Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Guru Sekaligus Wakasek SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan di Ruang Guru

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|11:33 WIB
Bagikan:
Guru Sekaligus Wakasek SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan di Ruang Guru
Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto saat konferensi pers kasus pencabulan oleh oknum guru SMAN 1 Pamanukan.

SUBANG - Guru sekaligus Wakasek SMAN 1 Pamanukan yang terlibat kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, memasuki babak baru.

Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana pencabulan tersebut. Perkara itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP-B/614/IX/2026/SPKT/Polres Subang/Polda Jabar, tertanggal 7 September 2026.

Dalam konferensi pers di Mapolres Subang, Jumat (11/9/2026), Andi menyampaikan, penyidik telah menetapkan AT, guru yang juga menjabat Wakasek Bidang Kesiswaan, sebagai tersangka.

“Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan AT, seorang guru yang juga menjabat Wakasek Bidang Kesiswaan, sebagai tersangka,” ungkapnya. 

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan yang diperoleh penyidik, dugaan perbuatan cabul tersebut terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Lokasi kejadian disebut berada di ruang guru salah satu SMA di Kecamatan Pamanukan.

Andi mengungkapkan, tersangka diduga melakukan sejumlah tindakan tidak senonoh terhadap korban. Tindakan tersebut antara lain mencium tangan dan mata korban, memainkan bibir korban, hingga menyentuh bagian tubuh sensitif korban.

Perkara tersebut kini ditangani secara serius oleh jajaran Satreskrim Polres Subang. Penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Dalam proses penyidikan, kami juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan masing-masing korban,” ungkapnya.

Barang bukti yang diamankan di antaranya pakaian milik korban serta dokumen yang digunakan untuk memastikan usia korban.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 418 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait perbuatan cabul terhadap anak.

“Ancaman pidana dalam pasal tersebut maksimal 12 tahun penjara,” kata Andi.

Selain ancaman pidana tersebut, hukuman terhadap tersangka dapat diperberat karena dugaan perbuatan dilakukan oleh seorang tenaga pendidik atau guru.

Andi menegaskan, proses hukum terhadap tersangka akan terus berjalan. Polisi juga memastikan aspek perlindungan terhadap anak korban menjadi perhatian dalam penanganan perkara tersebut.

“Kami memastikan proses hukum terhadap tersangka akan terus berjalan, sementara perlindungan terhadap anak korban menjadi salah satu perhatian dalam penanganan perkara tersebut,” pungkasnya. (cdp)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang8 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang8 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang9 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle11 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle12 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional13 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga13 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional13 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional13 jam lalu