Atasi Kekeringan di Subang, PUPR Ajukan Sumur Pompa Tenaga Surya ke Pemerintah Pusat

SUBANG – Upaya mengatasi ancaman kekeringan di Subang pada lahan pertanian terus dilakukan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Subang telah mengusulkan bantuan pembangunan pompa sumur dalam bertenaga surya kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Subang, H Juli Satia, mewakili Kepala Dinas PUPR H Ahmad Amin, mengatakan pemerintah pusat pada dasarnya telah membuka peluang bantuan pembangunan sumur pompa tenaga surya tersebut.
Namun, bantuan itu terkendala persyaratan lahan yang harus disiapkan pemerintah daerah. Lahan yang digunakan untuk pembangunan rumah pompa harus berstatus aset atau milik Pemda Subang dengan luas minimal 10 x 10 meter.
“Kalau mau bikin pompa atau sumur dalam pakai tenaga surya, itu pemerintah pusat ingin membantu, tapi ketersediaan lahannya harus ada, harus aset pemda. Mereka minta lahan yang tersedia itu berukuran 10 × 10 untuk bangunan rumah pompa,” ujar H Juli.
Menurutnya, PUPR Subang telah mencoba mengusulkan lokasi untuk pembangunan tersebut. Namun, ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan menjadi persoalan yang cukup krusial.
“Kita sudah mencoba mengusulkan itu, tapi ketersediaan lahannya itu yang sulit, yang krusial, itu dinas pertanian yang lebih hapal,” katanya.
Di tengah kendala tersebut, Pemkab Subang tetap menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian. Selain rencana sumur pompa tenaga surya, PUPR juga mengupayakan pembangunan embung atau situ serta rehabilitasi jaringan irigasi guna menjaga kelancaran pasokan air.
Ancaman Kekeringan di Subang Menjadi Perhatian Serius Bupati
Ancaman kekeringan menjadi perhatian karena terdapat 1.348 hektare areal pertanian di wilayah Subang bagian utara atau Pantura yang berpotensi terdampak. Kondisi tersebut terjadi di tengah masa awal tanam padi.
Bupati Subang Reynaldi Putra menyampaikan hal itu saat meninjau areal pertanian yang terdampak kekeringan di Kecamatan Binong beberapa waktu lalu.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemkab Subang telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk mesin pompa air. Pemkab juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait rencana pembangunan tiga embung di areal pertanian wilayah Subang bagian utara.
“Salah satunya ini, kita memberikan bantuan pompa, dan kita dalam waktu dekat, Insha Allah, akan ada bantuan juga dari Kementerian untuk pembuatan embung,” ujar Reynaldi.(red)
