Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Krisis Akhlak dan Moral Pelajar, Ketua DPC HAPI Purwakarta Sebut Perlu Pemahaman Hukum

A
Adam SumartoEditor: Asep
|20:01 WIB
Bagikan:
Krisis Akhlak dan Moral Pelajar, Ketua DPC HAPI Purwakarta Sebut Perlu Pemahaman Hukum
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (DPC HAPI) Kabupaten Purwakarta, Gegen Diosya()

PASUNDANEKSPRES.ID - Krisis Akhlak dan Moral Pelajar jadi sorotan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (DPC HAPI) Kabupaten Purwakarta, Gegen Diosya, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Sumarna (42), Satpam PJT II Jatiluhur yang diduga menjadi korban pembunuhan. Gegen juga turut menyikapi ramainya pemberitaan di media sosial yang menyebutkan bahwa pelakunya diduga beberapa oknum remaja yang masih berstatus pelajar. 

"Hingga saat ini pelakunya masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Purwakarta, namun, ada dugaan pelakunya oknum pelajar. Ini baru dugaan ya," kata Gegen kepada wartawan saat ditemui di kantornya di Kelurahan Sindangkasih, Purwakarta, Selasa (28/7/2026).

Gegen yang juga dikenal sebagai advokat senior ini mengatakan, seandainya hasil lidik dan sidik Polres Purwakarta benar pelakunya adalah oknum pelajar, maka ini membuat prihatin dan miris. 

"Ini di luar akal sehat dan tidak rasional. Bagaimana bisa perilaku beberapa pelajar melakukan hal brutal hanya karena ditegur satpam karena melakukan vandalisme. Bahkan, hingga menganiaya dan menghilangkan nyawa sampai menenggelamkannya ke dalam danau," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Krisis Akhlak dan Moral Pelajar

Gegen menyebutkan bahwa hal ini merupakan suatu bentuk krisis akhlak dan moral bagi oknum pelajar yang begitu gampang melakukan suatu tindak pidana atau a moral crisis leads to crime. 

"Ini bukan lagi masuk kategori pelanggaran, tapi suatu kejahatan yang diatur dalam hukum positif kita sesuai Pasal 458 - 459 KUHP baru UU No. 1 Tahun 2023," ucap Gegen.

Apabila benar pelakunya adalah oknum pelajar, kata Gegen, hal ini bukan yang pertama terjadi di Purwakarta, karena sebelumnya pernah ada oknum pelajar SMP yang menganiaya kakeknya sendiri hingga mengakibatkan luka serius. Alasannya pun sepele, hanya karena ditegur karena tidak pulang semalaman.

Sebagai upaya pencegahan dan antisipasi dini, Gegen menyarankan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta, dalam hal ini Dinas Pendidikan, segera mengambil langkah-langkah edukatif untuk memberikan pemahaman materi di bidang hukum. 

"Disdik bisa berkolaborasi dengan pemateri atau narasumber dari aparat penegak hukum atau APH, baik dari kalangan hakim, jaksa, polisi, atau advokat. Hal ini supaya ada wawasan dan secara psikologis menimbulkan rasa takut untuk melakukan kejahatan," kata Gegen.

Ia menegaskan, suatu kebijakan penanggulangan kejahatan di kalangan pelajar sejatinya memerlukan upaya-upaya pencegahan dan ini tidak cukup oleh pihak sekolah dan orang tua saja, melainkan dibutuhkan kolaborasi.

Yakni, yang melibatkan peran serta stakeholder atau institusi APH yang secara khusus bisa memberikan suatu penekanan dan penegasan kepada pelajar secara disiplin ilmunya, baik teori maupun praktiknya.

Gegen yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Purnawarman Purwakarta ini juga menegaskan kesiapannya apabila diminta oleh pihak sekolah untuk memberikan materi hukum terkait pencegahan tindak pidana untuk para pelajar.(add/sep)

Berita Terbaru

Dampak Kemarau, Air Situ Buleud Purwakarta Menyusut Drastis

Dampak Kemarau, Air Situ Buleud Purwakarta Menyusut Drastis

Headline2 jam lalu
Refleksi Hari Santri Nasional, KH. Anwar Nasihin: Masa Depan Bangsa Tergantung SDM Santri

Refleksi Hari Santri Nasional, KH. Anwar Nasihin: Masa Depan Bangsa Tergantung SDM Santri

Purwakarta2 jam lalu
Salurkan Air Bersih, FIFGROUP dan Kodim Kirim Dua Water Tank ke Nagri Tengah dan Sindangkasih

Salurkan Air Bersih, FIFGROUP dan Kodim Kirim Dua Water Tank ke Nagri Tengah dan Sindangkasih

Purwakarta2 jam lalu
Momen Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Menabung Haji Sejak Dini, Melalui Program Goes To School

Momen Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Menabung Haji Sejak Dini, Melalui Program Goes To School

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dampingi Audit, Kemenag Subang Perkuat Tata Kelola Madrasah yang Akuntabel

Dampingi Audit, Kemenag Subang Perkuat Tata Kelola Madrasah yang Akuntabel

Subang2 jam lalu
Meriah dengan Sisingaan dan Kereta Kencana, SAE Wedding Organizer Rayakan Satu Dekade

Meriah dengan Sisingaan dan Kereta Kencana, SAE Wedding Organizer Rayakan Satu Dekade

Subang3 jam lalu
Hari Santri Nasional 2026, Ketua F-PKB DPRD Subang Zaenal Mutaqin Dorong Pembentukan Dewan Pesantren

Hari Santri Nasional 2026, Ketua F-PKB DPRD Subang Zaenal Mutaqin Dorong Pembentukan Dewan Pesantren

Subang3 jam lalu
Alhamdulillah, Hasil Zakat Warga Bisa Bantu Rumah Korban Tanah Longsor di Pagaden

Alhamdulillah, Hasil Zakat Warga Bisa Bantu Rumah Korban Tanah Longsor di Pagaden

Subang10 jam lalu
Distrik Viking Ganas Kunjungi Sub dan Kowil Subang Selatan, Tekankan KTA dan Ketertiban

Distrik Viking Ganas Kunjungi Sub dan Kowil Subang Selatan, Tekankan KTA dan Ketertiban

Headline10 jam lalu
Satpol PP Subang Dampingi KPPBC Purwakarta Sisir Peredaran Rokok Ilegal

Satpol PP Subang Dampingi KPPBC Purwakarta Sisir Peredaran Rokok Ilegal

Headline10 jam lalu