24 Tim Sepak Bola ASN Jabar Adu Skill di ASSF 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Ajang olahraga antarapatur sipil negara (ASN) bertajuk ASN Subang Soccer Festival (ASSF 2026) tingkat Provinsi Jawa Barat resmi digelar di Lapang Mini Soccer Mekarjaya, Kabupaten Subang, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, kolaborasi, sekaligus membangun semangat sportivitas di kalangan ASN.
BAPOR KORPRI Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, mengatakan ASSF 2026 merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 2025. Namun, pada penyelenggaraan tahun ini, pihaknya membuka kesempatan lebih luas dengan mengundang ASN dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
“Alhamdulillah, tahun ini kami membuka pendaftaran secara terbuka untuk seluruh ASN se-Provinsi Jawa Barat. Ada 24 peserta yang ikut ambil bagian dalam ASSF 2026,” ungkapnya.
Menurutnya, dari 24 peserta tersebut terdapat 21 tim yang mendaftar, termasuk tim ASN Kabupaten Bandung. Selain itu, sejumlah perusahaan dan sponsor turut mengirimkan tim untuk memeriahkan festival, sementara satu tim undangan berasal dari Subang yang dipimpin langsung oleh Bupati Subang.
ASSF 2026 Hasil Kerja Keras Pengurus BAPOR KORPRI
Iwan menegaskan, pelaksanaan ASSF 2026 merupakan hasil kerja keras pengurus BAPOR KORPRI Kabupaten Subang bersama berbagai pihak. Kegiatan tersebut juga diselenggarakan melalui kolaborasi dan dukungan sponsor tanpa mengandalkan pembiayaan dari APBD.
“Tujuan kegiatan ini bukan sekadar mencari kemenangan, tetapi bagaimana kita memperkuat kolaborasi dan kekeluargaan antarsesama ASN, baik di Kabupaten Subang maupun di Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan ASSF 2026, di antaranya Bank BJB, PT Dahana, PNM, serta sejumlah perusahaan dan sponsor lainnya. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan festival olahraga ASN tersebut.
Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi sekaligus Ketua KORPRI Kabupaten Subang, H. Dadang Kurnianudin, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan olahraga seperti ASSF memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar pertandingan.
Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, kesehatan, kekompakan, dan kompetensi sosial ASN.
Dadang juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi aturan dan sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, setiap peserta harus mampu menerima keputusan wasit dan mengikuti regulasi yang telah ditetapkan, tanpa memandang jabatan maupun kedudukan.
“Apapun jabatan kita, apapun posisi kita di sini, wasit yang menentukan. Kita harus mengikuti aturan yang berlaku di lapangan. Kalau dalam olahraga kita mengikuti aturan, maka dalam pekerjaan sebagai ASN juga harus mengikuti aturan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dadang berharap ASSF dapat terus berkembang dan cakupannya diperluas pada tahun-tahun mendatang. Ia bahkan mendorong agar kegiatan olahraga antarkorps ASN di Jawa Barat tidak hanya terfokus pada sepak bola, tetapi juga berkembang ke berbagai cabang olahraga lainnya.
“Ini adalah tahun kedua kegiatan. Insyaallah tahun depan kita akan lebih luas lagi. Mudah-mudahan kabupaten dan kota lain juga dapat menggelar kegiatan untuk cabang olahraga lainnya,” ujarnya.
Dadang menambahkan, kebugaran dan kebersamaan ASN menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah. ASN, kata dia, tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis dan akademis, tetapi juga kompetensi sosial yang tercermin dari kemampuan membangun hubungan, bekerja sama, dan menjaga kekompakan.
“Menjadi panitia, menjadi wasit, maupun menjadi peserta, semuanya menunjukkan bahwa kita memiliki kompetensi dan kelebihan masing-masing. Mari kita jaga kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program-program Kabupaten Subang,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan ASSF 2026 sebagai ajang memperkuat persaudaraan. Persaingan di lapangan diharapkan tetap berlangsung secara sehat, sementara hubungan silaturahmi antarsesama ASN dapat terus terjaga setelah pertandingan berakhir.
“Kemenangan tentu saja penting, tetapi persaudaraan dan persahabatan itu yang paling penting. Kami berharap seluruh peserta menjaga sportivitas dalam kegiatan turnamen tahun ini,” tuturnya.
Dengan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi, ASSF 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan kompetisi sepak bola yang menarik, tetapi juga menjadi ruang bagi ASN se-Jawa Barat untuk memperkuat jejaring, membangun kekompakan, serta mendukung terciptanya aparatur yang sehat, solid, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(znl/ysp)
