumi Indonesia.

Komitmen Jaga Kerukunan dan Hak Beribadah 

PURWAKARTA-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta menggagas konsep "Kampung Toleransi". Inisiatif ini digagas oleh Ketua PCNU Purwakarta, KH Anwar Nasihin, sebagai komitmen nyata organisasi dalam menjaga kerukunan dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya hak beribadah bagi seluruh warga negara.

Kiai Anwar menegaskan prinsip fundamental bahwa setiap rumah ibadah dari semua agama memiliki hak yang sama dan setara di bumi Indonesia. "Setiap rumah ibadah, baik masjid, gereja, pura, vihara, maupun kelenteng, memiliki hak yang sama sebagai ruang suci bagi warga negara Indonesia," katanya. 

Dalam konteks konstitusi dan kemanusiaan, sambungnya, tidak ada istilah mayoritas yang boleh menindas minoritas. Semua agama dan pemeluknya memiliki hak yang setara untuk mendirikan dan memakmurkan tempat ibadahnya.

Ia mengingatkan bahwa identitas Purwakarta saat ini harus terus dijaga dan ditingkatkan sebagai kota yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Baginya, toleransi beragama di Purwakarta bukan sekadar slogan atau pencitraan daerah, melainkan denyut nadi kehidupan masyarakatnya. "Purwakarta adalah rumah kita bersama.

Menolak, mempersulit, atau melakukan intimidasi terhadap rumah ibadah agama lain berarti mencederai nilai kemanusiaan dan HAM yang selama ini kita banggakan. Sebagai warga NU dan warga Purwakarta, kita wajib memastikan bahwa hak konstitusional saudara-saudara kita yang berbeda iman terlindungi dengan baik," ujarnya tegas.

Lebih lanjut, Kiai Anwar menjelaskan bahwa "Kampung Toleransi" yang digagasnya tidak hanya berbicara soal fisik bangunan atau izin pendirian. Konsep ini juga bertujuan membangun ruang psikologis dan sosial yang inklusif di tengah masyarakat.

Jika terdapat dinamika atau gesekan terkait rumah ibadah di lapangan, PCNU Purwakarta tidak akan mengambil posisi yang provokatif. Sebaliknya, PCNU akan hadir dengan pendekatan kultural, dialogis, dan persuasif atah mauidzah hasanah untuk menjembatani perbedaan. "Kami akan mengedepankan musyawarah. Jika ada warga yang merasa terganggu, atau ada pengurus rumah ibadah yang membutuhkan pendampingan, PCNU akan duduk bersama, merangkul semua pihak, dan mencari solusi win-win tanpa mencederai hak beribadah," ucapnya.

Sebagai bentuk implementasi dari gagasan ini, PCNU Purwakarta akan bersinergi erat dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan pemerintah daerah. Selain itu, badan otonom NU seperti GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) telah diinstruksikan untuk aktif dalam pengamanan perayaan hari besar keagamaan lintas iman.
Menutup pernyataannya, KH. Anwar Nasihin mengajak seluruh elemen masyarakat Purwakarta untuk melebarkan ruang toleransi ini. "Menjaga keamanan tempat ibadah saudara kita, adalah wujud nyata dari Hubbul Wathon Minal Iman atau cinta tanah air sebagian dari iman. Mari kita biarkan setiap rumah ibadah berdiri kokoh, menjadi mercusuar kedamaian, dan bersama-sama mendoakan keselamatan bagi bangsa Indonesia," katanya.(add/sep)

Berita Terbaru

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga19 menit lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga3 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini3 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline5 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline7 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline8 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional9 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline16 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional18 jam lalu