Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Membedakan Nanas Simadu Asli Subang, Jangan Cuma Lihat Ukurannya

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|18:00 WIB
Bagikan:
Cara Membedakan Nanas Simadu Asli Subang, Jangan Cuma Lihat Ukurannya
Nanas Simadu menjadi salah satu buah khas Subang yang dikenal karena rasa manis, tekstur berair, dan karakter buahnya yang khas. (Foto: BisnisUMKM)

PASUNDANEKSPRES.ID - Nanas Simadu menjadi salah satu buah yang paling lekat dengan Kabupaten Subang, khususnya kawasan Jalancagak dan sekitarnya. Rasanya yang terkenal manis membuat nanas ini banyak diburu sebagai buah tangan. 

Namun, tidak semua nanas yang dijual di Subang otomatis merupakan Nanas Simadu. Istilah Simadu sendiri memiliki cerita yang cukup unik. Sejumlah sumber lokal menyebutnya sebagai sebutan untuk nanas Subang dengan kualitas rasa yang lebih menonjol, sementara penelitian mengenai kultivar nanas di Subang juga mencatat Cayenne Simadu sebagai salah satu kultivar yang diteliti. 

Lantas, bagaimana cara membedakan Nanas Simadu dengan nanas biasa? 

Cara Membedakan Nanas Simadu Asli Subang

1. Perhatikan Bentuk Buahnya 

Salah satu petunjuk yang bisa diperhatikan adalah bentuk dan ukuran buah. 

Penelitian mengenai kultivar nanas di Subang menemukan bahwa nanas Simadu cenderung memiliki ukuran buah lebih besar dan bentuk yang sedikit lonjong, sedangkan nanas Biasa umumnya berukuran lebih kecil dengan bentuk lebih bulat. 

Meski begitu, ukuran sebaiknya jangan dijadikan satu-satunya patokan. Kondisi tanaman, tingkat kematangan, dan lingkungan tempat nanas tumbuh juga dapat memengaruhi ukuran buah. 

2. Lihat Mata Nanas 

Bagian lain yang bisa diamati adalah mata atau bagian berbentuk segi pada kulit nanas. 

Beberapa sumber mengenai Nanas Simadu menyebut ukuran mata buahnya cenderung lebih besar dibandingkan nanas biasa. Namun, ciri ini tetap lebih baik digunakan sebagai petunjuk tambahan, bukan sebagai penentu tunggal. 

Pasalnya, perbedaan fisik antarbuah tidak selalu terlihat secara seragam. 

3. Cek Aroma Buah 

Nanas yang sudah matang biasanya mengeluarkan aroma khas. Pada Nanas Simadu, aroma harum juga kerap disebut sebagai salah satu karakter yang dapat membantu saat memilih buah. 

Karena aroma sangat dipengaruhi tingkat kematangan, cara ini lebih tepat digunakan bersama dengan pemeriksaan bentuk, kulit, dan kondisi keseluruhan buah. 

4. Coba Ketuk atau Sentil Kulitnya 

Ini salah satu cara yang cukup populer di kalangan penjual nanas di kawasan Subang. 

Kulit nanas dapat diketuk atau disentil untuk mendengarkan bunyinya. Dalam pengalaman pedagang yang dikutip sumber lokal, suara tertentu saat kulit disentil dianggap dapat membantu membedakan Simadu dari nanas biasa. 

Namun, teknik ini bukan metode ilmiah yang bisa memberikan kepastian mutlak. Kemampuan membedakan suara juga membutuhkan pengalaman sehingga hasilnya bisa berbeda bagi orang yang baru pertama kali mencoba. 

5. Perhatikan Kandungan Airnya 

Nanas Simadu dikenal memiliki kandungan air yang tinggi. Karakter tersebut juga berkaitan dengan sensasi buah yang lebih juicy ketika dimakan. 

Sumber yang mengulas Nanas Simadu Subang menyebut ketika buah diketuk, bagian dalamnya terasa memiliki banyak air. Penelitian mengenai nanas Simadu juga menggambarkan buah ini memiliki tekstur berair dan rasa yang lebih manis dibandingkan nanas biasa pada lahan yang sama. 

Karena itu, selain melihat bagian luar, kondisi buah ketika sudah matang juga bisa menjadi petunjuk. 

