Aplikasi Satu Haji, Kemenhaj Subang Permudah Akses Calon Jemaah

PASUNDANEKSPRES.ID - Kemenhaj Subang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah penerapan sistem jemput bola yang dipadukan dengan digitalisasi layanan melalui aplikasi Satu Haji, sehingga calon jemaah tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor pelayanan.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Haji Kabupaten Subang, Maman Sulaeman, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan haji yang lebih mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah pelosok maupun kawasan Pantura Subang.
Menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang harus menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk mengurus administrasi atau mendapatkan informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Kementerian Haji menyusun konsep pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Ke depan, kami merencanakan layanan jemput bola agar masyarakat tidak perlu datang jauh ke kantor. Kami yang akan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga proses administrasi maupun informasi haji bisa lebih mudah diakses," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.
Kemenhaj Subang Mulai Mengoptimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital
Selain menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat, Kemenhaj Subang juga mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Satu Haji. Aplikasi tersebut menjadi salah satu sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh berbagai layanan dan informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji secara lebih praktis.
Ia menjelaskan, digitalisasi pelayanan menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat proses pelayanan kepada calon jemaah. Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus berulang kali datang ke kantor pelayanan.
"Maka inovasi tersebut juga sejalan dengan transformasi pelayanan publik yang saat ini terus didorong pemerintah, yakni memanfaatkan teknologi informasi agar pelayanan menjadi lebih transparan, efektif, dan mudah dijangkau oleh masyarakat," tambahnya.
Selain aspek digitalisasi, Kementerian Haji Kabupaten Subang juga akan terus memperkuat kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai prosedur penyelenggaraan ibadah haji.
Ia berharap, dengan hadirnya sistem jemput bola dan aplikasi Satu Haji, pelayanan kepada calon jemaah di Kabupaten Subang dapat semakin optimal.
"Harapan kami, masyarakat bisa merasakan pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan efisien. Dengan memanfaatkan aplikasi Satu Haji serta layanan jemput bola yang sedang kami siapkan, calon jemaah tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses layanan haji," pungkasnya.(znl/sep)
