Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anies: Ekonomi Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|08:02 WIB
Bagikan:
Anies: Ekonomi Indonesia Dikuasai Segelintir Orang
SAPA PENDUKUNG: Anies Baswedan saat melakukan kampanye di Purwakarta, Minggu (28/1) lalu. Anies kerap menyinggung soal ekonomi Indonesia dikuasai segelintir orang. MUHAMMAD FAISAL/PASUNDAN EKSPRES

Sebut Akan Lakukan Perlawanan

JAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01 Anies Baswedan  menyoroti terjadi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Dalam momen debat Capres kelima  Anies mengatakan bahwa ekonomi Indonesia saat ini hanya dikuasai segelintir orang. 

"Ini adalah bukti ketimpangan orang kaya dan miskin begitu nyata. (Di bidang ini) segelintir orang menguasai sebagian besar perekonomian kita," kata Anies.

Untuk merefleksikan hal ini, Anies menceritakan para pendiri bangsa yang tergabung dalam BPUPKI merupakan golongan terdidik yang memiliki privilleg. Namun mereka memilih mendirikan Republik untuk semua. 

"(Mereka) bukan mendirikan republik untuk dirinya, golongannya, ataupun keluarganya. Mereka mendirikan republik untuk semua, kekuasaan yang dibangun untuk memberikan kesempatan untuk semua, tapi sekarang kita jauh dari cita-cita republik ini," ungkap Anies pada pembuka Debat.

Anies menyampaikan bukti adanya ketimpangan dan ketidak adilan tersebut berupa 45 juta orang yang tidak bekerja secara layak dan puluhan juta lainnya tidak punya jaminan sosial. Tidak hanya itu, menurut Anies kondisi perbedaan kualitas pendidikan, kesempatan kerja yang tidak ada serta kesehatan mental dan kekerasan seksual tidak pernah dipedulikan segelintir elit.

"Bicara pendidikan, jauh dari kota terpencil masa depan suram, kemampuan tinggi kesempatan tidak ada, sangat frustrasi melihatnya kesehatan mental kekerasan seksual lebih 15 juta orang jadi korban ini problem-problem yang tidak menjadi kepedulian segilintir elite,” imbuhnya.

Lebih lanjut Anies mengaku sempat bertemu dengan kelompok masyarakat yang menitipkan harapan agar keadaan mereka yang sulit bisa berubah. Namun di sisi lain, masih ada orang-orang yang menolak kehadiran negara untuk mengentaskan kemiskinan itu. 

“Kita juga menyaksikan ada yang menolak ini, yang hidup dan berkuasa dari ketimpangan ini, yang justru merasakan kekuasaan dari ketimpangan ini, itu yang akan kami lawan,” tegas Anies.

Dalam momen debat Capres tersebut Anies juga sempat menyinggung keberadaan orang-orang miskin yang mengkhawatirkan anaknya juga akan hidup dalam kemiskinan. 

“Kami berjuang untuk perubahan agar orangtua yang miskin itu bisa melihat anaknya yang tidur sambil berkata syukur alhamdulillah, walau saya miskin, walau saya kelas menengah tapi negara hadir untuk membantu anak saya punya masa depan yang cerah,” tutur Anies Anies 

Untuk itu, Anies pun menegaskan tidak akan melawan kelompok itu (segelintir elit) dengan kebencian dan rasa tidak suka.  Anies menyitir petuah Jawa yangberbunyi “suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti” yang berarti semua angkara murka yang berkedudukan akan sirna oleh kasih sayang. 

“Bahwa segala angkara murka akan kalah oleh kebaikan,” kata Anies

Anies pun menegaskan komitmennya apabila terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk menghadirkan kesehatan yang layak, pendidikan yang terjangkau, upah yang layak dan bansos yang diberikan sesuai kebutuhan

"Bahwa Anies-Muhaimin (apabila terpilih) menginginkan hidup sehat dan jika sakit ada pertolongan yang cepat, tumbuh cerdas karena pendidikan terjangkau, keluarga sejahtera karen upahnya layak, dan bansos akan diberikan sesuia kebutuhan masyarakat bukan karena kebutuhan sang pemberi," paparnya.(ysp)

Berita Terbaru

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Nasional5 menit lalu
Kembangkan Kemampuan Siswa, SMP IT Al-Majid Subang Perkuat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Kembangkan Kemampuan Siswa, SMP IT Al-Majid Subang Perkuat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Subang8 menit lalu
Satpol PP Karawang Bantu Biaya Pengobatan dan Perbaikan Motor Ojol

Satpol PP Karawang Bantu Biaya Pengobatan dan Perbaikan Motor Ojol

Karawang11 menit lalu
Cegah Stunting, Bidan Desa bersama kader Posyandu Wancimekar Laksanakan Screening

Cegah Stunting, Bidan Desa bersama kader Posyandu Wancimekar Laksanakan Screening

Karawang16 menit lalu
ADVERTISEMENT
Demo Mahasiswa Trisakti Siap Geruduk Istana, Ini Desakan untuk Prabowo-Gibran

Demo Mahasiswa Trisakti Siap Geruduk Istana, Ini Desakan untuk Prabowo-Gibran

Nasional24 menit lalu
Bupati Minta Pilkades Serentak 2026 Kondusif, Tidak Boleh Merusak Persaudaraan

Bupati Minta Pilkades Serentak 2026 Kondusif, Tidak Boleh Merusak Persaudaraan

Subang25 menit lalu
Perluas Akses Layanan Kesehatan, RS Mitra Plumbon Subang Gandeng Sejumlah Asuransi

Perluas Akses Layanan Kesehatan, RS Mitra Plumbon Subang Gandeng Sejumlah Asuransi

Subang27 menit lalu
Pemilu Israel 2026: Netanyahu & Oposisi Gagal Raih Mayoritas Parlemen

Pemilu Israel 2026: Netanyahu & Oposisi Gagal Raih Mayoritas Parlemen

Nasional37 menit lalu
Kejaksaan Negeri Subang dan Balai Pemasyarakatan Eksekusi Pidana Kerja Sosial, Terpidana Dipantau GPS

Kejaksaan Negeri Subang dan Balai Pemasyarakatan Eksekusi Pidana Kerja Sosial, Terpidana Dipantau GPS

Subang38 menit lalu
Sulap Matematika Jadi Petualangan Seru! Dosen POLSUB Rilis Game Edukasi Berbasis AI untuk Siswa SMPN 1 Cibogo

Sulap Matematika Jadi Petualangan Seru! Dosen POLSUB Rilis Game Edukasi Berbasis AI untuk Siswa SMPN 1 Cibogo

Subang41 menit lalu