Becak Listrik Berpeluang Jadi Ikon Wisata Baru Subang

SUBANG – Dari sarana transportasi pengayuh becak, becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto berpeluang naik kelas menjadi daya tarik wisata baru di Kabupaten Subang. Gagasan itu disampaikan Srikandi Gerindra Subang, Zennieta Frara, setelah menjajal langsung kendaraan tersebut.
Zennieta menilai, becak listrik tidak hanya dapat mendukung aktivitas ekonomi para pengayuh becak lokal, tetapi juga memiliki potensi dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Subang.
“Saya melihat becak listrik ini bukan hanya sekadar alat transportasi konvensional. Jika dikelola dan diarahkan dengan baik oleh seluruh pihak, armada ini bisa menjadi daya tarik destinasi baru bagi wisatawan untuk berkeliling menikmati Kabupaten Subang,” ujar sosok yang akrab disapa Neng Zanet tersebut.
Becak Listrik Jadi Alternatif Transportasi untuk Wisatawan
Menurutnya, Kabupaten Subang memiliki beragam potensi wisata, mulai dari keindahan alam, kekayaan kuliner, warisan budaya, hingga penataan kawasan perkotaan yang estetis. Kehadiran becak listrik dapat menjadi alternatif transportasi yang memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
“Bayangkan wisatawan bisa berkeliling di kawasan tertentu di Subang menggunakan becak listrik ini. Selain memberikan pengalaman baru yang berkesan bagi wisatawan, program ini jelas membuka peluang ekonomi berkelanjutan bagi para penarik becak yang mengoperasikannya,” lanjutnya.
Neng Zanet berharap ke depan terdapat kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku UMKM, pengelola destinasi wisata, serta pemangku kepentingan terkait untuk mengembangkan potensi tersebut.
Salah satu langkah yang diusulkan yakni membuat rute atau jalur khusus becak listrik di sejumlah kawasan wisata potensial di Kabupaten Subang.
“Jangan hanya berhenti sebagai program bantuan sosial saja. Kita harus melihat visi ke depan bagaimana becak listrik ini bisa memberikan multiplier effect yang lebih luas. Program ini harus mampu mendukung ekosistem UMKM, menjadi transportasi wisata, dan sekaligus bertransformasi menjadi ikon baru Kabupaten Subang,” tegas Neng Zanet.(dan/ysp)
