Cara Membedakan Nanas Simadu Asli Subang, Jangan Cuma Lihat Ukurannya

PASUNDANEKSPRES.ID - Nanas Simadu menjadi salah satu buah yang paling lekat dengan Kabupaten Subang, khususnya kawasan Jalancagak dan sekitarnya. Rasanya yang terkenal manis membuat nanas ini banyak diburu sebagai buah tangan.
Namun, tidak semua nanas yang dijual di Subang otomatis merupakan Nanas Simadu. Istilah Simadu sendiri memiliki cerita yang cukup unik. Sejumlah sumber lokal menyebutnya sebagai sebutan untuk nanas Subang dengan kualitas rasa yang lebih menonjol, sementara penelitian mengenai kultivar nanas di Subang juga mencatat Cayenne Simadu sebagai salah satu kultivar yang diteliti.
Lantas, bagaimana cara membedakan Nanas Simadu dengan nanas biasa?
Cara Membedakan Nanas Simadu Asli Subang
1. Perhatikan Bentuk Buahnya
Salah satu petunjuk yang bisa diperhatikan adalah bentuk dan ukuran buah.
Penelitian mengenai kultivar nanas di Subang menemukan bahwa nanas Simadu cenderung memiliki ukuran buah lebih besar dan bentuk yang sedikit lonjong, sedangkan nanas Biasa umumnya berukuran lebih kecil dengan bentuk lebih bulat.
Meski begitu, ukuran sebaiknya jangan dijadikan satu-satunya patokan. Kondisi tanaman, tingkat kematangan, dan lingkungan tempat nanas tumbuh juga dapat memengaruhi ukuran buah.
2. Lihat Mata Nanas
Bagian lain yang bisa diamati adalah mata atau bagian berbentuk segi pada kulit nanas.
Beberapa sumber mengenai Nanas Simadu menyebut ukuran mata buahnya cenderung lebih besar dibandingkan nanas biasa. Namun, ciri ini tetap lebih baik digunakan sebagai petunjuk tambahan, bukan sebagai penentu tunggal.
Pasalnya, perbedaan fisik antarbuah tidak selalu terlihat secara seragam.
3. Cek Aroma Buah
Nanas yang sudah matang biasanya mengeluarkan aroma khas. Pada Nanas Simadu, aroma harum juga kerap disebut sebagai salah satu karakter yang dapat membantu saat memilih buah.
Karena aroma sangat dipengaruhi tingkat kematangan, cara ini lebih tepat digunakan bersama dengan pemeriksaan bentuk, kulit, dan kondisi keseluruhan buah.
4. Coba Ketuk atau Sentil Kulitnya
Ini salah satu cara yang cukup populer di kalangan penjual nanas di kawasan Subang.
Kulit nanas dapat diketuk atau disentil untuk mendengarkan bunyinya. Dalam pengalaman pedagang yang dikutip sumber lokal, suara tertentu saat kulit disentil dianggap dapat membantu membedakan Simadu dari nanas biasa.
Namun, teknik ini bukan metode ilmiah yang bisa memberikan kepastian mutlak. Kemampuan membedakan suara juga membutuhkan pengalaman sehingga hasilnya bisa berbeda bagi orang yang baru pertama kali mencoba.
5. Perhatikan Kandungan Airnya
Nanas Simadu dikenal memiliki kandungan air yang tinggi. Karakter tersebut juga berkaitan dengan sensasi buah yang lebih juicy ketika dimakan.
Sumber yang mengulas Nanas Simadu Subang menyebut ketika buah diketuk, bagian dalamnya terasa memiliki banyak air. Penelitian mengenai nanas Simadu juga menggambarkan buah ini memiliki tekstur berair dan rasa yang lebih manis dibandingkan nanas biasa pada lahan yang sama.
Karena itu, selain melihat bagian luar, kondisi buah ketika sudah matang juga bisa menjadi petunjuk.
6. Warna Daging Buah Bisa Jadi Petunjuk
Setelah dikupas, warna daging buah juga dapat diperhatikan. Nanas Simadu yang matang kerap digambarkan memiliki warna kuning yang cukup pekat.
Daging buahnya juga terkenal berair dengan rasa manis yang menjadi karakter utama. Namun, warna kuning tidak otomatis berarti buah tersebut Simadu karena tingkat kematangan juga memengaruhi warna daging nanas.
Jadi, jangan langsung menyimpulkan hanya berdasarkan warna.
Tidak Ada Satu Ciri yang Bisa Menjamin 100 Persen
Hal yang perlu diingat ketika membeli Nanas Simadu adalah tidak ada satu ciri fisik sederhana yang bisa dijadikan jaminan mutlak keaslian.
Bahkan sumber dari pedagang nanas di Subang menyebut ciri fisik saja tidak selalu mudah digunakan untuk memastikan sebuah buah merupakan Simadu. Pengalaman pedagang dalam mengenali buah menjadi salah satu faktor penting.
Penelitian akademik sendiri menunjukkan bahwa nanas di Subang memiliki beragam kultivar dengan karakter morfologi yang dapat dibandingkan berdasarkan bentuk buah, mata, mahkota, daun, dan bagian tanaman lainnya.
Karena itu, pembeli sebaiknya menggabungkan beberapa petunjuk sekaligus, seperti bentuk buah, ukuran mata, aroma, tingkat kematangan, kandungan air, dan pengalaman penjual.
Kenapa Nanas Simadu Sulit Ditemukan?
Salah satu alasan Nanas Simadu menarik adalah jumlahnya yang relatif terbatas.
Penelitian IPB mengenai nanas Simadu Subang mencatat bahwa dalam satu hektare lahan dengan sekitar 4.000 tanaman, hanya sekitar 2-6 buah yang ditemukan sebagai Simadu. Kondisi tersebut membuat buah ini tergolong langka dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Jadi, kalau sedang membeli nanas di kawasan Subang, jangan menganggap semua buah yang dijual di sentra nanas otomatis merupakan Simadu.
Kalau ingin mendapatkan Nanas Simadu, salah satu cara paling aman adalah bertanya langsung kepada pedagang atau petani yang memang memahami karakter buah tersebut.
Pada akhirnya, pengalaman tetap menjadi salah satu kunci. Semakin sering melihat, mencium aroma, mencicipi, dan membandingkan nanas dari petani yang berbeda, semakin mudah pula mengenali karakter Nanas Simadu Subang.