6. Warna Daging Buah Bisa Jadi Petunjuk 

Setelah dikupas, warna daging buah juga dapat diperhatikan. Nanas Simadu yang matang kerap digambarkan memiliki warna kuning yang cukup pekat. 

Daging buahnya juga terkenal berair dengan rasa manis yang menjadi karakter utama. Namun, warna kuning tidak otomatis berarti buah tersebut Simadu karena tingkat kematangan juga memengaruhi warna daging nanas. 

Jadi, jangan langsung menyimpulkan hanya berdasarkan warna. 

Tidak Ada Satu Ciri yang Bisa Menjamin 100 Persen 

Hal yang perlu diingat ketika membeli Nanas Simadu adalah tidak ada satu ciri fisik sederhana yang bisa dijadikan jaminan mutlak keaslian. 

Bahkan sumber dari pedagang nanas di Subang menyebut ciri fisik saja tidak selalu mudah digunakan untuk memastikan sebuah buah merupakan Simadu. Pengalaman pedagang dalam mengenali buah menjadi salah satu faktor penting. 

Penelitian akademik sendiri menunjukkan bahwa nanas di Subang memiliki beragam kultivar dengan karakter morfologi yang dapat dibandingkan berdasarkan bentuk buah, mata, mahkota, daun, dan bagian tanaman lainnya. 

Karena itu, pembeli sebaiknya menggabungkan beberapa petunjuk sekaligus, seperti bentuk buah, ukuran mata, aroma, tingkat kematangan, kandungan air, dan pengalaman penjual. 

Kenapa Nanas Simadu Sulit Ditemukan? 

Salah satu alasan Nanas Simadu menarik adalah jumlahnya yang relatif terbatas. 

Penelitian IPB mengenai nanas Simadu Subang mencatat bahwa dalam satu hektare lahan dengan sekitar 4.000 tanaman, hanya sekitar 2-6 buah yang ditemukan sebagai Simadu. Kondisi tersebut membuat buah ini tergolong langka dan memiliki nilai jual lebih tinggi. 

Jadi, kalau sedang membeli nanas di kawasan Subang, jangan menganggap semua buah yang dijual di sentra nanas otomatis merupakan Simadu. 

Kalau ingin mendapatkan Nanas Simadu, salah satu cara paling aman adalah bertanya langsung kepada pedagang atau petani yang memang memahami karakter buah tersebut. 

Pada akhirnya, pengalaman tetap menjadi salah satu kunci. Semakin sering melihat, mencium aroma, mencicipi, dan membandingkan nanas dari petani yang berbeda, semakin mudah pula mengenali karakter Nanas Simadu Subang. 

Berita Terbaru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle40 menit lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional1 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline1 jam lalu
Gunung Anak Krakatau Erupsi dan Status Siaga Level III, Puluhan Gempa Hybrid Terekam

Gunung Anak Krakatau Erupsi dan Status Siaga Level III, Puluhan Gempa Hybrid Terekam

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
MUI Desak Presiden Tobat Nasuha Agar Serius Tangani Karhutla? Simak Berita Updatenya Disini!

MUI Desak Presiden Tobat Nasuha Agar Serius Tangani Karhutla? Simak Berita Updatenya Disini!

Nasional1 jam lalu
Siap-siap! Mendikdasmen Bakal Terapkan Kebijakan Tak Naik Kelas Mulai Tahun Ajaran 2027/2028

Siap-siap! Mendikdasmen Bakal Terapkan Kebijakan Tak Naik Kelas Mulai Tahun Ajaran 2027/2028

Nasional2 jam lalu
Jadwal Persib Bandung Terbaru: Hadapi Madura United 22 Oktober, Lanjut Lawan Garudayaksa FC

Jadwal Persib Bandung Terbaru: Hadapi Madura United 22 Oktober, Lanjut Lawan Garudayaksa FC

Olahraga3 jam lalu
Cara Dapat Diskon Sari Ater Hot Springs Ciater Khusus Peserta Trail Race 2026

Cara Dapat Diskon Sari Ater Hot Springs Ciater Khusus Peserta Trail Race 2026

Subang3 jam lalu
Presiden Prabowo Sambut Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bahas Isu Ini

Presiden Prabowo Sambut Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bahas Isu Ini

Nasional4 jam lalu
Ditemukan Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit, Polisi Turun Tangan

Ditemukan Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu